Semula saya bingung. Apakah film Earth yang dimaksud adalah "Planet
Earth" karya bersama BBC-Discovery Channel-NHK yang sudah ditayang
melalui layar kaca sejak setahun lalu?

Saya sendiri memposting-nya disini :
Planet Earth : Melihat bumi dari sisi yang lain
http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/message/18117

Nampaknya yang ditayangkan di blitz adalah versi layar lebar. Semacam
best of the best dari 11 seri di Planet Earth. 

Baru tahun ini sayapun bisa menyaksikan secara utuh dengan fasilitas
HiDef. Jadi bisa menyaksikan titik-titik burung diatara jutaan yang
terlihat di Dataran Okavango. Atau angsa yang terbang melebihi tinggi
Mt Everest untuk melakukan migrasi ke India. 

He he saya lebih suka dengan narasi Pak David Attenborough yang sabar
terutama menerangkan hasil bidikan kamera yang luarbiasa seperti Snow
Leopard di Karakorum Pakistan (bagi yang baca karya klasik Peter
Matthiessen's Snow Leopard 1978 yang mencari jejak binatang ini dengan
perjalanan epiknya). Atau adegan menakjubkan paus pembunuh. 

Selesai nonton, rasanya saya seperti melihat planet paling indah.
Apalagi sebelumnya nonton Attack the Clones Star Wars yang penuh
dengan padang tandus he he he. Pemanasan global sendiri adalah
irreversible artinya ngga bisa diulang kembali. Sekali terjadi akan
memberi imbas.  Ngga bisa kita hentikan, ngga bisa kita stop begitu
saja. Apa jadinya kita cuma memikirkan menjadi 'green' tanpa
mempertimbangkan efek lain ?

Yang terjadi sekarang adalah getolnya pemakaian 'green gas' untuk
mengurangi penggunaan minyak bumi dengan menciptakan sumber bensin
dari jagung? aha...efeknya adalah naiknya harga jagung dan makin
tipisnya persediaan pangan secara global. Krisis kacang kedelai dan
beras sudah terasa. PBB mengadakan rapat darurat membahasnya. Lantas
gimana dung? Maunya ijo malah krisis.

'Enjoy life while you can' itu kata James Lovelock yang mencetuskan
teori Gaia, orang yang memprediksikan masalah lingkungan 43 tahun yang
lalu. Bahwa bumi ini adalah 'hidup' dan seharusnya mampu menyembuhkan
sendiri. Ah...sangat bijak. 


Jadi kesimpulannya ? ayuks nonton film dijamin ngga rugi. 




ps : silakan baca wawancara dengan Lovelock di
http://www.guardian.co.uk/theguardian/2008/mar/01/scienceofclimatechange.climatechange
Atau baca bukunya Gaia: A New Look at Life on Earth


Salam,
Ambar

www.ceritaambar.com



 



--- In [email protected], sekar kinanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kalo boleh ralat hari bumi jatuh tgl 22 april besok, sebagai mahluk
bumi kita memiliki kesadaran untuk menjaga bumi ini sekecil apapun
bentuknya dan semampu apapun ini akan berharga untuk kelangsungan bumi
dan hidup manusia at least cara pandang dan ke concern an kita akan
pentingnya kelestarian bumi u/ umat manusia berikutnya...
> 
> film Earth menurut aku merupakan bentuk apresiasi dan syukur atas ap
yang ad di bumi ini kita bisa melihat gak cuma dari sisi dunia yang
itu2 aj tapi kita bisa melihat keindahan2 yang mungkin gk bisa kita
lihat secara langsung dan menyadarkan kita bahwa semua itu harus
dijaga dari dampak2 kengerian2 yang mungkin terjadi pada saatnya
nanti, dimulai dari tempat sekarang kita berpijak sekecil apapun itu
akan berharga...
> 
> ----- Original Message ----
> From: Johannes Keioranto <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, April 21, 2008 12:14:05
> Subject: [indobackpacker] pemutaran film earth
> 
>                 Kemarin baca resensi film ini di Kompas minggu.
ternyata hari ini 21 april itu adalah hari bumi yah? Wah warm blessing
buat bumi koe yang belum juga selesai aku jelajahi. Semoga bagian
terindah dari mu belum rusak sebelum aku kunjungi :)
>


Kirim email ke