Mba, dalam pelayaran nya, perahu jenis ini selalu akan pakai Layar, untuk
bantu dorong kapal....itu pun kalau ada anginnya, gimana kalau nggak ada angin??
Perahu untuk ini, selalu pakai Traditional Boat!, kalau mau coba sailing trip
yang sesungguh nya, bisa main ke lampung, lalu sewa Jukung Lampung tapi tetep
aja, ada mesin kecil nya, karena kalau nggak ada angin, mesin harus hidup...
bisa hanyut ke Australi..hehe
pernah Naik perahu dari jepara ke Karimun? mesin juga hidup dan layar juga di
pasang.... atau pernah Naik Kapal Phinisi dengan harga USD1000 sejenis temu
kira? pastikan ada mesin nya, juga ada layar nya.... kenapa kok di bilang
sailing, karena emang pakai layar kalau sudah di tengah laut... tentu, mesin
nya juga Tetap Hidup...dan Angin memang memungkinkan untuk pasang layar.
saya CC ke milist, biar nggak bingung.....
Kalau mau full Sailing, itu jaman dahulu kala.... sekarang, 100% sail hanya
untuk lomba, seperti yang dilakukan tahun lalu di Makassar, rute nya dari
morowali - makassar... tentu, ini juga harus ada pengawalan dari Perahu
Bermesin...
salam
ARIS
----- Original Message ----
From: Meutia Chaerani <[EMAIL PROTECTED]>
To: Aris <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, 3 August 2007 10:10:49
Subject: Re: [indobackpacker] Re: Indobackpacker Institute of Holiday Program :
Sailing Trip
hoooo abisnya dibilang "sailing trip" dan "perahu pinisi" jadi kita
pikir naik kapal layar tradisional (di mana mesinnya cuman jadi alat
bantu sekunder doang).. kalo bukan kapal layar berarti bukan sailing
ya, kan "sail" = "layar" :> hehehe
On 8/3/07, Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mba, perahu nya bukan kapal Layar, tapi perahu motor dengan Double engine...
> kalau dengan layar, dari lombok ke komodo bisa seminggu lebih...
>
__________________________________________________________________
Yahoo! Singapore Answers
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know at
http://answers.yahoo.com.sg
[Non-text portions of this message have been removed]