apa Kabar Mas Hendrik... apakah ini hendrik engelbert yang dulu di bali? tinggal di mana sekarang?
untuk latihan survival, bukan berarti harus menebang pohon, panjat pohon... tapi memotong dahan pohon.. ini bisa saja terjadi... dan di lakukan..... coba sesekali blusuk beberapa taman Nasional di Sumtra yang hutannya lumayan lebat! pastikan jagawana nggak Motong Dahan Pohon untuk tongkat atau Kayu Bakar... seperti Porter di Rinjani.. untuk di Ujung Kulon, bisa diajarkan cara mebuat alat pancing yang cepat, dan bisa dapat ikan.. atau cari kerang di sepanjang pantai ujung kulon. untuk latihan sungguhan.. alias Mau sampai Pasang perangkap segala, rasanya nggak mungkin untuk di pulau Jawa... Hutan sudah Abis disini, yang ada malah nanti ke tembak sama penembak gelap... "maklum, pernah spot jantung karena mendengar desingan peluru do atas kepala di daerah Gunung salak, eh.. ternyata penembak Babi" JUnggle survival... mungkin hanya akan di ajarkan praktek misalnya bagaimana membuat perangkap.. tapi, nggak harus tangkap hewan liar, atau burung dan makan mesti betul2x di cari di alam bebas seperti yang saya pernah lakukan di hutan pedalaman sumsel waktu smp dulu. saya sih, berharap dari Junggle survival.. memberikan semangat untuk memulai berpetualang salam ARIS ~Jelajah^Nusantara~ wrote: > klo boleh nimbrung neh... :-) > di taman nasional apa boleh dipakai latihan survival? > gimana klo mo bikin bivak, batang pohon boleh dipotong? > pasang perangkap, khan binatangnya tdk boleh ditangkap & dimakan? > dll, dll... > Salam kasih :-) > Hendrik Engelbert (F)(L) >
