Nambahin aja, kebetulan saya tinggal di Rancakendal, kalo mau ke daerah Rancakendal dengan menggunakan ojek atau kendaraan umum lebih baik begini. Sebetulnya nggak perlu terlalu jauh sampe ke Terminal Dago, kita berenti aja di depan Jalan Kanayakan (disitu ada juga kampus POLMAN-ITB), nah di mulut jalan itu ada pangkalan ojek, bilang aja mau ke Rancakendal dan minta berenti di Jalan Kupa tempatnya WaLe, nah dari Wale bisa jalan kaki ke Rumah Kopi, Ketumbar Cafe, Rumah Payung, Congo, My Hanoi House Bumi Joglo dsb. Ongkos Ojek nya biasanya Rp.6000 - Rp.7000 dari Kanayakan, saya pikir kalo naik ojek dari terminal Dago ke Rancakendal bisa lebih mahal karena jaraknya lebih jauh. Kalau sudah terlanjur ke Terminal Dago, kita bisa naik angkot jurusan Caringin-Dago, warna angkotnya Oranye Putih Hijau..ada beberapa jalan untuk menuju restoran/cafe, saya urutkan cafe/restoran berdasarkan lokasi, Daniels House (kalo disini disediakan Jack D dan cocktail), Sierra Cafe, Cloud 9 (Mirip Daniels House), The Valley, Neo Calista, Budapest Steak House, Medso, Restoran Gampoeng Aceh (paling murah buat areal situ, viewnya bagus), Selasar Sunaryo Art Gallery. Nah.. untuk ke tempat tempat tadi, kita bilang ke Angkotnya berenti di Bukit Pakar Timur.. setelah itu tinggal explore sendiri atau pake ojek, FYI : jarak dari cafe terdekat (Daniels House) ke Selasar Sunaryo jauh lho, kalo jalan kaki agak nanjak dan lumayan lelah. Kalo mau ke Stone Cafe atau the View, kita berenti di mulut jalan menuju Dago Resort, kalo ke Stone Cafe bisa jalan kaki karena terletak di mulut jalan juga, kalo ke the View agak jauh. Kalo menurut saya yang agak murah memang cafe2 di daerah Rancakendal, cuma tidak semua cafe mempunyai view, yang paling bagus menurut saya di daerah Rancakendal adalah Congo, karena pemilik cafe tersebut seneng Kayu, dan kita bisa liat macem macem kayu sampai alat alat besar untuk potong kayu, viewnya dan suasana cafenya juga bagus dan gak terlalu mahal buat ukuran cafe seperti itu. Kalo mau pulang dari Rancakendal, misal kita dari Congo, kita jalan ke arah Warung Lela setelah lewat warung Lela, jalan terus ngikutin jalan utama kurang lebih 100 M, dan bakalan ketemu lapangan Voli yang ada pangkalan Ojeknya.
Semoga membantu.. --- In [email protected], "Raswan Aditya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Didago atas ada beberapa tempat, saya coba gambarkan jalannya dengan > kata-kata soalnya tidak bisa ada attachment. > > Dari Simpang Dago (landmarknya McD), masih terus keatas mengikuti jalan > besar sampai Terminal Dago, nah dari situ masih terus keatas tetapi jalan > mengecil, kurang lebih 200m ada cabang, ambil yang kekanan dan ikuti saja > jalan yang mulusnya, setelah sebuah mini market ambil jalan kekanan (kalau > lurus menuju Taman Hutan Raya) nah setelah ini akan ada 2 jalan ke kiri. > Jalan kekiri pertama akan mengarahkan ke Selasar Sunaryo dan Sierra Resto > (harga agak mahal makanan enak view bagus). > Belokan kekiri kedua akan mengarahkan ke Stone Cafe (posisi cafe persis > dibelokan viewnya sangat bagus makanan enak tapi harga cukup mahal), The > View (didalam kompleks perumahan) dan kearah jalan rancakendal. > Untuk menuju jalan Rancakendal, setelah belok kekiri akan melalui jalan > besar (dua jalur dengan pemisah) agak menurun kurang lebih 150m ada belokan > kekanan (masuk jalan rancakendal) jalannya kecil agak menurun (harap > berhati-hati) nah disini ada bermacam-macam resto mulai Bumi Joglo, Congo, > Rumah Payung, Lentera, Rumah Kopi, Mpok Lela resto didaerah ini rata2 > makanannya enak dan harganya lebih terjangkau. > Dari tempat2 diatas tidak semua mempunya pemandangan yang bagus, saya > urutkan tempat2 yang punya pemandangan bagus berdasarkan pengamatan pribadi > Sierra, Stone, The View, Lentera, Rumah Kopi. > > Untuk mencapai lokasi ini menggunakan kendaraan umum biasa memang cukup > susah karena titik terakhir yang dilayani oleh angkutan umum adalah Terminal > Dago dan dari sini masih cukup jauh untuk keatasnya (walaupun bisa > menggunakan ojek tetapi akan sulit untuk kembalinya) mungkin menggunakan > taxi jauh lebih nyaman. > > Mudah2an bisa membantu > > On 6/10/08, Yusuf Widharto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Teman - teman mau tanya tempat di Bandung yang kira - kira nyaman buat > > duduk - duduk dan ngobrol yang pemandangannya bagus dan bagaimana cara > > pergi kesana > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
