Terimakasih Mbak Ambar atas saran-sarannya. Aku kudu nyimpan ini email di arsip 
hehehe biar gak lupa. Yg paling sering lupa ya itu memang mengucapkan 
terimakasih sih. Soalnya di beberapa milis lain malah sarannya gak perlu 
ngucapin terimakasih karena malah akan memperbanyak email yang gak perlu dan 
membuang2 bandwidth (ini pasti jaman dial up 16 kbps dulu yah dan belum 
jamannya 3G). 


----- Original Message ----
From: Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, February 12, 2007 9:30:56 PM
Subject: [indobackpacker] Tips Bertanya di Milis IBP

Dear temen2 IBP yang lama/baru dan pasif/aktif,

Sering sekali saya menemui email di IBP yang bertanya tentang
informasi tempat. Tapi juga sering enggak dijawab ataupun dapat
tanggapan yang riuh rendah. Ada beberapa tips yang mungkin bisa
dipertimbangkan :

1. Bagi member baru saya sarankan melihat situasi lalu lintas milis.
Setiap milis beda tradisi dan beda suasana. Ada yang nyantai ada yang
super serius. Ada yang suka cerita ada yang suka to the point. 

2. Biasakan membuka arsip email sebelum menanyakan ke milis. Saya
harus meminta maaf kepada penulis email yang reject karena seringkali
menanyakan hal2 yang sudah sering dibahas. Ini semata-mata demi
perbincangan yang makin luas dan makin dalam. Makin luas artinya engga
hanya membahas tempat2 yang itu2 aja, sedang makin dalam adalah
membahas hal2 yang lebih spesifik (misalnya angkutan umum ke ubud,
makanan di solo dst)

3. Pertanyaan yang asyik adalah tidak demanding, menggugah untuk
dijawab dan lebih spesifik. Pertanyaan seperti : info tentang riyadh
menimbulkan keengganan karena begitu luasnya skala pertanyaan. Apakah
nanya tempat2 turis, makanan, transportasi atau penerbangan kesana.
Dengan membuat pertanyaan makin spesifik akan membuat para (calon)
penjawab lebih bisa membuka memori untuk memberikan informasi.

4. Kita harus nyadar bahwa para anggota milis yang terhormat disini
pada sibuk semua, jadi kata2 yang demanding seperti : Segera dibalas,
lagi pengen butuh neh, cepet yah infonya, memberikan indikasi kurang
sensitif terhadap kesibukan orang lain. Pertanyaan dengan diselingi
`rayuan' biasanya lebih manjur seperti : mohon sekiranya, jikalau
temen2 tahu dll adalah lebih disambut hangat. Pada prinsipnya semua
orang pengen share informasi dan saling membantu. Jadi jangan salahkan
milis atau member di milis kalau pertanyaan seringg ngg digape. Lihat
dulu bagaimana pertanyaan dan cara bertanya. 

5. Tunjukkan kalau kita udah mencoba mencari jawaban (entah dari baca
koran, buku dan majalah, lihat program TV dll). Misalnya baca artikel
tentang ChiangMai tapi ngg ada informasi harga transportasi kesana,
atau liat acara melancong di tv tapi ngg ada penjelasan losmen murah
dll. Mungkin orang yang baca atau lihat hal yang sama -malah mungkin
si penulis & pembuat program bisa memberi info yang lebih jauh. 

5. Ini yang kadang lupa. Jika kita mendapat feedback entah sedikit
atau banyak, sampaikan ucapan terimakasih. Sepatah dua patah akan
sangat melegakan bagi pemberi informasi. Biasanya ini akan jadi modal
jika kita akan bertanya lagi di milis. Terimakasih juga menunjukkan
penghargaan atas waktu yang diberikan. Bagaimanapun nulis email itu
butuh waktu dan tenaga juga ingatan. Apalagi jika itu menyangkut
tempat2 yang udah pernah kita jelajahi beberapa waktu lalu. 

Least not last : sebagai moderator atau owner kami ini ngg maha tahu.
Kami berusaha memberikan referensi yang bisa dipercaya dan sekiranya
bisa menggugah para backpacker Indonesia. 

Salam,
Ambar
Moderator





 
____________________________________________________________________________________
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. 
Try the Yahoo! Mail Beta.
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/newmail_tools.html 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke