Mas Aris dan rekan2 semua,

senang sekali bisa berbagi informasi dengan rekan2 semua. 
Nanti saya sampaikan mas, salam mas Aris ke Pak Ishaka kalau saya pas ke 
kampung Komodo. Pak Ishaka adalah salah satu narasumber saat kita akan 
menerbitkan cerita tentang Legenda Komodo. Sampai sekarang kita masih sering 
bekerja sama. 

tambahan informasi dan sedikit meluruskan...pertama, PNK bukanlah pengelola 
TNK. pemegang kebijakan dan pengelolaan tetap balai TNK. PNK ada disini dgn 
tugas untuk membantu BTNK dalam mengelola kawasan. yang kedua, dana yang ada 
(yang katanya sekian M itu hehehe) tidak hanya untuk penduduk kampung komodo, 
tapi akan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat di dalam kawasan Taman 
Nasional Komodo (TNK) dan juga di sekitar kawasan. untuk informasi di dalam 
kawasan TNK ada 4 kampung yaitu Komodo, Rinca, Papagarang dan Kerora. tentu 
saja kita tidak hanya bermaksud memberikan 'ikan' namun lebih baik kalau kita 
memberikan kail. setuju kan Mas? jadi, dana itu tidak kita berikan dalam bentuk 
tunai langsung kepada masyarakat, tp dalam bentuk dana bantuan bergulir 
(melalui format UKM), pelatihan bagi ibu2 untuk membuat kerajinan tangan, 
pelatihan utk masyarakat lokal sebagai naturalis guide, juga bekerja sama dgn 
dinas kesehatan mengadakan program dokter keliling
 dll (pada penjelasan sebelumnya terdapat pada point no 2 - pemberdayaan 
masyarakat). jadi terjawab ya mas soal guiding itu. untuk homestay di kampung, 
mungkin itu akan ada dlm tahap berikutnya ya. saat ini di Loh Liang sendiri 
sedang ada pekerjaan renovasi fasilitas penunjang utk para polisi hutan dan 
staf lapangan BTNK-PNK, juga utk pengunjung spt lodge, front office, toilet, 
kios souvenir dan kafetaria. dalam setiap program dan kegiatan BTNK dan PNK 
berusaha semaksimal mungkin melibatkan masyarakat lokal. utk pengelolaan 
fasilitas kita juga akan melibatkan masyarakat lokal secara aktif.

TNK memang bukan mass tourism. TNK adalah special interest destination. utk itu 
maka ada retribusi masuk kawasan dan juga CCF. selain utk membiayai pengelolaan 
kawasan dan kegiatan konservasi, dgn adanya retribusi dan CCF, kita bisa 
"membatasi" jumlah turis yg datang ke dlm kawasan. utk turis, memang kita 
target utk bisa mencapai 30.000 per th. namun bukan berarti 1000-2000 org akan 
datang dlm 1 waktu secara bersamaan di p.komodo ato p.rinca. kita tetap 
membatasi jumlah pengunjung pd waktu yg bersamaan. hal lain, turis yang datang 
ke TNK tidak hanya mengunjungi terestrial utk melihat komodo. namun sebagian 
besar juga ingin mengunjungi bawah laut komodo yg sdh terkenal itu lho...:p. 
dan, kita tidak berencana punya cruise hehehe....keberadaan PNK lebih kepada 
membantu pihak BTNK dalam manajemen kawasan dan program konservasi.

Untuk soal uang yang dibayarkan oleh visitor, sampai saat ini uang tersebut 
belum digunakan. masih ada dalam rekening khusus yang hanya bisa dikeluarkan 
oleh dewan pengelola nantinya. dan karenanya blm ada audit untuk itu. jadi, 
walaupun kami yang membantu TNK menerima sumbangan dana konservasi dari visitor 
kami tidak bisa mengeluarkan uang itu. cuma 1 arah Mas, bisa masuk gak bisa 
keluar :p. sistem input data tiket yang dikeluarkan juga sangat ketat. pernah 
melihat tiket CF kan? pd tiket tersebut ada no seri yang dipakai sebagai kode 
tracking. Selain itu, saat membeli tiket, data visitor (kebangsaan, no 
passport/ID, umur, nama, lama tinggal di dlm kawasan) juga dicatat oleh tim 
ticketing kami. Uang yang masuk harus cocok dengan tiket yang keluar, jumlah 
pengunjung dan juga data pengunjung. Semua data itu diinput dalam sistem 
ticketing khusus (programnya khusus dibuat Mas untuk keperluan itu). laporan 
jumlah pengunjung dan jumlah uang yang masuk juga
 ketat diawasi oleh pihak balai TNK dan pemda. 

Kita ini walaupun PT, tapi khusus sekali Mas. bukan seperti PT pada umumnya di 
Indonesia. Dan 'khususnya' itu ada hitam di atas putihnya. Kita menandatangai 
perjanjian dengan dirjen PHKA mengenai ini. salah satu kekhususannya adalah, 
semua pemasukan (dan keuntungan) dari PT digunakan untuk kegiatan pengelolaan 
TNK. tidak ada profit yang dibagi kepada pemegang saham atau 'pemilik 
perusahaan'. Keuntungan kita adalah konservasi itu sendiri. Sampai saat ini, 
semua kegiatan konservasi dan pengelolaan kawasan masih dibiayai donor. belum 
sama sekali menggunakan uang yang dibayarkan oleh visitor. Harapannya stlh th 
ke 7, TNK bisa menjadi taman nasional yg mandiri dalam pembiayaan pengelolaan.
Kalau untuk audit dana dari donor, kami diaudit tiap semester Mas oleh IFC. dan 
uang yang turun tidak langsung cair semua, per termin. kalau laporan program 
dan uang sudah diterima dan disetujui oleh IFC (World Bank) baru dana untuk 
termin berikutnya diberikan. khusus untuk program konservasi, kami juga 
diaudit. jadi bagaimana kegiatan konservasi yang dijalankan di komodo sini. 
apakah bisa diterima dari sisi ilmiahnya, bagaimana metodenya, sesuai dgn 
kaidah konservasi atau tidak, bagaimana data yang didapat dr lapang bisa 
bermanfaat bagi pihak pengelola dalam menentukan kebijakan dll. ribet ya? tapi 
itu adalah salah satu pertanggung jawaban kami kepada masyarakat.

yah, salah satu "resiko" mendatangi habitat alami adalah tidak bertemu dgn 
target spesies. tidak sama seperti di kebun binatang ya...hehehe... namun kami 
paham dgn keluhan visitor yg gagal ketemu komodo langsung. saat ini penelitian 
ttg perilaku komodo masih terus dilakukan oleh BTNK bersama rekan2 peneliti dr 
berbagai pihak. semoga bisa dalam waktu dekat kita mendapatkan solusi agar 
komodo "lebih mudah ditemui".

waduh, jadi email panjang seri kedua nih....maafffff....kapan Mas Aris dan 
rekan2 lain berkunjung lagi ke Komodo? jangan ragu2 untuk mampir ke kantor 
kami...kita bisa diskusi lebih banyak. 

kalau ada pertanyaan atau ide, saran dan kritik monggo lhooo...  bisa kirim 
email ke Rini atau ke saya juga boleh. 

salam,
katrin

----- Original Message ----
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, September 14, 2007 3:57:19 PM
Subject: [indobackpacker] Digest Number 1701


Komunitas Backpacker Indonesia 
3b. Re: Taman Nasiona Komodo kini From: Aris 

3b. Re: Taman Nasiona Komodo kini 
Posted by: "Aris" [EMAIL PROTECTED]   kunlun_it 
Thu Sep 13, 2007 8:55 pm (PST) 
Boleh Nimbrung? saya salut dengan penjelasan PNK semoga tujuan baik
ini menjadi kenyataan dan menguntungkan semua pihak , walah ternyata ada
juga member milis yang kerja di PT. Putri Naga Komodo. yang di tunjuk
oleh pemerintah kita untuk kelola Kawasan Taman Nasional Komodo.

Kirim email ke