thanks alot latif atas informasinya. 
   
  kebetulan saya adlh pemerhati bidang seni dan budaya. Sungguh ironis memang, 
budaya kita yg sangat besar dan terkenal di luar negri  namun kurang bergaung 
dan mendapat perhatian di dalam negri.  Pameran2 sejenis ini memang kurang 
mendapat perhatian namun kenapa misalnya\, Pameran Sejenis Automotive 
diselenggarakan sangat heboh dan beritanya bisa masuk dalam halaman2 besar di 
koran2 ?? Mari kita renungkan.....
   
  Budaya dan seni ini adalah salah satu aset Indonesia yang bisa mengangkat 
citra Indonesia itu sendiri di kancah Dunia International. Apalagi Bulan 
agustus ini kita akan memperingati Hari Kemerdekaan kita, Mari kita hidupkan 
kembali rasa cinta pada Tanah Air.
   
  " Bangsa yg besar adalah bangsa yg sangat menghargai sejarah, seni dan 
Budayanya"
   
  salam
   
  Heni R.
   
  

janjijon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Saya heran promosi pameran Majapahit kok nggak bergaung sih padahal 
isinya Luar Biasa! Inilah kalau pameran yang mengadakan 
birokrat...kurang kreatif....padahal pamerannya seru banget. Kalo 
saya nggak baca TEMPO nggak tahu kalo ada pameran sebagus ini. 
Untungnya diperpanjang sampai 10 hari ke dapan, tanggal 1 Agustus 
2007.

Saya diminta datang oleh Prof. Mundardjito, guru besar arkeolog UI 
untuk melihat pameran dan minta komentarnya. Saya hanya bisa kirim 
beliau sms, "Luar Biasa!". Nggak bisa diomogin dahsyatnya kayak 
gimana pameran yang dibuka SBY ini...dateng aja sendiri. Soalnya 
diperpanjang sampai 10 hari ke depan, jadi masih bisa dateng.

Mau tahu dahsyatnya kayak apa? Kenal FX Widiyanto khan? Alumni ITB 
pembuat keramik lucu-lucu dan bercitarasa tinggi itu? Ternyata 
beliau ini "nyontek" dari keramik2 jaman Majapahit... .jangan kaget 
kalo ke pameran itu bisa melihat desain keramik kayak 
Widiyanto... .gila yah udah secanggih itu desain keramiknya. Dari 
seorang arkeolog yang ada di sana saya dapat info bahwa FX Widiyanto 
memang mengembangkan desainnya dari model-model keramik itu.

Dari pameran ini saya baru melihat kalo dulu Nusantara tuh negara 
superpower kayak Amerika . Kita akan terperangah dengan desain kota 
mereka, hunian mereka, sistem kanal dan irigasi mereka...belum lagi 
peninggalan yang lain...

Juga dipamerkan foto-foto karya Oscar Matuloh, Jay Subiyakto dan 
Yori Antar tentang situs Trowulan.

Pameran ini saya rekomendasi untuk layak dikunjungi.
Oh ya, Pameran diadakan di Mueseum Nasional (Gajah)

Info lain : 
- Tiket tanda masuk Rp. 750. (gila haregene kok bisa murah 
banget.....)
- Tiket kamera Rp. 3000.
- CD Majapahit Rp. 25.000

salam
Feri Latief



         

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke