wahh... ke Merauke yah...? kebetulan saya pernah kesana... :)

kalau ke Merauke, paling dekat dengan kota bisa menyaksikan tempat
bersejarah sambil menikmati sunset di Pantai Lampu Satu...
disana ada lampu mercusuar yang bersejarah dan menarik... :)
hanya saja, mayoritas penduduk disana adalah masyarakat makassar yang
pekerjaannya nelayan dan membuat perahu.

jauh dikit bisa Jembatan Maro... paling bagus bisa menyaksikan sunset,
dengan catatan gak mendung... hehehehe....

jauhan lagi ke Taman Nasional Wasur, itu merupakan suatu kewajiban
kesana kalau ke Merauke...
karena disana ada rumah semut yang namanya Musamus. rumah semut ini
hanya ada di Merauke dan Afrika Selatan...
jadi kalau gak kesana ruggiiiiii banget... hehehehe

di Taman Nasional Wasur juga ada pengolahan minyak kayu putih secara
tradisional...penggarapan ini dikerjakan oleh masyarakat asli Merauke.

maju dikit ke distrik Sota, daerah perbatasan antara RI dengan PNG (
Papua New Guinea )... disana ada Tugu Kembaran Sabang - Merauke... ini
juga merupakan titik nol Indonesia...
yang katanya juga, titik paling ujung pulau - pulau yang ada di Indonesia... :)
hanya saja kalau mau ke perbatasan, minta ijin dulu sama bapak2
tentara yang ada disana...
bilang mau jalan2 ke perbatasan...ijinnya gak sulit kok... dan nanti
ditemani ama mereka, karena kalau gak dan kita gak sengaja melewati
perbatasan tanpa ijin, bisa repot urusannya...

di depan Tugu Kembaran ada warung2 kecil, nah... mampir aja ke
warungnya ( kalau gak salah nama ) pak Kasno... dia menyediakan Sop
Rusa dan Daging Wallabi ( sejenis kangguru tapi pendek )
ueeennnaaakkkk tennaaannnn.....

gitu deh...

masih banyak lagi sih... cuma yang paling penting kalau kesana adalah
mengunjungi Taman Nasional Wasur dan Distrik Sota...

kalau yang lainnya, masih terlalu jauh untuk dijelajahi... kalau
banyak waktu sih asyik... :)

jangan lupa minum pil kina dan sedia autan selalu...
nyamuk hutan ganas-ganas bos...bisa menyebabkan malaria... :)


semoga membantu
tks
SALAM


Chies

Kirim email ke