KONSEP ACARA 1 SURO DIENG (Re-Search the Ancient Heritage) Konsep ini digagas untuk mengulang kembali pola kearifan lokal yang disimbolkan melalui acara tradisional. Acara ini bagi kami di Semarang, melalui komunitas Rupa Semarang dan Gong Bojawi ( kami adalah komunitas nirlaba, dan bukan juga LSM ) yang menaruh perhatian pada aspek budaya, lingkungan dan seni; ingin memberikan andil dalam pembentukan investasi social untuk kepentingan pengingatan kembali atas kearifan local. Beberapa aktifitas kami antara lain; seperti menghidupkan kembali ritual sedekah laut dan sedekah bumi di desa Ujungwatu Jepara. Pada acara di di dataran tinggi Dieng (Kawasan Candi Dieng) ritual ini sebenarnya sudah berlangsung tahunan, hakekat kami melakukan pijakan pada 1 Suro ini ( 1 Muharam ) ingin mengajak kembali secara terbuka atas jiwa budaya pada diskursus kedangkalan yang terjadi pada era postmo ini. Jika ini di terjemahkan secara lifestyle kamipun tidak menyangkal.
Acara di Dieng direncanakan pada tanggal 19-20 Januari 2007 ini ( Jumat-Sabtu), Konsep acara kami mengikuti murni apa yang ada di masyarakat, walau sudah ada contac, kami tidak ingin "mengintervensi" apa yang menjadi karya dan kreasi mereka. Kehadiran kami sekaligus ingin mendokumentasi secara ansich apa yang menjadi sudut pandang mereka dan kami. Dan ini tidak hanya sesaat pada tahun ini saja, tetapi secara sinambung. Secara teknis, kawan-kawan yang interest ke Dieng tidak dipungut biaya dan tidak dikenakan apapun selain menghormati adat dan kebiasaan komunitas masyarakat Dieng. Lebih khusus lagi, konsep trip ini adalah terbuka bagi siapa saja dan tidak ada ikatan seremonial dari kami ( Gong Bojawi dan Rupa Semarang ). Jadi segala macam biaya dan akomodasi adalah murni ditanggung siapa saja yang punya interest datang. Sedikit gambaran tentang acara suro tsb, dimulai pada hari jumat pagi dengan ritual mengitari gunung dan komplek candi, dalam ritual tsb mereka juga meletakkan sesaji sesaji. Malam harinya ada ritual nanggap arwah leluhur untuk dimintai wejangan atau petuah untuk menghadaipi hidup ditahun depan.Mungkin untuk lebih detailnya silakan menghubungi : - Anas 081326650212 ( peneliti masyarakat dieng ) - mas Teguh 085227338333 ( warga dieng ) - Pak Rusmadi 081575087296 ( tokoh masyarakat dieng )- - Gong Bojawi ( Kang Lawu Arta ) Alamat : Warung Tradisional Gong Bojawi Jl. Tirto Agung, Depan Perum Graha Estetika Tembalang- -Stefanus (Slamet) Ph: 0811293812 email: [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] - Rupa Semarang ( Johan ) hp : 081390840681 alamat : Perumda 109 Tembalang Semarang nb: sorry mas bagus email ini juga saya kirimkan ke indobackpacker, sebenarnya masih ada yang menarik di kawasan dieng yang bisa diangkat semisal prosesi jalan kaki ( pisowanan ) dari pathak banteng-dieng menuju kraton jogja, yang dilakukan pada setiap malam jum at kliwon, mungkin untuk jelasmya nanti onservasi aja pas di kawasan dieng, sampai jumpa di dieng
