d toilet and ruang sholat..the worst..kalo mo solat mesti nyempil2 kayak upil, cuma kayak ruang sisa yang ga tau mau dibuat apa trus akhirnya dijadiin ruang solat, mana lokasinya sebelah wc, becekkk..duh very much embarassing...
ewing_eyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tahun 2007 Bandara Soekarno Hatta ternyata cuma menduduki peringkat kedua dalam soal keselamatan, keamanan dan pelayanan. peringkat terbaik dipegang bandara Ngurah Rai. Satu contoh, pisau lipat semacam victorinox yg saya bawa selalu lolos di xray ke ruang boarding di bandara SH, sementara di Ngurah Rai pisau itu di larang petugas dan harus masuk bagasi. Saya sih malah senang2 aja kalau ketat spt ini. Kalau 'pintu gerbang'nya Indonesia aja parah, 'pintu belakang'nya lebih ancur :) Kondisinya sudah bisa ditebak, bukan cuma soal toilet yg super bau. Untuk bandara yg lebih kecil di daerah2 jelas lebih parah. Di bandara Komodo Flores, kambing-kambing ternak musti diusir dulu dari landasan karena ada pesawat mau landing. Para Penumpang datang lebih dulu daripada petugas dan langsung bisa masuk ke bandara, sementara mesin xray di bandara lain spt Tambolaka Sumba, cuma jadi pajangan. Rasanya minder juga kalau membandingkan dgn bandara2 kecil di negara tetangga yg fasilitasnya oke punya. salam, erwin
