Gunung Kelud Siap Meletus
Jum'at, 21 September 2007 | 14:05 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri:Setelah sepekan memantau aktivitas Gunung
Kelud di Posko Pengamatan Gunung Api (PPGA) di Dusun Margomulyo, Desa
Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tim Pusat
Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung menyimpulkan
bahwa gunung berketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut itu siap
meletus.

"Jika dilihat dari siklus meletusnya Gunung Kelud, mungkin sudah
waktunya, karena sejak terakhir meletus tahun 1990, berarti sudah 17
tahun dan itu sudah waktunya. Tapi kita berharap agar hal itu tak
terjadi," kata Umar Rosyadi, Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud
yang juga Ketua Tim PVMBG Bandung, Jumat (21/9).

Sejumlah isyarat yang menunjukkan Gunung Kelud bakal meletus adalah
kandungan CO2 yang mencapai 344 ton per hari, padahal normalnya hanya
berkisar antara 40-100 ton per hari. Terjadinya penurunan tanah
sedalam 20 sentimeter serta perubahan warna air kawah. Sementara yang
paling membahayakan adalah posisi magma sudah berada pada jarak 4,2
kilometer dari dasar kawah. Idealnya jarak harus bekisar antara 5-10
kilometer dari dasar kawah.

"Perlu dipahami bahwa Gunung Kelud merupakan gunung berapi yang
memiliki tipe strato, yaitu gunung yang mempunyai jarak waktu letusan
cukup pendek, antara 10-25 tahun," kata Umar.

Sejak abad 15 Gunung Kelud telah banyak memakan korban jiwa. Kala
meletus pada tahun 1586, gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten
Kediri dan Blitar ini merenggut nyawa 10 ribu jiwa. Memasuki abad 20,
Gunung Kelud tercatat meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966 dan
terakhir pada tahun 1990. Untuk mengalihkan aliran lahar, sebuah
sistem pengaliran telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan
hingga kini masih berfungsi.

Kirim email ke