Semua catatan perjalanan yang ditayang situs indobackpacker haknya masih di tangan penulis. Kalau ingin dibukukan, kita perlu menghubungi ybs untuk mendapatkan persetujuan. Ini mirip beberapa waktu lalu saat ada media cetak naksir beberapa cerita di situs. Media tersebut diminta menghubungi si penulis. Ini soal teknis yang tidak rumit untuk diselesaikan.
Kalau hendak dibukukan, bagaimana prioritasnya? Sampai saat ini, di pasaran telah beredar beberapa catatan perjalanan yang umumnya berkisah tempat-tempat di mancanegara. Sebutlah misalnya bukunya Mas Sigit Susanto (Kang Bondhet) yang beberapa bagiannya juga ditayang di situs ini. Atau bukunya Trinity (Perucha Hutagaol(?)) yang diributkan kena semi-cekal (saya sendiri belum pernah lihat bukunya). Kalau ada 'ruang' untuk tempat-tempat di tanah air, seperti kumpulan tulisan Diah Marsidi 'Sekali Merengkuh Dayung', porsinya minoritas, kalah jauh dibanding catatan dari mancanegaranya. Di sisi lain, hampir setiap liputan tentang backpacking, yang dikemukakan selalu unsur jalan-jalan ke luar negerinya. Bertolak dari sini saya memilih mendahulukan cerita perjalanan di Nusantara. Mungkin ide ini kurang populer dan melawan arus. Saya berpikirnya sederhana, para backpacker bisa mendokumentasikan tempat-tempat eksotis di sudut Nusantara tanpa menunggu penulis asing. Seiring pembukuan catatan seputar Nusantara, perlu juga disusun panduan jalan. Info-info berharga yang berton-ton di arsip milis terlalu sayang bila disia-siakan. Ide yang dilempar Mas Broto pernah menghangat beberapa kali di milis, tapi selalu dingin lagi. Problemnya selalu serupa, tak ada yang punya waktu longgar. Jika ada sedikit waktu, misalnya long weekend, orang-orang di sini (milis) lebih senang 'ngelayap' ketimbang 'semadi' di depan komputer .. he-he-he. Namanya saja backpacker. Bagaimanapun, ide menyusun buku dengan tenggat di hari jadi ke-4 IBP itu menarik dan perlu ditindak-lanjuti. Sebagai tahap awal, ada baiknya kita buat draftnya. Kalau sudah 70-80% berbentuk baru mencari teman yang punya koneksi ke penerbit. Atau kita terbitkan sendiri. Saya sendiri sebenarnya sudah melakukan klasifikasi berdasarkan pulau/propinsi. Sebagian kecil sudah saya rapikan. Tapi selalu saja hangat-hangat bubur. Dapat 2 tempat, keseling lagi dengan ingin nulis catatan yang lain. Apa di antara teman yang punya waktu dan mau jadi pimpro? Mas Broto bersedia? Yang pasti saya siap membantu, utamanya untuk merangkum info-info Papua, Maluku, NTT, dan Sulawesi. Siapa rekan lain yang bersedia? Siapa mau mengemas info Bali, Lombok, Sumatra Barat? Salam dari Sangatta -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sunaryo Broto Sent: Friday, October 19, 2007 11:26 AM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected] Subject: Re: [indobackpacker] 3 Tahun Indobackpacker.com Online... Selamat ulang tahun ke3 IBP. Semoga memberi manfaat untuk banyak orang. Eksistensi seseorang akan diakui kalau dia dapat memberi manfaat pada orang lain. Lebih jauh lagi dapat menjadi rahmatan lil alamin. Tabik, utk kreativitas para founder. Maaf, saya anggota baru, apa sudah pernah terlontar keinginan untuk membukukan banyak tulisan dan info penting di milis ini dalam satu buku supaya enak membacanya. Saya kira banyak sekali info penting untuk beberapa destinasi. Maybe bisa dicicil dengan info tempat wisata di nusantara. Kita bagi tugas per pulau. Siapa menerjakan Sumatra, Jawa, kalimantan, Bali, NTT dll. Saya kira komplet, ada semua -hanya saya jarang baca milis dari Papua. Kumpulin bahan, cari editor dan kasih pengantar (maybe dari Bondan Winarno), cari penerbit (atau kita terbitkan sendiri?) dll. Kalau kita mulai sekarang maybe di ulang tahunnya yang ke4 nanti sudah ada acara lounching buku karya IBP he..he... Maybe sudah ada beberapa buku serupa, tetapi tiap buku ada ke khas annya masing-masing. Bagaimana? Salam dari Bontang __________________________________________________________________ Yahoo! Singapore Answers Real people. Real questions. Real answers. Share what you know at http://answers.yahoo.com.sg
