Hai Priska, Buat saya, Madura adalah mutiara tersembunyi. Banyak spot2 yang menarik buat dipantengin disana. Kulinernya, sejarahnya, maupun alamnya.
Saran saya, masuk dari Kamal lantas menjelajah pantai Utara dan nginap di Sumenep. Pulangnya, menyusuri pantai selatan. Jadi rutenya gini: berangkat pagi2 (makin pagi makin bagus). Lebih baik sewa mobil kalau waktunya mepet. Naik angkot di Madura, empet2an. SUpir angkot di Madura demen arisan dijalan. Maksudnya, mereka brenti di tengah jalan dan omong2an dgn sesama supir sambil masih tetep dalam angkot. Angkotnya dari arah berlawanan. Mobil dah macet di belakang mereka, mereka sih santai aja. Hari Pertama Surabaya - Kamal: nyebrang kira2 3/4 jam. Bangkalan: sarapan nasi petis di warung Amboina. Lokasinya di depan alun2 dan warungnya warna ijo (tahun 2005 warnany gitu, mudah2an masih belum berubah). Mercu Suar di Kecamatan Socah, Bangkalan. Tanjung Bumi: ini sentra batik. Ada pasar batik setiap hari Rabu dan Jumat, sampai jam 10 pagi saja. Air Terjun Toroan. Tempatnya tersembunyi, dan air terjunnya langsung mengalir ke laut. Lokasinya di Desa Bire Berek kecamatan Ketapang. Jangan segan2 tanya ke orang2 lokal. Pantai Salopeng. Pantai Lombang. Menjelang masuk pantai Lombang banyak pohon2 cemara udang. Pantainya berpasir putih lembut, pemandangannya ciamik. Sumenep. Nginep di hotel Utami Sumekar. INi hotel yg paling bagus. Saya lupa berapa tarifnya, no telp: 0328 672-221. Malam hari, jalan di sebelah hotel penuh dgn pedagang makanan tenda. Ada sate Madura yg kecil2. Kalau pesen minimal 50 tusuk, karena kecil banget. sekali emplok 5 tusuk masuk mulut. Esok paginya, bisa milih mau sarapan di hotel atau di luar. Kalau hotel, biasanya menyediakan nasi pecel. Kalau ke luar, jalan ke pasarnya, nyarap ketopak orap. Uenak tenan. Ini semacam urap, tapi rasanya beda dgn urapnya orang Jawa. Di dalam pasar juga banyak jual aneka krupuk. Bisa buat oleh2 atau konsumsi sendiri. Saya suka emping teki (terbuat dari rumput teki), kripik singkong yg dijual per ikat. Kalau suka sejarah, bisa mengunjungi museum dan keraton Sumenep. Sekalian ke makam raja2 SUmenep. Nggak jauh dari museumnya, ada warungnya Ibu Adnan yg jual kaldu kokot dan soto kikil. Dulu, saya kesana dianterin petugas museum. Alamatnya Jl. Dr Wahidin III/353. Di warung itu juga ada kacang goreng yg dibungkus sama kertas minyak bentuk segitiga. Persis jaman saya masih kecil dulu. Jangan lupa juga nyobain kue Apen di desa Parsanga. Di sumenep ada sentra batik, yaitu di desa pekandangan barat dan Tengah kecamatan Bluto. Ada juga sentra terasi ikan, petis ikan dan ikan asin di desa ambunten timur. Ladang garam di Kalianget - Sumenep Lanjut ke Pamekasan: Ada toko Batik Faiqah Ismail. ALamatnya maaf, saya ndak tahu. Toko cemilan Nyaman, di jalan Niaga 14. Nyobain soto dan rujak madura di jl. Trunojoyo deket hotel Putri. Rujaknya unik, karena pake petis ikan dan krupuk singkong. Ada kacang ijonya pula Lanjut ke Sampang: Ada api abadi di Desa Larangan Tokol kecamatan Tlanakan. Kalau sempet bisa nginep di Sampang dan paginya ngliat sunrise. Lokasinya saya lupa euy. Selamat jalan2 Wassalam Evia Koos Duluth - Minnesota enkoos.multiply.com --- In [email protected], "Priska Mia" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > hai semua, > > saya merencanakan perjalanan ke Surabaya - Madura 29 Mei sampe 1 > April. ada yg bisa bantu soal spot menarik disana? juga transportasi > dan penginapan di Madura? terima kasih. > > salam, > Priska >
