Hehe, kalau wartwan yg nulis.. Wah, komplit...

Salam
ARIS 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of simply sica
Sent: Friday, May 27, 2005 10:31 AM
To: [email protected]
Subject: [indobackpacker] Re: Setuju nggak, beberapa Pulau di TN Laut
karimun di Jual??

hai all.. 
just want to share....

pada suatu pagi, sekitar 4 hari lalu.. ada telpon dgn status id with held
mampir ke seluler saya. cukup mengganggu soalnya pake tanya dengan nada
nggak enak..
"mbak yang tulis pulau karimun jawa ya? sekarang semuanya jadi rame"

masih belum sadar.. maklum baru pulang shubuh n morning callnya gak enak
banget..saya gak bisa lsg tune in.  saya tanya identitas dia, ngomongnya
malah nggak jelas. <sampai sekarang saya nggak tau siapa dia.. orang gov ato
calo ..> ya wis.. saya tidur lagi... dah biasa...

pemberitaan di mi minggu ttg isu jual beli pulau itu memang berasal dari
website property yang disebarkan mas aris ke milis. (thx..for
idea)
makanya sampe niat banget jalan ke karimun.. soalnya bisa dapet tiga liputan
sekali jalan. efisien dan irit.

btw.. dari apa yang saya lihat dan alami di lapangan..
isu ini memang riskan. menyangkut banyak kepentingan dan ego.
sebagai orang indonesia, saya juga bete kalo harus bayar dollar buat nyelem
di wilayah kita sendiri, misalnya.



tapi harus diakui, manajemen max ammer yang ngelola raja ampat papua..
sungguh luar biasa. disana ada pemberdayaan lokal dan edukasi. Yang jelas,
kondisi alam disana jadi lebih baik karena ada yang ngurusin.

nggak banyak orang kita yang teredukasi. mereka asik2 aja mengeksploitasi
alam. mestinya ini jadi pr.. kalo urusan minterin orang bukan cuma terpusat
di jawa atau pulau2 besar lainnya.

kalo pengusaha lokal, seperti pak Faeshol hashim yang baru aja ngurusin
pulau komodo bilang, selama pulau2 itu nggak diberdayakan ya pasti bakal
rusak. 
sementara kalo dikasih ke pengusaha ya pasti diurusin. logikanya, si
investor pulau2 itu kan jualannya kondisi alam. kalo alamnya rusak kan dia
juga rugi. makanya dibela-belain konservasi dsb.

Satu yang mesti dilurusin adalah... 
pulau2 itu tidak di jual. yang dijual adalah ijin hak pengelolaan.
<which is mesti diawasi ketat>
orang lokal karimun, bisa dengan polosnya bercerita dia baru aja jadi calo
pulau.
harga tanah disana murah. 5000 - 10ribu per meter. ini kan yang gila aja!! 
ngobrol2 ama bupati kepulauan seribu, ketauan bgt ada benang merah putus
dari pusat dan daerah (lagu lama setelah era otonomi daerah)
orang2 daerah cenderung mengejar target penerimaan daerah. jadi kalo udah
ada potensi pemasukan ya udah ijo aja...
sementara pusat juga kedodoran mencari posisi pas buat intervensi. 
maaf2 dikata ya..... nggak ada orang ahli di daerah. semuanya jabatan
struktural.
sementara di DKP sendiri, hanya untuk survei pulau2 kecil aja (kita punya
9000 pulau belum dinamai!!) mesti bikin MOU ama depdagri.
apa gak sableng kalo sesama gov bikin MOU???



kenapa harus orang asing?
yang punya duit dan kemauan ya mereka..
investor lokal kita, kebanyakan, lebih tertarik investasi di properti.
ngebangun mall dll.

kenapa mereka nggak tertarik ngurusin bahari?
pembangunan infrastrukturnya tinggi, jek!! 
ngurusin listrik dan sarana transportasi aja belum tentu dapet dukungan dari
gov. PU mana mau bikin jalan di situ. nggak untung.
ekonomi berbiaya tinggi. sana sini mesti kasih fulus biar urusan lancar. 
Faeshol cerita, buat nentuin harga tanah di pulau cikotok dia mesti lewatin
34 kali proses yang nguras duit. mana tahan? mending juga ngebangun itc,
kali... atau sekalian jual dvd bajakan. puteran duit cepet.
    
dan satu lagi... bukan cuma indo yang pulau2nya dipampang di situs properti.

filipina ngejalanin.. malaysia juga. yang jelas pulau2 di karibia, maladewa
dan pasifik sana juga melakukannya.

and guess what... 
melempar isu yang provokasi ini punya banyak keuntungan.
paling enggak jadi banyak dibahas dan bikin orang2 makin ngeh.
lumayan buat pencerahan dan faktor kontrol kan..

dan hal ini yang saya rasa di sengaja dari kementrian DKP saat menawarkan
pulau2 di indonesia dengan bahasa dagang "DIJUAL"


Regards

Ica 

On 5/26/05, :: Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mba saya bukan wartawan... Hehe!
> 
> Intinya. Pemda mendukung  dan sorry saya lupa ada Ahli agraria, 
> intinya Sangat memperihatinkan...
> (ada yg bisa menuliskan lebih rinci?  Maklum suka males nonton Tv 
> apalagi debat, Plus senetron.. Wuih, sebel..  Sukanya Cuma nonton 
> flora dan fauna mba"
> 
> Kalau website! Itu mah kemungkinan sudah tau.. Emangnya kalau mau jual 
> barang Yg punya barang juga seharus nya sudah tau dong.. Kalau nggak 
> tau, itu namanya Indonesia sedang di tipu..hehehe
> 
> Di milist lain 2 bulan lalu ada yg tanya ttg TN karimun.
> Aku bilang,  pulau yg mau di jual juga ada!
> 
> Salam ARIS
> 
> Seriusss pengen beli pulau, saya mau jual pulau nih..
> Atau di kep. Seribu juga banyak.... Tapi sing sewu-sewu... Pulau Cuma 
> ada sekitar 100 kok. Tapi sebutannya seribu... Salah besar!
> =========================
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of nina damayanti
> Sent: Friday, May 27, 2005 8:13 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [indobackpacker] Re: Setuju nggak, beberapa Pulau di TN 
> Laut karimun di Jual??
> 
> Lagi nech...
> Aku kemaren mo ke kabupaten tanya langsung,soalnya aku cari jepara.gov 
> nda bisa connect/ak yg salah info soal jepara(tentang website 
> pemerintahan,cuma mo liat dibahas ndak disitu.)Tapi belom jadi,sibuk 
> and paling juga susah nemuin Bp.Bupati(person) Tadi malem gimana bung 
> Aris?di metro tv nya?kira2 memang sebelum website itu munculin TN 
> karimun for sale,dah sepengetahuan pemerintah jepara?
> 
> nina
> --- hijjau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Sungguh sangat disayangakan bila benar Pulau di TN Laut Karimun akan 
> > dijual kpd pihak asing. Sebaik apa-pun pengelolaan pihak asing, tapi 
> > bila sudah menjadi milik mereka tetap saja tak berarti buat kita 
> > sebagai tuan rumah.
> > 
> > Para pejabat atau oknum pejabat kita memang terkadang sangat diluar 
> > batas kesadaran dalam bertindak, mereka tak lagi berpikir jernih, 
> > hanya provit dan uang yg mereka pikirkan tanpa mau memikirkan 
> > masyarakat setempat dan dampak yg akan terjadi.
> > 
> > Apapun alasanya penjualan kpd pihak asing tentunya tak bisa diterima 
> > dan hanya akan menambah beban dan kesengsaraan masyarakatnya, utk 
> > apa menjadi orang asing di negeri sendiri????
> > 
> > 
> > --- In [email protected], ":: Aris"
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > wrote:
> > > Dear semua,
> > > 
> > > Semalem saya nonton metro tv,  acara suara Anda.
> > > Issue rencana penjualan beberapa pulau karimun, Di bahas... Dan 
> > > ini rencana pemda Kab. Jepara Atau keinginan orang asing untuk 
> > > beli pulau?
> > > 
> > > Jawabanya, kalau orang indonesia yg urus,
> > korupsinya menjadi-jadi,
> > > belum lagi hampir beberapa fasilitas Di beberapa TN Rusak karena 
> > > salah urus, atau nggak
> > pinter ngurus,
> > > Atau sengaja biar rusak, biar  ada dana lagi untuk
> > perbaikan
> > > Atau Cuma mau duit nya aja..
> > > 
> > > Giliran mau di tawarkan ke orang yg bisa urus,
> > kita
> > > Kelabakan..
> > > 
> > > Kseimpulan saya" Bangsa ini tidak pernah mau
> > belajar
> > > Dari kesalahan".
> > > Sementara bangsa yg pengen maju, dan bermoral
> > adalah
> > > "bangsa yg mau belajar dari kesalahan"...
> > > 
> > > Tapi, sekali lagi... " kepulauan karimun itu milik Rakyat 
> > > Indonesia bukan milik Konglomerat".
> > > Saya sih prihatin juga nggak, abis gimana dong.??
> > > 
> > > Website yg beberapa bulan lalu, saya sudah tau, Ternyata pagi ini 
> > > langsung di tutup.
> > > 
> > > http://www.varealestate.co.uk/indonesia/index.html
> > > 
> > > <title>Islands for Sale in Inonesia....</title> 
> > > http://varealestate.co.uk/index.html
> > > 
> > > Silahkan di komentari.
> > > 
> > > Salam
> > > ARIS
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> 
> 
>               
> __________________________________
> Do you Yahoo!? 
> Yahoo! Small Business - Try our new Resources site 
> http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
> 
> 
> 
> Indonesian Backpacker Communities
> visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding 
> unrelated messages, you will be banned immediately"
> 
> untuk bergabung kirim email kosong ke :
> [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> Indonesian Backpacker Communities
> visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding 
> unrelated messages, you will be banned immediately"
> 
> untuk bergabung kirim email kosong ke :
> [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What
would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding
unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links



 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke