Pasti kapal yang Mas Heru naiki sudah berulang kali masuk dok ya .. he3x. Saya pernah merasakan armada PELNI dalam kondisi gres kinyis-kinyis. Pernah naik 'Rinjani' (kabarnya sudah dialih-tangankan ke TNI AL) saat baru 2 bulan beroperasi, pernah juga merasakan 'Kelimutu' saat baru di pelayarannya yang ke-2. Tentu saja suasananya beda banget. Sekalipun kelas ekonomi, air panas di kamar mandi mengalir lancar. Kasurnya masih empuk dan wangi. Di kamar kelas malah banyak barang-barang yang masih terbungkus plastik. Ornamen paling menarik adalah photo-photo artistik dari sudut Nusantara yang dipasang di bordes. Photo-photo itulah yang memprovokasi saya agar kenal lebih dekat dengan negeri sendiri. Menikmati photo-photo itu serasa membaca ensiklopedi wisata Nusantara.
Di kapal yang masih baru hiburan tetapnya hanya televisi. Bioskop baru ada belakangan. Kalau malam, di ruang makan digelar pertunjukkan musik gratis. Walau gratis pengunjung wajib berpakaian formal (itu dulu, entah sekarang). Jangan coba-coba bersandal jepit atau berkaos oblong, dijamin bakal dicekal. Sewaktu harga tiket pesawat masih selangit, banyak seniman/penyanyi memakai armada PELNI untuk mudik ke kampung halamannya. Mereka itulah yang sering jadi bintang tamu di acara musik tadi. Dari pengalaman, naik kapal menjanjikan perkenalan lebih akrab ketimbang naik pesawat. Sesama penumpang pesawat paling hanya bertemu 2-3 jam, sementara sesama penumpang kapal bisa berhari-hari. Itu penjelasan pertama. Yang kedua, dengan status sosial yang lebih tinggi, penumpang pesawat cenderung lebih individual. Belum pernah saya ditawari menginap kenalan di pesawat. Sebaliknya, setiap naik kapal saya hampir tak pernah nginap di losmen atau hotel klas melati. Selalu saja ada kenalan yang memberi tumpangan. Disamping yang sudah ditulis Mas Heru, beberapa hal berikut harus dilakukan oleh mereka yang hendak naik kapal. Semua terkait dengan ihwal keselamatan (safety). 1. Begitu di atas kapal, cari peta ruang. Biasanya setiap dek memiliki peta ruang yang tertempel di dinding. Dari peta itu kenali jalan terdekat dari tempat kita berada ke pintu darurat. 2. Perhatikan tempat penyimpanan pelampung pengaman. Dalam kondisi darurat pelampung pengaman sangat menentukan kondisi hidup-mati penumpang. 3. Kenali letak pemadam kebakaran (fire extinguisher). Syukur-syukur kita tahu cara menggunakannya. Salam dari Sangatta -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of R Heru Hendarto Sent: Wednesday, September 05, 2007 10:43 AM To: [email protected] Subject: [indobackpacker] Tips naek Kapal Pelni ekonomi Dear rekan BP-ers, Omong-omong soal kapal Pelni...inget nostalgia dulu jaman kuliahan pulang kampung lebaran naek KM Lawit, Ciremai dan Bukit Siguntang kelas ekonomi untuk mudik. Kalo rekan2 memilih backpack dengan kapal Pelni, bisa kuberi gambaran sedikit suasana kapal berikut tipsnya biar agak nyaman... 1. Kalo peak season, usahakan perginya rame2 sama temen2, jadi bisa arrange taktik biar ga keabisan kasur. Biasalah kalo naek ekonomi kan orang2 berebutan pada kalap naek kapal karena rebutan kasur (kalo tempat tidur pasti dapet kalo tiket resmi belinya) jadi yang lambat naek kasurnya akan keembat ama yg naek duluan sehingga tidurnya kepaksa di tempat tidur papan dengan alas koran aja. Kalo rame2, teman sebagian naek ambil kasur tanpa membawa barang sehingga bisa cepat, nanti kalo dah tenang dan kasur didapat baru deh rame2 naek lagi bawa barang yang ditinggal di bawah. Saat pertama naek dan bingung orang pada rebutan lari sana-sini cari kasur, carilah di tempat2 yang orang lain jarang cari, misalnya di bawah tempat tidur, di ruang kecil u peralatan pantry/fire prevention, pojok ruangan bawah televisi dlsb. Hati2 dengan calo kasur, yaitu orang yang naik duluan dan numpuk kasur di bawah pengawasannya (sebagian juga crew kapal) yang meminta bayaran atas kasur yang kita ambil darinya.., padahal nanti saat kapal mulai jalan kita akan ditarik bayaran resmi oleh Pelni. Jadi kita bayar dobel, yang pertama ga resmi tentunya. (dipotong) __________________________________________________________________ Yahoo! Singapore Answers Real people. Real questions. Real answers. Share what you know at http://answers.yahoo.com.sg
