RTW?  Saya kemarin sempat kepikiran soalnya harga tiket termurah RTW dan ke 
Latin berselisih 20-25%.  Masalahnya jika ambil RTW cutinya kurang lama.  Orang 
bisa RTW jika boleh ke luar dari kantor minimal 3 bulan.  Mustahil di Indonesia 
ada yang seperti ini.  Orang saya bisa cuti 7 pekan saja banyak yang iri .. 
he3x.  Yang lebih krusial, untuk RTW berapa lama saya mesti bolak-balik ke 
Jakarta untuk ngurus visa plus melengkapi seabrek persyaratannya?  Misalkan mau 
singgah Latin, Jepang, Rusia, Eropa, Afrika, dan Timteng minimal di paspor 
mesti ada 6 buah visa.  Kalau pun ambil RTW jalur yang bagi saya paling menarik 
adalah lewat Pasifik, seperti Auckland - Fiji - Rapa Nui (Eastern Island) - 
Santiago - Sao Paolo - Rabat.  Dari lamanya cuti dan aturan visa, sepertinya 
RTW ini jadi monopoli western people.

Untuk negara dengan wilayah yang besar (seperti China, India, Argentina) 
maskapai nasionalnya punya paket terbang keliling dengan sejumlah perhentian.  
Jumlah perhentian menentukan harga tiket.  Dengan wilayah yang sangat besar 
mengapa tidak ada maskapai dalam negeri yang memiliki tiket serupa?  Saya kira 
jawabnya kembali ke letak Jakarta yang lebih berat ke barat ketimbang ke timur. 
 Kasarannya, Jakarta sentris.  Orang dari Kalimantan mau ke Sumatra, atau 
sebaliknya, mesti lewat Jawa, aneh khan?  Coba kalau ibukotanya di Kalimantan 
atau Sulawesi, pasti ceritanya akan lain.  Kalau saja seluruh jalur punya nilai 
ekonomi yang tak jauh beda mungkin kita boleh bermimpi terbang dengan 
'Nusantara Air' untuk jalur Jakarta - Yogya - Bali - Lombok - Timor - Ambon - 
Makasar - Balikpapan - Pontianak - Pekanbaru - Jakarta.  Dengan 10 stops dan 
berlaku 2 tahun pasti bukan hanya wisman yang bisa memanfaatkan paket itu.  

Mas Ossy .. saya belum selesai menghitungnya.  Di catatan harian ada rincian 
pengeluaran.  Sudah saya corat-coret dengan stabilo untuk klasifikasi, tapi 
belum ditotal nominalnya.  Kalau secara persentase ya nggak beda dengan yang 
saya sebut kemarin yakni 60-40.  60 untuk tiket ke Latin dan 40 untuk seluruh 
operasional di Latin.  Operasinal itu meliputi transport, akomodasi, dan beli 
beberapa keperluan lainnya.  Saya biasanya membeli buku minimal 2 buah di 1 
negara.  Karena kemarin sendirian, kebiasaan ini saya tinggalkan.  Berat dan 
takut bagasi kelebihan berat.  Selain itu di Peru, terlebih di 10 hari pertama, 
nyaris tak pernah bermalam di tempat sama 2x berturut-tutut.  Makanya 
dibandingkan yang sudah saya budgetkan, masih ada sisa 20-25%.  Lumayan bisa 
untuk beli tiket untuk trip trip berikutnya (entah Maroko entah Mongolia).

Salam dari Sangatta




----- Original Message ----
From: Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, 26 June 2007 11:54:18
Subject: [indobackpacker] Re: Terbang ke Latin

Mas Ossy dan Pak Santoso,

Belum lama ini saya menemukan website komparasi budget flight lintas
benua disini www.kayak.com. Jadi pilih saja misalnya hendak ke Eropa
dari Singapura maka akan tampil tingkatan harga dari beberapa maskapai
penerbangan.

Ini pengalaman aja di tiket online bahwa saya TIDAK TERLALU
mempercayai website komparasi harga 100%. Biasanya saya cek ke website
resmi maskapai penerbangan yang hampir semuanya sudah menerapkan online. 

Kelemahannya gini : website komparasi/travel agent seringkali
mengambil komisi untuk pembelian tiket itu. Kalau rela sih ngg papa,
tapi terkadang beberapa ngambil dengan tidak kira2 misalnya S$100
bahkan diatas itu.

Aifares.com. sg saya nilai kurang jujur memuat fare karena tidak
menyebutkan biaya komisi/fee. Hingga kadang kaget juga ketika harga
tiket di web dan setelah kontak via phone jadi naik. Maaf ini
penilaian pribadi saja. Dua kali dikecewakan soalnya. Padahal hanya
urusan SIN-JKT. Ehh...malah jadi hikmah karena sejak itu saya
menemukan Valuair dan Zuji.com.sg sekitar dua setengah tahun lalu.

Zuji mencantumkan fee sebesar S$26 untuk transaksi tiket (e-ticket
atau diantar kurir). Saya test dengan memesan via maskapai penerbangan
dan memang selisih beda harga tiket exactly the same dengan fee yang
disebutkan. Hanya saja Zuji mencantumkan tax dan surcharge sedang
maskapai TIDAK AKAN memberi tahu.

Zuji sendiri adalah bagian dari Travelocity di Asia dan Australia.
Jadi kalau buka zuji.com akan terlihat negara2 yang beroperasi
termasuk NZ, Aus, Taiwan, India, Korea dll. 

Atau sekalian pesan around the world ticket saja?

Salam,
AmbarRecent Activity
 76New Members
Visit Your Group 
SPONSORED LINKS
Backpacking travel insurance
Backpacking travel
Health Zone
Look your best!
Groups to help you
look & feel great.
Get Low Fares
Yahoo! FareChase
Searches sites so
you don't have to
Yahoo! News
Fashion News
What's the word on
fashion and style?. 



      
__________________________________ 
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos. 
http://sg.movies.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke