Saya pernah KKN selama 2 bulan di Temanggung. Kota berslogan "Swadaya Bhumi Pala" ini bersih dan berhawa sejuk. Sampai-sampai sepekan pertama di sana hanya berani mandi sekali dalam sehari he-he-he. Setahu saya, obyek wisata konvensional terdekat adalah umbul (mata air) Jumprit, letaknya tidak jauh dari Candi Pringapus (?). Para arkeolog yakin daerah sekitar Temanggung menyimpan banyak peninggalan zaman Mataram Hindu. Itu sebabnya, bersama teman-teman KKN, kami dulu ketiitpan proyek menggelar seminar. Pembicaranya dari UGM, pesertanya seluruh kepala SD di Kecamatan Temanggung.
Selain naik gunung, menarik juga berkunjung ke desa-desa penghasil tembakau. Di masa panen tiba, para petani mengangkut tembakau dengan mobil-mobil barunya. Tapi teman-teman KKN kaget saat bertandang ke rumah mereka. Mengapa? Untuk kegiatan MCK mereka masih memilih back to nature. Alasan mereka sangat khas masyarakat agraris. Kalau rame-rame di tempat umum ada banyak teman ngobrol! Ah .. jadi pengin kembali ke masa-masa KKN. Ingat suasana kotanya yang "nJawani", ingat sayur lombok ijo makanan khasnya, ingat rendeng (kerupuk singkong) dan tentu saja ingat pak lurah (semang saya) yang berprofesi sebagai blantik sapi ... Salam dari Sangatta 26-Maret-2008 --- In [email protected], sie Adanx <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mohon pencerahan untuk rekan2 backpacker's > > Mulai bulan April saya akan ada dinas ke daerah > temanggung.. hari senin - jumat siang kerja > setelah itu saya tidak ingin langsung balik jakarta > jadi waktu jumat siang - minggu saya ingin jalan2 > disekitar daerah situ. > > Jadi mulai dari daerah temanggung saya mesti kemana > dengan waktu 2 hari... > Rencana saya minggu sore naik kereta dari jogya > > regards > adanx __________________________________________________________________ Tired of visiting multiple sites for showtimes? Yahoo! Movies is all you need http://sg.movies.yahoo.com
