saya/siapapun tidak bisa menjamin soal keamanan fenomena merapi ini.
harapannya adalah kita bisa menikmati pemandangan merahnya lava
merapi yang hanya kelihatan pada waktu malam, tanpa terkena dampak
negatifnya seperti awan panas apalagi terkena lava. kalau siang
merahnya lava merapi tentu tidak kasat mata.
saya juga tidak bisa memastikan bahwa lava merapi pasti masih muncul.
kesimpulannya:
- perjalanan ini agak gambling karena belum tentu lava nampak, dan
kalau lava nampak pun masih mengandung resiko.
- yang bisa saya pastikan adalah spot ini adalah spot paling
menguntungkan (imho, please cmiiw) untuk memandang merapi dari sisi
selatan, karena paling dekat dan tanpa harus melalui perjalanan
trekking yang melelahkan. sepeda motor dapat dengan mudah mencapai
spot.
rencana perjalanan:
moda transportasi: kendaraan pribadi, tidak ada kendaraan umum yang
melayani ke deles.
sabtu 23juni 2007
19.00 Berangkat dari Yogyakarta
21.00 Tiba di rumah Pak Sri W. kepala kampung paling atas di
Deles (RT?RW?Dukuh?Dusun? saya lupa). silaturahmi, cari informasi
kondisi merapi terakhir, bla-bla-bla, numpang istirahat/tidur sampai
waktu paling ideal untuk menuju lokasi. jarak dari rumah pak Sri ke
spot hanya sekira 150 meter jalan aspal yang cukup menanjak.
minggu 03.00 perkiraan waktu ideal untuk berada di spot.
8.00 sayonara.
perlu dibawa:
masker, kaus kaki, jaket, matras karet, ponco/mantel hujan, senter,
minuman & makanan kecil (ada warung yang [kemungkinan] buka kalau
hari minggu, tapi mulai jam9), tripod sangat dibutuhkan jika hendak
memotret,
-tabik.
heru l.s.
081328411133
freezethejazz.multiply.com