Saya pernah ke Yangon, tahun 2005. Mendingan ke Yangon naik pesawat aja. 

Yangon itu adalah negara Buddhist, kental sekali, penduduknya ramah dan pada 
umumnya helpfull. Gak cowok, gak cewek pada pakai sarung. Trus kotanya kota 
kecil, sederhana banget. Klo naik taksi, ada yg bisa bahasa Inggris, cuman 
jangan kaget klo nti di jalan taksinya ambil penumpang lain. Kalo aman sih, 
aman ya. Hanya saja mendingan biasa aja, jangan menyolok. Trus jangan kaget 
melihat bis mereka, mereka menggunakan tronton. Mobil di sana pada yang tua, 
yang bagus paling isuzu panther thn 92-94. Taksinya mobil thn 80-an.

Visa sih apply aja dr indo, gampang kok, klo mau apply dr SGP juga bisa. Waktu 
itu saya apply dr Thailand. Klo macam visa sih ada visa turis cuman sebulan, 
klo untuk retret meditasi dikasi 3 bulan. Untuk retret, klo lebih dr 3 bln, 
bawa saja foto berwarna kira2 15 buah, nanti visanya bisa diperpanjang, di 
bantu sama monasterynya. Phone Myanmar embassy di Indonesia 3159095, 3158908.

Untuk uang, hanya bole bawa USD 1000, nanti nyampe di myanmar, setelah cap 
imigrasi, tas akan diperiksa manual oleh petugasnya, jadi yang berhubungan 
dengan Mrs. Aung San Suu Kyii, jangan dibawa (berita or biografi or anything), 
bisa bahaya. Trus Hp, kartu kredit tidak akan bisa digunakan di negara Myanmar.

Di Yangon, waktu saya ke sana sih cuman mengunjungi Pagoda Shwedagon. Pagoda 
ini dilapisi emas, tingginya kira2 10 meter atau lebih, saya gak begitu tau 
pasti tingginya. Di paling atas itu ada mutiara, cukup gede serta besi yang 
menopang mutiara itu dipenuhi dengan cincin, kalung dr emas, batu rubi, dst. 
Itu adalah persembahan penduduk setempat. Trus sekitar kompleks Pagoda ada 
kayak hall2 kecil untuk sembahyang atau meditasi bagi yang mau. Foreigner bayar 
USD 5, bayar pake dollar aja, mereka biasanya terima dollar, yang lecek juga 
mrk terima.

Jangan lupa ke Bogyoke market, di sana bisa shopping ruby, mutiara, giok dst, 
itu semua asli, tinggal pilih aja mau kualitas apa trus klo beli yang 
kualitasnya bagus, harus ada surat ijin mengeluarkan barang tsb dr Myanmar, 
nanti akan diperiksa di bandara. Juga bisa belanja Buddha statue dr kayu 
Cendana. Harga bervariasi dr yang Rp. 300.000 sd Rp. 3.000.000, saya cuma ingat 
rupianya krn pas mo beli dirupiahkan dulu hehehe. Klo dulu sih 1000 kyatt = Rp. 
10.000

Trus bisa ke Mandalay, itu adalah kota yang penuh dengan bukit dan banyak 
pagoda. Saya tidak jadi ke sana karna waktunya gk sempat dan tiket pswt cukup 
mahal, saya lupa persisnya berapa, krn hrg tiket di sana dibedakan antara lokal 
dan org asing. Kira2 sih klo dirupiahkan PP 1,5 jt. Kalo gak salah ya.

Kalo butuh info lebih lanjut ttg monastery untuk meditasi atau lainnya, saya 
bisa bantu krn saya ada tmn di Yangon dan Mandalay. 

Thanks dan salam kenal untuk semua.

Rgds,

Yuliana Wijaya


 
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke