beberapa Item ini saya setuju, dalam hal difinisi, coba googling di Dr.
google, what is Backpacking?
hasilnya berbeda-beda.... 

saya sendiri dalam berbackpacking, membagi 2 kategori...
1. By bugdeting
biasanya saya mau jalan-jalan dengan buget  5 juta, dengan 5 juta berapa
lama saya akan berjalan? .... lihat fakta di lapangan..., karena jumlah
hari akan banyak, kenapa banyak... selama buget masih ada, kaki terus
melangkah....  tentu, ada dana cadangan untuk Pulang cepat! ketika buget
sudah mau habis.. rata2x backpacker jerman melakukan hal ini, dan tidak
pakai itinerary...
mengikuti angin membawa kemana, dan melihat buku... ada apa di tempat
kaki berpijak...

destinasi = umumnya kota hanya di jadikan transit, sisanya ya ke Hutan,
ke desa, ke Taman Nasional, ke Kampung-kampung.... dan, exotis
destination lainnya, dimana nggak ada semua fasilitas, seperti Hotel,
penginapan, dan sinyal Hape...

2. By itinerary...
sebelum melakukan perjalanan, biasanya 2-3 bulan sebelum Go Holiday!  
itinery planning sudah di buat, berikut Bugedting nya, beberapa lokasi
yang akan di visit sudah tergambar di kepala, termasuk  ada apa aja,
transportasi, akomodasi, dan harus apa saja yang mesti di bawa...
tentu, biasanya Buget nya bisa di fixed  minimal kalau over qoua di
Buget biasanya nggak sampai 10% dari perkiraan buget...

tentu dalam fakta dilapangan, ada destinasi yang ternyata perkiraan
sangat mahal, ternyata sangat murah.. begitu sebaliknya...

destinasi, umumnya sudah sering di kunjungi orang, dan sudah ada yang
pernah!  biasanya para backpacker lainnya akan memberikan info how to
get there! termasuk perkiraan cost nya..


salam
ARIS

diana novita wrote:
> Ikutan urun rembug ya Mas...
>
> Begini..
> Backpacker itu orang yang ber-backpacking,
> nah menurutku backpacking itu...
> 1. Suatu kegiatan ber-travelling yang bawaan ditaruh dalam backpack bukan
> koper
> 2. Orang yang melakukannya punya keterbatasan budget atau dgn sengaja
> membatasi dirinya dgn budget (karena relatif yang disebut murah dan mahal)
> dan enjoy dgn itu
> 3. Orang yang melakukannya punya semangat ga takut susah, ga takut cape, ga
> takut masalah (bukan berarti ga prepare tapi masalah yang tak terduga
> maksudnya)
> 4. Suka dan punya kebebasan/ kemerdekaan bereksplorasi sesuai kata hatinya
> (ini ga ada kalo kita bertravelling pake travel agent atau bersama rombongan
> tour).
> 5. Kegiatan ini di-arrange sendiri oleh pelaku/para pelaku bukan oleh agen
> dan enjoy dgn itu. Namun dalam beberapa hal informasi dari agen kadang
> penting. Jadi infonya aja yg dijadikan masukan.
> 6. Orang yang melakukan tidak menjadi eksklusif dalam ber-travelling itu,
> seperti seolah2 dibatasi dgn kaca dan hanya sekedar menjadikan masyarakat/
> budaya yg kita kunjungi itu sbg tontonan belaka, jadi bisa bersentuhan
> langsung dengan budaya dan masyarakat yg dikunjungi (ini ga ada dlm
> travelling bersama rombongan tour).
>
> Definisi di atas belum dipatenkan kok ;), jadi masih bisa berubah kapan aja
> kalo tiba2 ada hal lain yang kupahami ttg ber-backpack.
> Jadi intinya sih, menurutku, lebih ditekankan pada semangat bebas merdeka
> dan bisa kontak langsung dgn budaya/masyarakat setempat.
>
> Regards,
>
> Vita
>
>
> On 8/6/07, yudas moro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   
>>  

-- 
--------------------------
http://odesya.multiply.com
http://community.webshots.com/user/kunlun_it
"The true mountaineer-climber or hill walker walks softly through the 
wilderness striving to leave not the slightest trace in his passage."

"Mountaineering - Freedom of the Hills"

Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke