To Haga,
   
  Salam kenal, saya bukan aseli Bali tapi dah cukup lumayan lama tinggal di 
Bali, dan bisa berbicara Bahasa Bali.
  Seperti halnya daerah2 lain ada oran orang yang ramah, namun adapula orang 
yang tidak ramah. 
  Ummm ada beberapa orang yang sudah mulai paham "Value of US $ or 
Fullus"...jadi sebaiknya jgn harap ada yang gratisan getu :):), Ini Bali 
Bung:):). 
  Pengalaman saya ada beberapa gelintir orang yang memandang remeh wisdom,.....
  Apalagi daerah kawasan deket2 Kuta or Legian dan Sanur.....
  Kalau memang pingin menginap di rumah Kepala Desa atau Kelian,...umm nggak 
ada salahnya di coba. Cuman mungkin di Bali sendiri dah keseringan ada back 
packer2 Intl or Domestik......
  Oh ya bukan rasis, cuma kalo Haga adalah seorang muslim sebaiknya nggak 
numpang2 tidur deh :), bukan apa2 ....mengingat kebiasaan /pola makan disiini 
kan cuampur....ngerti kan maksud saya...dari pada dah kadung numpang tapi trus 
gak doyan makan
  He heh e saya mau nawarin tumpangan sayangnya takut terjadi gosip2 he hehe 
maklum tinggal di kampung seng
   
  Trims
  Mei
   
   
  

"Nichelle S." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          hmmm ... menarik, tapi belum tentu berhasil. typical
tradisional rumah orang bali adalah perkumpulan
sekeluarga besar. Tadinya mereka punya sebidang tanah
besar, bangun pura ma rumah kecil ... rumahnya pun
cuma kamar tidur di satu gedung, dapur di gedung laen
dan ruang tamu seringnya di beranda kamar. Terus
mereka beranak, dikasih dech sebagian tanahnya ma anak
lelakinya yg dah dewasa, dia juga bangun gedung buat
kamarnya sendiri. dapur seringnya nyatu ma ortu,
begitu pula ruang keluarga. Begitu terus turun
temurun. So di satu kompleks rumah bali bakalan ada
beberapa gedung2 (sebut aja bungalow) yg notabene
kamar tidur para anggota keluarga. So, kalo liat
typical bangunan begini, agak susah mo nebeng di
mereka ya? kecuali nemu keluarga yg keluarga anaknya
merantau jadi kosong kamarnya.

Orang Bali ramah banget, emang bom meningkatkan
alertness mereka terhadap tamu domestik tapi masih
tetep mereka ramah, terutama orang2 di desa terpencil
yang jarang or ga terjamah ma turisme.

Saya rasa numpang tidur di rumah penduduk bukan
merupakan kebiasaan disini. kalo mau coba, cari kepala
banjar (disini ga ada RT/RW, yang ada banjar), dan
bicara dengan beliau tentang hal ini. Kalau alasan mau
numpang tidur-nya tepat, beliau lah yang bisa merujuk
ke rumah mana yang bisa ditumpangin. Good luck!

nichelle
--- Haga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear all,
> 
> daku mau nyoba jalan2 ke bali tanggal 26
> besok.....nah yang mau ditanyain
> adalah ...kalo misalnya mau numpang nginep dirumah
> penduduk itu gimana yah?
> soalnya ditempat daku kerja emang udah biasa numpang
> tidur dirumah penduduk,
> cuman ada surat resmi dr kantor en kadang malah
> disuruh nginep dirumah pak
> kades/kadus...masyarakat bali ramah2 nda? soalnya
> kan dr dulu bali terkenal
> dengan daerah wisata...abis bom bali itu kan kayanya
> mereka antipati sm
> turis/pendatang lokal (non bule)....mohon saran deh
> dr mas mbak om tante
> bude pakde inang ito dll lah....
> 
> cheers,
> HG
> 
> 

It's Nichelle Better late than never, but I prefer on time actually

__________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/ 


                         

       
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.    

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke