Dear Mbak Tuti,
Saya juga penggemar hiking dan masih terus melakukannya walau udah
dengkul tua (maaf lho mbak soalnya dengkul saya memang sudah ngg
bagus lagi). Menurut saya latihan dengan berenang 3X seminggu udah
bagus banget. Mungkin diselingi dengan lari atau jalan selama 20-30
menit. Dulu saya sering lunch break naik turun tangga darurat dari
lantai 18 kebawah sekedar melemaskan kaki.
Sepertinya untuk naik gunung/hiking lebih ke endurance. Saya sendiri
masih belajar mengatur nafas dan memperbaiki stamina. Berikut saya
sampirkan cerita ketika mencoba mendaki di air terjun Yosemite
beberapa hari lalu.
Salam,
Ambar
=====================
Dengkul Tua : Percobaan Hiking (Yosemite 2)
Benar sodara, saya memang dengkul tua. Lha sejak sekolah SMA sampai
sekarang kok ya masih hiking. Dengkul kiri saya sering komplain kalau
dipaksa naik gunung. Di ransel saya pasti tersedia balsem, salonpas
dan uang logam. Hah duit for what? Iyah untuk kerokan paha. Percaya
tidak percaya ini adalah cara manjur untuk menyembuhkan kaki pegal.
Salah satunya juga adalah minum dehydrated powder yang dicampur air
menjaga agar kaki ngg kram dan fatigon untuk memuaskan doping. Obat
yang lebih manjur adalah : naik gunung lagi !
Maka hari kedua di Yosemite saya isi semangat hiking di Upper Falls.
Saya milih ini karena lebih bagus pemandangannya dan lebih panjang
jaraknya. Guide Book karangan Ann Marie Brown cukup memberikan
gambaran kegiatan apa saja yang bisa saya lakukan. Tapi ternyata
percobaan dengkul tua ini cukup melelahkan juga.
Day 2 Friday, 24th November 2006 Upper Yosemite Fall+Yosemite Point
Distance : 7.4 miles (12km) round trip
Duration : 5-6 hours (leave more time for photography)
Rating : Strenuous
Elevation change : 2,700ft
Water : there are 3 springs on the way up, but I recommended to bring
your own drink sinced the danger of Giardia bacteria
Berangkat pagi sekitar 730am menuju Valley yang memakan 45 menit
nyetir. Kami cuma packing air minum. Di ransel kamera saya cuma
sebotol, sedang di ransel lain ada 2 liter. Makanan hanya coklat dan
buah2 kering seperti kismis, sepotong bagel sisa sarapan dan dua buah
apel. Saya pikir bakalan dingin di puncak jadi ekstra fleece atau
baju anget dan down jacket saya bawa. Kaos tangan terpaksa dipakai
juga karena pagi itu dingin sekali. Berikut adalah barang2 yang musti
dibawa untuk day hiking di Yosemite :
1. Makanan dan Minuman. Bawa yang cepat dicerna seperti coklat,
buah dan gula.
2. Peta yang menunjukkan kontur lengkap+kompas. Saya memakai Map
dari NatGeo yang anti basah dan anti robek
3. Baju ekstra : suhu dan cuaca mudah berubah, sedia jaket anti
hujan. Kalau bisa bawa ektra kaos kaki
4. Sunscreen dan sunglasses. Ini barang penting buat saya karena
tiap hiking saya make contact lens dari kelembaban udara yang rendah.
5. Lampu senter. Nah ini yang agaknya sering lupa. Musim begini
hari menjadi sangat pendek. Sunset adalah pukul 450pm dan sebelumnya
trail sudah gelap karena berada dalam bayangan puncak2 tinggi di
sebelahnya.
6. First Aid : yang ringan2 saja seperti obat kepala, perban dll,
juga anti-blister. Ini adalah semacam salonpas untuk melindungi kulit
dari lecet.
7. Survival Tools : Pisau, korek api, space blanket, peluit,
kaca. Enggak berat kok tapi sangat bermanfaat jika kita dalam kesulitan
8. Lain2 : kamera, binocular dll
Dari Yosemite Lodge kami parkir dan nyebrang berjalan menuju Camp 4.
Tempat ini biasanya dipakai untuk kemping, sedang trailnya terletak
di sisi timur. Sepanjang kaki El Caps ini banyak sekali batuan yang
bisa digunakan bouldering. Jadi ngg usah heran kalau melihat ada
orang kmana-mana bawa kasur busa untuk latihan. Beberapa dinding juga
lumayan untuk latihan manjat walau enggak setinggi induknya. Ohya di
dalam Nat Parks tersedia shuttle bus gratis yang bisa dipakai untuk
menjelajah klo males jalan kaki.
Pagi itu dingin sekali hingga semua jaket dipakai. Tapi begitu mulai
jalan, setengah jam kemudian rasanya jadi gerah. Pagi itu banyak juga
yang barengan. Wah berarti cukup populer juga ya... Sekitar 1-2 miles
pertama adalah lebih banyak berpasir dengan rimbunan pohon. Jalanan
langsung menanjak. Papan arah dibuat gampang banget dan kondisi trek
juga bagus. Dalam 1 jam kemudian kami sampai di view point. Disini
bisa menikmati lembah sejauh mata memandang. Untung banget hari itu
cuaca lagi baik, biarpun dingin.
Dari sini jalan lagi melewati belakang ceruk tebing. Jalanan juga
lebih banyak bebatuan dengan tangga yang ditata. Vegetasi sedikit
berubah dengan banyaknya pohon pinus. Kondisi dengkul masih bisa
dipacu. Saya pikir hmmm kuat juga ya....Dari jauh bisa dilihat air
terjun dengan beberapa salju dan es menempel di dinding. Musim begini
airnya cuma sak-crut alias minim sekali. Untuk melihat penampilan
sesungguhnya dateng aja bulan Maret-April. Ditanggung kena percikan
airnya !
Udah deh mulailah terjadi test jalan yang sebenarnya. Saya masih
belajar mendaki dengan tanpa kehilangan nafas. Berat banget terutama
karena kapasitas paru2 saya dibawah normal. Beberapa kali brenti
untuk minum atau makan snack penambah tenaga. Eh tak lama saya dengar
lenguh perempuan sepertinya dipukulin. Iyah ngg enak banget
dengernya. Ternyata rombongan tiga cewek asian american dengan satu
cowok sebagai pimpinan. Duh sember banget, bentar-bentar minta
berhenti. Saya amati mereka engga bawa minuman dan mungkin makanan.
Ah kok ambil resiko segitunya...
Saya milih berhenti dan menghabiskan makanan. Biarlah mereka naik
duluan ketimbang mendengar seru2an begitu. Menurut saya masalah
perilaku mendaki itu penting sekali. Terutama mendaki dalam hening.
Merenungkan keindahan alam di sekeliling kita, menikmati dalam hati.
Bersyukur kita masih bisa melihat dan merasakannya. Beberapa kali
saya dilewati pendaki lain. Biarlah wong pendaki dengkul tua begini
kok mau diajak racing....lha cilaka dung.
Setelah lumayan terseok-seok sampai juga akhirnya di puncak. Tepat di
cekungan sungai sebelum jatuh bebas menjadi air terjun. Saya ngg
kuasa menahan diri mlongo. Pemandangan diatas luar biasa ! Saya bisa
melihat Half Dome yang berada di seberang dengan Cathedral Dome tak
jauh darinya. Sedang Bridalveil juga terlihat. Ah indahnya....
Kalau mau turun untuk melihat sungai ada jalan setapak yang
dilengkapi pagar besi pengaman. Hah liat ke bawah rasanya perut jadi
mules. Betul-betul vertikal bawah..
Dari sini bisa dilihat pagar besi di Yosemite Point. Kami putuskan
untuk kesana juga. Balik lagi ke trek awal yang bercabang dan mendaki
kembali. Melewati jembatan kayu dan hutan pinus muda. Hutan ini
tercipta diatas batuan granit maha keras. Akar pinus menjadi tidak
kuat karena tidak mampu menembus dalam. Akibatnya sering terlihat
pohon terberai karena angin atau lapuk. Sana sini terdengar suara
pelatuk burung woodpecker di pohon mati yang masih berdiri. Makanya
paling asyik memang jalan dengan diam, menangkap suara2 disekeliling.
Jalur yang ini sepi banget. Saya hanya menjumpai 5 orang dibanding
Upper Fall yang mungkin sekitar 20-30 orang. Padahal kalau dilihat
jaraknya ngg jauh2 amat. Kami ngg lama disini, apalagi matahari sudah
mulai bergeser. Kami perkirakan butuh 1.5 - 2 jam. Apalagi saya
memang paling lambat kalau turun. Sayang dengkul...
Total kami jalan sekitar 6 jam dengan standar santai alias enggak
ngejar setoran. Yang penting kan enjoy walau akhirnya kaki pegel
beneran sampai hari ini......
Catatan :
Space Blanket : adalah selembar selimut dari bahan memantul (emas
atau perak) untuk mengurangi kehilangan panas tubuh dalam situasi
hypothermia.
cerita selengkapnya dengan foto disini :
http://ambarbriastuti.blogspot.com/2006/11/dengkul-tua-percobaan-
hiking-yosemite.html
untuk koleksi foto bisa dilihat di :
Grandeur Yosemite : Welcome to Ansel Adams Playground
http://ambarbriastuti.multiply.com/photos/album/59
On 29 Nov 2006, at 20:34, tuti haryantini wrote:
> Untuk mbak dan mas-mas
>
> saya terakhir kali mendaki gunung tahun 2000, dan berniat untuk
> kembali tahun depan (usia saya hampir 45 tahun). ada yang dapat
> memberi info latihan apa yang harus saya lakukan sementara saya
> baru melaksanakan latihan renang 3 X seminggu @ 1000 m untuk
> menjaga stamina dan saya bekerja di bangunan tinggi, thanks ya
>
>
> __
[Non-text portions of this message have been removed]