Setuju banget, semua memang tergantung sudut pandang dan ketertarikan seseorang 
dengan sesuatu, pasar Terapung memang klo dilihat tidak menarik tetapi begitu 
kita masuk & berbaur di dalamnya kita akan menemukan nilai2 kebijaksanaan yg 
sangat sederhana, misalnya saling bertukar barang dagangan, hal ini biasanya 
mengutamakan kebutuhan dan keikhlasan (berelaan klo bahasa di Banjar) sedangkan 
nilai uang bisa di nomor duakan, bisa saja mereka bertukar barang yang tidak 
senilai bila diuangkan tetapi mereka sudah merasa cukup akan transaksinya. 
Banyak sih nilai2 moral yg bisa didapat dari pasar ini.
Sebagai penduduk asli Kalimantan agak kesetrum juga sih bila ada yg bilang klo 
Kalimantan tidak indah & menarik, padahal banyak sekali objek wisata yang 
sangat2 menarik walaupun masih lemah dalam promosi dan banyak dari objek wisata 
tersebut yang jauh dari kota sehingga memerlukan waktu yg lama menempuhnya, 
juga saya tambahkan kota2 di Kalimantan memang kurang memiliki hal2 yg etnik 
seperti Jogja, Bali atau Solo hal ini dikarenakan Kota2 tersebut terbentuk 
karena adanya pertambangan seperti Balikpapan (kilang minyak), Sangatta (batu 
bara), Bontang (batu bara, gas, pupuk), Banjarmasin (emas, batu bara) dll. Jadi 
kota2 tersebut sangat majemuk, tetapi untuk Banjarmasin, tenggarong, pontianak 
yang karena daerah ini bekas Kerajaan maka hal2 yg berbau etnik masih bisa 
ditemukan. Sedangkan yang lain memang harus menempuh jarak yg jauh untuk 
menemukan etniknya, seperti perkampungan Dayak dengan budayanya, suku Tidung, 
suku Pasir dll. Mungkin ini saja, untuk lainnya bisa japri saja.

Regards,

Hendra Saputra
Expedition "Menemukan yang hilang"


________________ Reply Header ________________
Subject:        Re: Re : [indobackpacker] Fw: pasar terapung banjarmasin gak 
menarik!
Author: "kika" <[EMAIL PROTECTED]>
Date:           03rd June 2008 12:22

Permisi ikutan nimbrung....

Kalo saya setuju sekali dengan pendapat mas aris!!! tergantung ma
orangnya, di pasar terapung tuh yang disuguhkan ya human interest-
nya dan kehidupan sungai dengan rumah panggung.

Kirim email ke