Hehe, selamat pagi pak..

Ini kan sudah di close!  Dan memang susah menganjurkan orang untuk
Tidak komentar.. Dan sekali lagi, semua komentar ttg ini di luar
Tanggung jawab moderator!

Silahkan di lanjut deh, tapi usahakan tidak menyinggung milist lain,
Saya juga sudah selesaikan dengan head moderator HC. Dan sudah juga
Membuat surat pengunduran diri sbg kontributor situs.

Saya kasih tanggapan sedikit!

Orang ini nggak pernah pergi ke ostrali.. Dan tracing dia tidak pernah
aksess
Emailnya dari ostrali..ketipu kita! hehehe
Dan  mohon bersabar, wisnu pahit menghendaki saya menyelesaikan persoalan
ini,
Saya akan coba selesaikan dengan cara yg baik.

Tapi kalau Pake email nya aja sudah aneh, nickname nya juga Bo'ong-bo'ongan,
Namanya juga bo'ong2xan.  Yg nama asli ada di KTP?
Bisa membanyangkan orang nya sudah berapa kali bikin nasi tumpeng kuning!
Hehe..

Jadi saya mau coba cari tau!  Mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk..!

Atau anggap saja Badai numpang lewat!  Dan persoalan ini hilang di telan
Sang Waktu,
Atau membusuk di kejar sang waktu dan hilang karena terurai oleh Alam.

"tenang-tenang lah sayang, semuanya sudah suratan,
Tenanglah seperti karang"    .. Iwan fals Song..

Hehehe.... Terima kasih, sudah berkomentar tentang ini..

Salam

ARIS 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of joko santoso
Sent: Tuesday, June 07, 2005 10:14 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [indobackpacker] Umang-umang, pembajakan hak cipta = Aris
kunlun sok tau


 

Biasanya pulang dari negeri orang itu bersemangat 45.  Sayangnya semangat di
sini manifestasinya bukan untuk berbagi pengalaman atau cerita, tapi malah
menghambur sumpah serapah.  Kalau bertengkar face to face lalu emosi tak
terkendali dan keluar makian barangkali bisa dimaklumi.  Karena hati panas
otak pun kacau jadinya, begitu logikanya.  Menulis itu mentransformasikan
apa yang ada dalam pikiran setelah sesaat diendapkan.  Dengan menulis emosi
semestinya lebih tertata.  Kalau dalam tulisan pun angkara masih berkecamuk
media apa lagi yang bisa meredamnya?

 

Leluhur kita punya ungkapan bahasa adalah bangsa, mulutmu harimaumu.  Atau
yang lebih terkini (beberapa hari lalu diforwardkan mas Djuni), emailmu
harimaumu.  Dengan hamburan sumpah serapah di posting Anda, orang pun
sah-sah saja menebak kira-kira bagaimana 'ke-bangsa-an' Anda.  Saya tidak
perlu membela mas Aris, apalagi membela Anda.  Saya hanya terusik bahwa di
tengah suasana milis yang santun dan beretika, nyelonong sebuah email
bertabur purbasangka.

 

Salam dari Sangatta

 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke