Dear Dedy, 
   
  Kebetulan awal bulan kemarin aku baru aja pulang dari Tokyo. Perjalanan tanpa 
menggunakan tour. Modalnya itu cuma Lonely Planet saja dan banyak bahasa 
tarzan. Ini Ada beberapa tips sehubungan jepang:
   
  Transport
  - Beli terlebih dahulu di Indonesia JapanRailway Pass (JR Pass). Memang JR 
pass ini cukup mahal sekitar JPY 28.500 tapi keuntungannya adalah jika kamu mau 
travelling sampai Hoikado, JR pass ini menguntungkan banget sangat irit ongkos. 
Karena naik Shinkansen dengan normal price cukup mahal. Dengan JR pass ini kita 
dengan mudah keluar masuk stasiun under JR. Jadi kalau kita salah keluar pintu 
di Shinjuku dengan adanya JR ini kita dengan mudah bolak balik antara east gate 
& west gate tanpa kena charge. Jika dari Narita-tokyo-Kyoto-Tokyo-Narita dengan 
JR pass lebih untung daripada beli lewat loket biasa
  -Beli pass untuk metro Tokyo harganya per orang untuk turis itu JPY 600 untuk 
1day pass.kalau 2 hari hanya JPY 950. Naik metro lebih enak kalau menurut aku. 
FYI tokyo metro tidak sesusah yang dibayangkan kok. cukup dengan ngikutin warna 
line di peta pasti sampai ditujuan. Selain itu sekarang stasiun di jepang 
selalu ada info dalam bahasa inggris dan tulisan latin.
  - Waktu di Kyoto aku stay 2 hari. Beli bus pas yang 2hari saja lbih murah 
daripada yang sehari-sehari. Tiket bisa di beli di Tourist info counter di 
Kyoto Station
   
  Makanan:
  - Rata-rata makan per orang adalah JPY1000 untuk resto2 makan siang para 
pegawai. Yang paling murah adalah Yoshinoya cukup JPY 350 sudah bisa makan 
kenyang
  - Untuk yang muslim harus pilih makanan hati-hati karena banyak yang 
mengandung babi
   
  Hotel:
  - Untuk Guest house harganya sekitar JPY4000-6000 permalam untuk berdua. 
Kalau ingin yang dormitory lebih murah di Youth Hostel. tapi rata-rata harga 
tanpa breakfast. FYI breakfast di hotel hanya disediakan teh/kopi roti panggang 
+ telor rebus. Jangan berharap dapet international buffet terkecuali masuk 
hotel berbintang. 
   
  Tempat Tujuan:
  Tokyo:
  Asakusa, akihabara(pusat elektronik), Harajuku, Neon City Shinjuku. kalau 
doyan shusi sasimi ada 1 tempat yang terkenal Fish market (aku lupa namanya) 
buka dari jam 5 pagi. Kalau diatas jam 8. Sudah pasti enggak kebagian tapi yang 
perlu diingat fish market ini tutup di hari minggu. Selain itu ada juga Ueno 
Park.
   
  Kyoto:
  Kalau demen sama historic building datanglah ke Kyoto. Setidaknya ada 17 
bangunan yang menjadi World heritage oleh Unesco. kalau waktunya terbatas bisa 
ke Ginkakuji. Ryoanji, istana,(aku lupa nama-namanya)
   
  Hakone:
  Disini terkenal dengan Onsen-nya. Harga penginapannya cukup  mahal karena 
rata-rata hotel di daerah ini adalah Resort2 mahal. tapi kebetulan aku nginep 
di Fujihakone gusethouse. Tempatnya oke, bicara inggrisnya oke. tersedia 
private onsen & open air onsen. (must try) Guesthousenya mirip Ryokan. yaitu 
hotel ala jepang dimana kita bisa merasakan cara tinggal orang jepang.
   
  Visa:
  Untuk visa aku enggak kesulitan untuk mendapatkan asal dokumen yang diminta 
lengkap, dan mempunyai jadwal yang lengkap. Kalau tidak jauh dari kedutaan 
jepang lebih baik urus sendiri saja. karena lebih murah & lebih cepat. Kalau 
kita tidak mendapatkan visa kedutaan jepang tidak akan mengenakan biaya 
Admin.Tapi aku sempet tertahan di imigrasi Jepang karena aku Wanita & traveling 
sendirian. Takut disangka jadi TKI gelap kali yeee.
   
  Aku masih punya map-mapnya kalau memang butuh lebih detail.  Kalau ada yang 
kurang jelas bisa japri ke aku untuk tanya-tanya. bisa juga buka web-web it 
helps loh
   
  Happy travelling
  Katharine
  08158868431
   

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke