Dear kawan2 backpacker,

Agustinus WIbowo salah satu member awal Indobackpacker membagikan  
kisahnya di  Kolom Petualang pada Rubrik Travel www.kompas.com. Adalah  
kehormatan pada akhirnya jika kisah backpacker menjadi inspirasi bagi  
banyak orang, termasuk saya.

Selamat ya Gus, hidup ini sebuah perjalanan yang penuh warna.

Salam,
Ambar

=======================================

http://kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.04.14234376&channel=1&mn=59&idx=76&profile=yes


Agustinus Wibowo: Karena Hidup Ini Adalah Perjalanan...


“HIDUP ini adalah sebuah perjalanan. Kita tidak tahu kapan perjalanan  
hidup kita akan selesai. Begitu pula saya tidak tahu kapan petualangan  
saya ini akan berakhir. Yang saya tahu, saya masih ingin terus  
melanjutkan petualangan saya. Masih ada banyak tempat yang ingin saya  
kunjungi,” ujar Agustinus Wibowo dalam sebuah perbincangan.

Ketika tulisan ini dibuat, Agus, begitu biasa ia disapa, sedang  
menetap sementara di Afghanistan. Ia telah hampir tiga tahun melakukan  
perjalanan tanpa jeda melalu jalur darat melintasi Asia Selatan dan  
Tengah. Ia sedang melakukan ”misi pribadinya” keliling Asia, bagian  
dari cita-citanya keliling dunia. Perjalanannya dimulai dari Stasiun  
Kereta Api Beijing, China pada tanggal 31 Juli 2005. Dari negeri tirai  
bambu itu ia naik ke atap dunia Tibet, menyeberang ke Nepal, turun ke  
India, kemudian menembus ke barat, masuk ke Pakistan, Afghanistan,  
Iran, berputar lagi ke Asia Tengah, diawali Tajikistan, kemudian  
Kyrgyzstan, Kazakhstan, hingga Uzbekistan dan Turkmenistan. Ribuan  
kilometer yang dilaluinya ia tempuh dengan berbaga macam alat  
transportasi seperti kereta api, bus, truk, hingga kuda, keledai dan  
tak ketinggalan jalan kaki.

”Saya menghindari perjalanan dengan pesawat. Perjalanan udara  
menghalangi saya menyerap saripati tempat-tempat yang saya kunjungi.  
Menyatu dengan budaya setempat, menjalin persahabatan dengan banyak  
orang di tiap tempat, merasakan kehidupan masyarakat di suatu tempat  
adalah hal-hal yang tidak mungkin saya dapatkan jika saya menggunakan  
pesawat terbang. Selain itu, uang saya tidak cukup untuk tiap kali  
naik pesawat..hehehe...” terangnya.

Agus adalah seorang petualang, pengembara, musafir, seorang backpaker  
sejati. Bagi banyak orang, aktivitas travelling murah sebagai seorang  
bakckpaker adalah hobi. Bagi Agus menjadi backpaker adalah hidupnya,  
napasnya setiap hari.

Ia memulai perjalanannya dengan bekal 2.000 US dolar hasil tabungannya  
selama kuliah di Universitas Tshinghua, Beijing, Cina. Ketika duitnya  
habis ia akan menetap sementara di suatu tempat, bekerja serabutan  
guna mengumpulkan duit lagi dan kembali melanjutkan perjalanan.

”Kebetulan saya suka fotografi. Saya menjual foto-foto saya dan  
menulis tentang tempat-tempat yang saya kunjungi untuk saya jual ke  
beberapa media di China, Singapura dan Indonesia. Selain itu saya  
bekerja serabutan sebagai apa saja untuk bertahan hidup,” tuturnya.

***



Bagi Agus, pada batas tertentu travelling tidak lagi sekadar menikmati  
keindahan pantai, kesejukan udara pengunungan atau kemewahan spa di  
hotel berbintang. Bagian terbaik dari travelling adalah ketika kita  
menemukan apa yang disebutnya sebagai 'seni mengembara'. ”Itu adalah  
ketika kita tidak lagi menjadi diri kita sendiri, ketika kita  
kehilangan identitas kita, masa lalu kita, ikatan norma masyarakat  
yang selama ini mengikat kita, dan pada akhirnya lepas dari jerat- 
jerat yang selama ini memasung jiwa kita. Kita menjadi terbuka pada  
kehidupan dan menerima apa yang diajarkan oleh kehidupan pada kita.  
Ketika sampai pada titik ini, kita akan melihat dunia dengan mata hati  
yang baru,” tuturnya bijak. "Bahkan di negeri-negeri terpencil dan  
terbelakang seperti lekukan gunung Afghanistan dan padang pasir  
Pakistan, ada kebijaksanaan maha tinggi yang bisa dikisahkan orang- 
orang dari pedalaman yang terlupakan dunia," tambah dia lagi.

Masih di jalanan dia sekarang, entah sampai kapan. ”Cita-cita saya  
mencapai Afrika Selatan dengan menempuh perjalanan darat (kalau  
memungkinkan seratus persen), melintasi Kaukasus, Eropa Timur, Timur  
Tengah, dan Afrika Barat." Di pelosok bumi sana, ada negeri-negeri  
yang hampir tak pernah kita dengar. Abkhazia, Transdniestr, Ossetia,  
Nagorno Karabakh. Negara-negara itulah yang menjadi obsesi Agus.  
Sampai kapan perjalanan ini akan terus berlangsung? "Tidak tahu. Saya  
tidak memberi batas waktu, dan biarlah perjalanan ini mengalir begitu  
saja,” ungkapnya.

Di Kolom Petualang di Rubrik Travel kompas.com ini Agus menyajikan  
secuplik kisah perjalanannya melintasi Asia Tengah, yaitu negara- 
negara yang semuanya berakhiran 'stan', mulai dari Tajikistan,  
Kyrgyzstan, Kazakhstan, Uzbekistan, hingga Turkmenistan. Kita mungkin  
merasa asing membaca kisah tentang tempat-tempat terpencil yang  
tertutup gunung dan tidak pernah disebut-sebut dalam peta dunia. Di  
sanalah Agus telah menginjakkan kakinya.

Nantikan kisah petualangannya.....




Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
Photogallery visit http://photogallery.indobackpacker.com

Silakan membuka arsip milis (http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/)   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately.

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat 
bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
- No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
- menerima email: [EMAIL PROTECTED]
- berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke