Hi M.Aris,
Saya termasuk anggota yang jarang bercuap krn jarang di tempat, saya masih 
belum punya ide, gimana cara berbackpacking ria sambil membawa anak. Saya suka 
banget traveling tp lebih sering nginap di hotel yang nyaman karna membawa 
rombongan, cita2 sich maunya anak2 lebih mengenal Indonesia dlm arti 
sebenarnya. 

Tks

Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  jalan sendiri 
memang sangat menyenangkan, semenjak punya istri + anak
 kami juga melakukan backpacking wah, banyak kendala dan semakin
 senang.... tentu, soal homestay.. dan lain2x, kadang saya tetap berusaha
 menghormati penduduk lokal..
 
 dalam try out backpacking 18 days to east timor beberapa bulan lalu,
 kami malah menginap gratis di kampung komodo, tentu kalau soal food...
 duh! tapi sangat nikmat dan sulit dilupakan.. karena akomodasi sangat
 minimalis, ruang tamu gitu...
 
 dari pengalaman jalan bareng, maklum pernah juga jadi guide tour, kok
 saya seperti giring bebek gitu, padahal mereka membayar sangat mahal
 karena lewat travel agent!  dan tidak asikk..
 
 kalau soalnya karakter manusia, ashiknya berbackpacking kita akan
 menemukan semua itu, walaupun dalam perjalanan kalau ketemu sesama
 backpacker, biasanya langsung akur dan bisa share berbagai macam, dari
 info sampai ke share patungan carter boat dll...
 
 oh ya, backpacker tidak mengenal status sosial, nggak perlu ada yg di
 banggakan dari aktifitas dirumah, karena backpacking lebih ke bagaimana
 merasakan nikmatnya hidup dengan budaya lokal, minim fasiltas, makanan
 buruk, lingkungan nggak bersih, hutan  yang indah dimana uang tidak laku..
 
 Buat mas Arif, ada salam dari Pak Komar  - Taman Jaya,  saya sedih liat
 Ujung Jaya, semua fasilitas milik TNUK sudah rata dengan tanah, di Tj
 lame malah di huni orang gila...  hanya Pos di dermaga taman jaya yang
 masih kelihatan utuh... 
 
 kemarin saya ajak istri + anak  ke taman jaya, karena anak saya ingin
 menonton laut katanya..
 berapa photo bisa di lihat di http://odesya.multiply.com/photos/album/45
 
 salam
 ARIS
 
 gito muhammad wrote:
 > nambahin pengalaman,...
 >   menurut gw memang pergi jalan2, apalagi backpacking dengan orang2 yang 
 > tidak sama visi, keinginan dan semangat yang sama akan jadi mimpi buruk, 
 > nggak usah rame2, dengan grup kecil 2-4 orang saja sudah sangat menyusahkan 
 > jika "pengennya" lain, walau akhirnya bisa kompromi...
 >   pengalaman saya jalan macam2, dari mulai dinas tugas yang akhirnya extend 
 > akhirnya jadi stand alone backpacker, kesempatan libur sekolah dulu, 
 > backpacking sama istri, dengan sahabat, jadi tour guide buat mahasiswa pun 
 > pernah, saya akui jujur backpacking paling nikmat adalah dengan istri(halah, 
 > gak jelas...paling amazing ketika menemukan ada hostel backpacker yg share 
 > dorm murah meriah tapi ada kamar buat 2 orang doang, pas sampai ternyata 
 > ranjangnya teteup susun) 
 >   tapi backpacking buat saya pengalaman yang mencerminkan "fail to plan is 
 > plan to fail",...mau gimana aja modelnya, jadi schedule dan check point 
 > sudah harus jelas sebelum berangkat...
 >    
 >   gituh ajah, eh saya termasuk anggota baru di sini....salam kenal, belum 
 > ada satu pun anggota IBP yang saya kenal, sering jalan2 bareng yah, saya 
 > baru sadar ada IBP setelah temen kantor saya mengenalkan websitenya...
 >    
 >   jalan sendiri? kenapa gak berani mas? justru pengalaman paling menarik 
 > adalah jadi Lonely Traveler (menarik, bukan berarti berbanding lurus dengan 
 > menyenangkan)
 >   hehehehe
 >    
 >   Regards,
 >    
 >   Gito
 >
 >   
 > Banten Adventure <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >           Hmm, mengikuti diskusi tentang menjadi 'EO' bagi Backpacker memang 
 > suatu kenikmatan tersendiri. Saya pernah dan sering mengalaminya. Dulu waktu 
 > saya masih jadi 'orang gajian' alias karyawan di salah satu perusahaan 
 > chemical di Merak, ketika saya berusaha jadi 'EO' kecil-kecilan bagi 
 > rekan-rekan kerja, saya mengalami yang namanya dicaci maki karena makanan, 
 > tempat tinggal yang kurang layak bagi mereka, de, el, el saat jalan bareng.
 > Walaupun pada awalnya sudah diberi pengertian tentang pengalaman buruk yang 
 > mungkin nantinya akan dijumpai, toh umpatan dan caci maki selalu ada 
 > dibelakang hari, walaupun saya dengan beberapa teman yang jadi panitia harus 
 > nombok, karena kita nggak berani lagi nagih sisa kekurangan dana... Tapi 
 > semua itu jadi pengalaman saya ketika saat ini saya berusaha kecil-kecilan 
 > dengan istri membuka Travel Agent di Kota Serang, Provinsi Banten.
 > Umpatan dan Cacian saya kira wajar saja asal kitapun mengadopsinya secara 
 > wajar pula. Sekarang ini, ketika suatu waktu saya dapat job membawa order 
 > pejabat atau tamu VIP, kami di travel esay going aza.... kami ambil 
 > hikmahnya bahwa memang tabiat manusia suka berkeluh kesah.... Ambil baiknya 
 > dan buang jelaknya... kata GusDur, gitu aja kok repot.
 > Kalau ada usulan kenapa dana tidak dikompromikan didepan... wah, susah juga 
 > buat share untuk sewa bis, perahu serta tetek bengek lainnya, karena sewa 
 > bis, perahu, dll biasanya minta DP didepan. kan repot kalo nggak dibicarakn 
 > di depan... nanti siapa yang mau nombokin kalau kurang dibelakang... 
 > jangan-jangan pengalaman saya dulu dikantor bakalan terulang... takut nagih 
 > keteman-teman yang berangkat... udah pelayanan jelek, masih berani nagih 
 > lagi...????
 > He he he..... Tapi kalo usulan mau ngajak salah satu stasiun teve, boleh 
 > juga tuh, tapi pengalaman kami, biasanya yang kita tonton di Teve untuk slot 
 > 30 menit seperti Jejak Petualang atau Jelajah, ternyata memakan waktu 
 > shooting 1-3 bulan untuk mendapatkan hasil yang optimal.......
 > Tapi kayaknya, IBP harus lebih profesional... nggak apa2 ambil untung saat 
 > jadi EO jalan bareng, untuk menambah pundi-pundi kas... kan untungnya dipake 
 > rame-rame... menghidupi website.... emang kalo mau jadi Backpacker dan 
 > pengen comfort... please deh, ambil aja paket Tour Group yang tersedia di 
 > travel agent atau tour operator... soooo harga pasti berbeda dengan 
 > ditanggung bareng-bareng... apalagi harga ke Ujung Kulon..... he he he, 
 > kalau berani jalan sendiri... silahkan kalkulasi kemungkinan terburuk ditipu 
 > orang..... nggak percaya...??? please deh nyobain.... entah itu ke Baduy, ke 
 > Tanah Lot, Lucky Plaza Singapore atau ke Pattaya dan Bangkok....????
 > Selamat menjadi Backpacker.... Susah senang tanggung bersama
 > Regards,
 > Arif 
 >
 > ---------------------------------
 > Never miss an email again!
 > Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
 >
 > [
 
 
     
                       

                
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
 http://id.mail.yahoo.com/
                
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke