Dear BPrs; 
Menarik sekali ya tentang Dieng, mungkin sekali saya akan ke sana 
segera.  

Ada yang tau jalur lain ke Dieng lewat Weleri - Ngadirejo - Dieng? 
Jadi tidak perlu lewat Semarang - Wonosobo. 

Kalo di Peta 
(http://cybermap.co.id/download/petamudik2006jabarjateng.gif) kita 
dari Jakarta sepertinya bisa lewat Pantura yg datar, sampai Weleri 
sebelum Alas Roban-Semarang, ke arah Selatan lewat Ngadirejo 
langsung tembus Dieng. 

Mohon pencerahannya : 
- Apakah jalan Weleri Ngadirejo cukup baik untuk dilewati 
- Idem untuk Ngadirejo Dieng ?
- Lebih cepat atau lebih lama dibanding lewat Semarang - Wonosobo ? 
- Tanjakannya lebih curam mana Wonosobo-Dieng dengan Ngadirejo-Dieng?


Terima kasih banyak lho yg mau sharing info.

--- In [email protected], joko santoso 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sedikit tambahan.
> 
> Kalau ingin cepat tak perlu lewat Magelang maupun
> Parakan.  Setelah Muntilan ambil jalan ke kiri
> melewati Candi Borobudur.  Terus saja sampai memotong
> jalan raya Magelang – Purworejo.  Belok ke kiri (ke
> arah Purworejo) barang 2-3 km sampai ketemu simpang
> tiga ke arah kanan.  Letak simpang 3 (kalau tak salah
> ingat) ada di Kecamatan Bruno(?).  Ikuti jalan ke
> kanan, nanti tembusnya tak jauh dari Kertek.  Wonosobo
> tinggal 5km dari situ.  Lewat jalur ini Yogya – Dieng
> sekitar 2,5 jam.
> 
> Bila mengambil rute di atas motor harus fit lantaran
> banyak jalur menanjak.  Jangan lupa isi angin lebih
> dari rerata untuk menghindri ban bocor.  Maklum jalan
> itu jalan kabupaten yang tentu saja tak semulus jalan
> propinsi.
> 
> Memang jika melewati Parakan akan bisa dilihat
> pemandangan aduhai.  Utamanya antara Secang dan
> sebelum jembatan Kali Progo.  Jalan seperti membelah
> benteng alam Sindoro-Sumbing.  Saya hapal sekali
> tempat ini karena desa tempat saya KKN dulu kira-kira
> 5km dari pertigaan sebelum Jembatan Progo.
> 
> Sebelum masuk Parakan akan ada bong (pemakaman
> Tionghoa).  Di situ ada tetangga kost di Yogya (dulu
> jaman kuliah) yang mengalami 'penampakan'. 
> Pulang-pergi mobilnya ditumpangi 'barang halus' yang
> mirip.  Usut punya usut memang keduanya saudara
> kembar!  Pernah satu kali saya lewat bong itu malam
> hari, hujan deras lagi.  Jangan ditanya betapa
> dalamnya pedal gas saya tarik-:).
> 
> Salam dari Sangatta
> 
> 
> --- Heru Hendarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Tu Mas Hendro, warm welcome-saya juga baru kok..:D
> > 
> > Saya share yang pernah bahkan sering saya lakukan..
> > 
> > 1. Ke Dieng santai rata2 3 jam dari Jogja...saya
> > sangat sarankan dari Jogja pukul 5 pagi jadi anda
> > bisa pass by di Temanggung dan Parakan kira2 pukul
> > 6.30 - 7 pagi. Seperti yang anda bilang
> > pemandangannya sangat bagus dan bila beruntung akan
> > anda dapatkan view Sindoro dan Sumbing mengapit
> > jalan raya dengan latar langit biru. Lalu juga view
> > sungai2 serta kebun teh dan tembakau yang
> > menawan.... Bahkan sebelum itu, bila beruntung
> > (lagi) anda selepas Jogja bisa ketemu sunrise yang
> > bagus pula di sisi Merapi.. Sebenarnya ke Dieng
> > tidak begitu jauh dari sisi jarak, kurang lebih
> > 160an kilo (kalo tidak salah) namun karena medan
> > berat menanjak jadi kec motor rata2 hanya bisa 50 -
> > 60 kpj.
> > 
> 
> 
> 
> Send instant messages to your online friends
> http://asia.messenger.yahoo.com 
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://asia.messenger.yahoo.com
>


Kirim email ke