Maaf klo cross posting

(Lanjutan Day 2 Miri-Kuala Berar - Camp 5)

Gunung Mulu National Park dibuka tahun 1996, namun nama besarnya  
dikenal sebagai World Heritage oleh Unesco karena biodiversity dan  
kekayaan karst-nya. Untuk mengeksplorasi Mulu kita harus menggunakan  
jasa guides. Park HQ sendiri mempunyai Park Ranger yang siap sedia  
mengantar. Taripnya jelas, baik transport, biaya masuk juga retribusi  
untuk tinggal di camp. Untuk Pinnacles taripnya adalah RM400 (3D/2N  
per group), sedang Headhunters trail adalah RM160.

Dari sungai Melinau kami mampir ke Penan settlement. Suku ini secara  
tradisional adalah nomadic, tapi saat ini hanya sekitar 4% saja yang  
masih berburu dihutan. Lainnya menjadi petani padi, umbi atau sagu.  
Sedang kaum wanitanya membuat kerajinan yang dijual untuk turis.  
Umumnya mereka  berbahasa Berawan, semacam bahasa untuk Orang Ulu  
(tinggal di hulu sungai), tapi mereka bisa berkomunikasi dengan  
bahasa Malay. Satu cerita  adalah umumnya orang Penan tidak bisa  
berenang, namun setelah settlement para generasi baru Penan mulai  
beradaptasi dengan kehidupan tepian sungai.

Rumah suku Penan yang saya datangi terdapat tiga longhouse yang  
terpisah. Menurut Richard-guide kami beberapa tahun lalu terjadi  
kebakaran besar sehingga diputuskan memisah longhouse. Disana-sini  
juga terdapat Bilek terpisah, yang masih dalam satu kompleks. Mereka  
memelihara ayam dan anjing juga monyet. Terdapat sebuah gereja tua  
yang dipakai untuk kegiatan ibadah. Suku-suku di Borneo memang  
menganut agama Kristen Catholic  namun bukan berarti animisme  
ditinggalkan.

Saya sempat ngincer parang dan blowpipe yang merupakan ciri khas  
mereka. Tapi heksss�disadarkan ini bisa jadi masalah di imigrasi.  
Akhirnya mengagumi seruling bamboo yang ditiup melalui hidung. Juga  
semacam potongan bambu yang digetarkan dimulut menciptakan bunyi  
khas. Satu alat musik yang saya sukai adalah sepotong gitar bambu  
yang dawainya diiris dari kulitnya.

Disini kami membutuhkan satu porter yang bersedia mengantarkan bekal  
ke camp 5. Seorang laki2 muda Penan dibangunkan dari tidur siangnya.  
Jadilah kami kembali berlima berperahu menuju Kuala Berar.   
Sebelumnya kami mampir di dua buah gua lagi yang hanya bisa diakses  
dengan perahu, yakni Clearwater cave dan Wind cave.

Wind cave hampir sama cantiknya dengan Lang cave. Yang langsung  
menjadi perhatian adalah lapisan karstnya yang nampak lebih muda juga  
terlihat kering. King Chamber yang menjadi point of view sangat  
menarik karena stalagtite lebih berupa jeruji yang menyambung dengan  
stalagmite. Sedang  Clearwater cave mempunyai system yang panjang  
dengan sungai yang lumayan dalam. Dijamin airnya jernih sekali sesuai  
dengan namanya. Disini kami menemukan bentukan karst yang unik  
seperti layaknya stalagmite yang terpotong. Mereka menamakannya Adam  
and Eve karena sepasang.

Selepas makan siang kami melaju kembali dengan perahu. Sungai Melinau  
sebenarnya ngga dalem amat, bahkan beberapa kali mesinnya terantuk  
batuan. Cuma terkadang terdapat arus deras yang membuat Richard  
mengeluarkan dayungnya. Kami sempat mendorong perahu karena tersendat- 
sendat. Saya sih duduk manis saja�(anyway ini karena saya ngga mahir  
berenang).

Sekitar 1 jam kemudian kami tiba di Kuala Berar. Dari sini kami akan  
memulai trekking 8km menuju camp 5. Elevasinya datar aja, tapi karena  
ini hutan maka delapan kilo serasa dua kali lipatnya. Menurut  
petunjuk plangnya sih cuma dua jam tapi sekali lagi ini standard  
orang local. Si porter sudah berangkat duluan dengan keranjang  
anyaman yang dikaitkan di kepala dengan tanpa alas kaki. Sedang kami  
masih sibuk meramu �jungle mix� �campuran insect repellant dan sun  
cream. Saya sih no problem klo nyamuk tapi yang aku takuti adalah pacet.

Ketakutan �ku menjadi kenyataan setelah satu jam trekking mendadak  
hujan turun. Ini akan membuat serangan pacet bertambah ganas. Pacet   
menggunakan sensor panas untuk mencari mangsa. Disaat hujan  
temperature cenderung turun membuat mereka lebih mudah  
mengindetifikasi korban. Beberapa kali si imut ini nemplok di kaki  
dan sempat merayap wajah (karena ternyata nyangkut lewat ponco yang  
aku pake). Aku sempat ngga gubris sambil beberapa kali berhenti  
mengambil foto tumbuhan disana-sini. Setelah sekitar tiga jam  
trekking termasuk istirahat � jam  nyampe juga kami di camp 5.

Acara selanjutnya adalah �leech operation�-buka baju dan sepatu.  
Hasilnya tiga pacet di kaki dengan sukses mengambil darahku sedang  
satu biji di belakang berdarah-darah hingga setengah jam. Agaknya  
beberapa nemplok melalui rucksack. Untuk melepasnya kami pake insect  
repellent dengan 100% deet alias sedikit semprot langsung wessssss  
tewas.

Camp 5 sendiri sangat nyaman. Terdapat 5 ruangan besar yang per ruang  
bisa untuk tidur sekitar 10 orang. Papan tidurnya dilengkapi pelapis  
busa yang menurut aku termasuk klas mewah (hiks�)  Juga sebuah dapur  
umum dan kamar mandi yang bersih. Jika mulai gelap sebuah generator  
akan dinyalakan untuk memberi penerangan. Di atapnya berderet solar  
panel sebagai tambahan tenaga listrik. Disini kami akan tinggal  
selama dua malam untuk pendakian the Pinnacles keesokan harinya dan  
meneruskan trekking Headhunter�s trail ke Nanga Medamit.

To be continued (beratnya pendakian Pinnacles dan cerita tentang Miss  
Lucu)

ambar
at http;//ambarbriastuti.blogspot.com untuk cerita2 sebelumnya




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke