Ill try my luck. Whats traditional food of Canada? Belinda, warga Edmonton, mikir2. Akhirnya dia berseru girang, Ahh .pizza! Yah, bu . Di komplek saya itu mah juga ada! Kultur dan makanan Canada rasanya gak ada yang baru. Di Indonesia, hampir setiap hari film2 di TV menampilkan kehidupan Amerika Utara dan hampir semua jenis western food ada di mal2. (Tapi iced cappuccino Tim Horton dan Rib burger Quiznoz patut dicoba).
Jadi, buat saya hal yang patut dilihat di Canada adalah : alam subtropics dan .binatang2nya! Tentu saja maksudnya melihat di di habitat aslinya, bukan di kebun binatangnya. Saya baru dengar ada binatang yang namanya Elk, Moose, Mossel dan sudah jadi mimpi untuk bisa liat Beavers membangun dam di habitat aslinya, Sea Lions yang dibenci nelayan di Fraser Island (Vancouver) karena selalu merobek jaring nelayan dan selalu jadi perdebatan sengit antara nelayan dengan pemerintah, dan keluarga hiu yang paling cerdas: Orca! Itu lho, film Free Willy ..Badannya segede ikan paus belang hitam putih tapi predator cerdas, makanya disebut killer whale. Saya skip Elk Island National Park tempat bison, karena di Rocky Mountain lebih banyak jenis yang bisa dilihat walau bukan bison. Salah satu tempat top di Rocky Mountain adalah Jasper dan Banf. Jasper lebih virgin daripada Banff, kesempatan berpapasan dgn binatang liar lebih besar. Banff lebih rame manusia. Banff adalah kota kecil yang romantis di kaki Rocky Mountain, tapi trail-trail nya juga cukup banyak. Karena saya harus ke Revelstoke, maka saya pilih Banff. Sebelum berangkat, saya sempatkan mampir di hostel Edmonton jaringan YHA untuk membeli International Membership Card hostelling international www.hihostel.ca seharga CAD24. Dengan kartu ini, saya bisa mendapat diskon 25% untuk tiket Greyhound bus (mungkin sedang promosi) dan harga khusus menginap di jaringan hostelnya. Pagi itu saya lari2 mengejar LRT ke stasiun bis Greyhound. Tapi karena bawaannya berat, saya ketinggalan LRT. Waduh, deg2an juga LRT berikutnya akan berangkat 15 mnt lagi, tapi bisa jadi sopir LRT nya menunda karena nunggu penumpang. Di Edmonton orang2nya lebih santai, jadi everything seems negotiable .. Bahkan kalo naik bis kita bisa nanya2 dengan sopir bis, nggak seperti di Singapore. Dan pernah di atas jembatan tiba2 LRT berhenti. Sopirnya bilang sorry lewat pengeras suara, katanya ada LRT yang akan lewat, jadi relnya harus gantian. Kalo by schedule sih seharusnya tidak berpapasan. Hiiiii untung ketauan .kalo nggak kan bisa tabrakan di atas jembatan? Seyyeemm .. Sampai di Greyhound station, ternyata orang2 sudah antri. Rasanya saya seperti berada di antrian pengungsi, karena orang2 banyak yang bawa bantal untuk tidur. Beberapa anak muda mengikatkan selimut di ranselnya. Imaginasi saya langsung melayang. Kalo digambar pake kartun lucu kali ya Saat di antrian, orang2 berusaha ngintip ransel saya. Kalo di ransel2 backpacker Australia ada emblem kanguru dan di ransel Canada ada emblem Mapple leaf, maka di ransel saya ada emblem : Travel Warning : Indonesia. Dangerously Beautiful. Emblem ini dibagikan gratis selama persediaan masih ada oleh Mbak Indah & Mas Iwan http://indonesiabertindak.multiply.com/ Greyhound bus adalah perusahaan swasta dan satu2nya bis yang routenya paling lengkap yang beroperasi menghubungkan kota2 kecil Canada, karena semua orang punya mobil. Orang banyak yang pilih naik mobil pribadi karena sampai lebih cepat 3 jam dibanding Greyhound yang menurut seorang rekan IBP di USA : di tiap puskesmas berhenti. Kereta api Via Rail di Canada lebih mahal daripada pesawat, padahal pesawat tidak berhenti di tiap kota kecil. Jadi bisa dibilang Greyhound memonopoli transportasi darat Canada, setidaknya di pantai baratnya. Seandainya Greyhound iseng2 mogok kerja, maka transportasi publik pantai barat Canada lumpuh total. Diatas bus, seorang wanita Asia Tenggara membawa-bawa bantal duduk di samping saya. Are you Phillipines? tanyanya. No, I am Indonesian. Aaah Indonesian ..Where do you live? Jakarta. Aaaah Nice to meet you Di kota dengan warna kulit beraneka ragam ini kalo ketemu orang Asia Tenggara serasa ktemu teman sebangsa setanah air. Selanjutnya kami bercakap2 dengan asik. Juliette adalah seorang Pinoy yang sudah 18 th tinggal di Canada. Kamu berani ya jalan-jalan sendirian ... Komentar Juliette ke saya. Saya senyum aja. Hehehe ..karena gak ada pilihan Jeng .....Saya pancing dia, Enak ya kerja di Edmonton pilihannya banyak, gajinya gede ... Dia tercenung. But it is hard .., katanya. Dia mengalami diskriminasi dalam pergaulan, anaknya yang lahir di Canada juga merasakan hal yang sama. Misalnya, dalam pertemuan orang tua murid, orang kulit coklat tidak ditegur. Dengan suara lantang, Juliette cerita, dalam dunia kerja memang hak pendatang tidak dibedakan dengan pemegang ID Canada. Bahkan seandainya ada kulit berwarna yang mengadu dipecat karena alasan rasial, maka perusahaan itu akan ditutup. Tapi dalam pergaulan di kantor, orang2 kulit putih segan berteman dengan kulit berwarna. Kalo makan siang mereka gak pernah diajak bareng. Mungkin karena mayoritas blue collar workers di restoran2 adalah Pinoys, mereka jadi enggan dipandang bergaul dengan janitors. Only if you are rich then they will talk to you, kata Juliette. Misalnya, sebulan lalu Juliette pergi ke LA dan beli baju bermerk. Lalu di kantor orang2 pada menegur, Heey, I love your dress .. Where did you buy it? Dan waktu tau beli di USA, mereka pada kagum. You went to LA? Oow, great Canada memang memandang tinggi USA, tapi juga ada grudge dgn USA. Padahal Canada punya semuanya. Kenapa ya koq Canada gitu? Juliette Cuma bisa jawab because they said USA is a dream land ... Dia lalu kasak-kusuk, You know the 2 girls on the back? When they were lining in Bus station, they said : I am - like ..you know the only white in my office . Lalu Juliette suaranya meninggi,Who do they think they are? We come here representing our country, and look at them ..what are they doing on the road? Remaja2 Canada di mata Juliette adalah manja dan sombong. Saya celingukan. Gak enak juga pembicaraan ini didengar orang2 yang sebagian besar kulit putih di bis. Seorang ibu2 kulit putih sudah menutup buku yang dibaca karena terganggu konsentrasinya. Tapi Juliette tampaknya memang sengaja supaya didengar. Dengan suara keras, dia cerita dengan perasaan menang, bahwa jabatan dia adalah sekretaris direktur, dan karena itu white people tidak punya pilihan selain berhubungan dengan dia di kantor. Saat ini banyak perusahaan lebih senang hire orang Asia karena orang Asia senang overwork. Banyak orang kulit putih yang santai2 aja dengan fasilitas yang diberikan Canada, lalu dibalap oleh orang2 Asia. Tapi kemudian Juliette bilang, mungkin saja ini semua hanya pengalaman dia, orang lain mungkin punya pengalaman berbeda. Obrolan kemudian mengalir dengan asik. Mulai dari makanan khas philipine sampai bunga2 liar yang tumbuh ditepi jalan. Now, tell me .what is global warming? Pengetahuan Juliette dan umumnya para Canadian tentang issue global ini mengingatkan saya pada peta Canada dalam politik internasional, yang digambarkan dengan animasi kocak ini http://cossackspirit.multiply.com/journal/item/8/End_of_the_world Saya jelaskan apa adanya, pro & con, terserah dia mengambil sikap apa. Ooh, I know now ..Before this, I dont understand . So, from now on, whenever my son asks me about Global Warming, then Ill remember you . Dia lalu mengambil beberapa bungkus rice snack. Take these these are good .when youre walking around and feel hungry, you can eat this. Then youll remember me Ow, how sweet ..thank you, Juliette! Saya lalu memberikan stiker Travel Warning : Indonesia, Dangerously Beautiful dengan tulisan email saya dibelakangnya. Cara yang lebih efektif dari kartu nama untuk membuat orang2 di jalan ingat kepada saya dan Indonesia. Stiker itu dibagikan gratis jika kita beli kaos yang berbau promosi Indonesia di http://indonesiabertindak.multiply.com/ Indonesia . Juliette memandangi stiker itu. I love it! Thank you . Kemudian dia berkata, Jakarta is the capital city of Singapore, right? Indonesia is in Singapore, is it? -------------------- Bis transit di Calgary. Calgary seperti Edmonton adalah kota yang sedang berkembang. Tapi harga rumah di Calgaray saat ini mulai mahal. Calgary berada di dataran rendah yang flat. Rapi, jalannya lurus2, dan membosankan Sebelum semua penumpang turun dari bis, tiba2 sopir bis mengumumkan cukup dengan teriak-teriak tanpa pengeras suara - ada mud slide di jalan. Buat yang ke Golden, Greyhound bus hanya berhenti sampe disini karena mud slide. Bisa dibayangkan bingungnya orang2. Golden adalah jalur saya ke Revelstoke, tapi kebetulan saya akan mampir ke Banff dulu. Tapi sampe berapa lama saya terpaksa nginep di Banff? Bisa bangkrut bayar hostelnya! Saya segera ke gate 13 seperti di anjurkan sopir untuk bis ke Banff. Tapi lho koq kosong? Sementara gate 9 & 10 penuh orang. Saya tanya orang di gate 9, apa ini menuju Banff? Oo bukan, yang ke Banff di gate 10. Saya lalu tanya orang2 yang antre di gate 10. Betul, ini semua ke Banff katanya. Tunggu punya tunggu, station sudah sepi, tinggal antrian di gate 10. Orang2 mulai ngglosor di lantai. Staff yang saya tanya bilang, bis berikutnya berangkat pk. 6 sore. Wah! Harusnya kan pk. 1 siang! Lalu dia datang lagi, minta maaf dan bilang bis berikutnya bukan pk. 6 tapi pk. 5. Saya curiga. What time was the previous bus? Jam 1, katanya .. Wah! Itu bus saya seharusnya ..Jadi seluruh antrian belasan orang di gate 10 salah semua! Harusnya memang antri di gate 13! Waduh! Koper dorong saya sudah jalan duluan ke Banff! Mayoritas uang cash saya ada disana! Tidak ada meja informasi. Staff Greyhound yang bertugas hanya yang di loket karcis aja. Dan untuk laporan mesti ikut antrian orang beli karcis. Staff itu lalu minta saya lapor ke customer service atau keamanan. Tapi tidak ada staff Greyhound yang stand by sama sekali di stasiun itu. Setelah berkali2 di pager oleh staff loket, baru petugas security ABG itu datang dengan santai, mungkin habis ngupi di luar. Kata petugas itu, santai aja koper saya pasti tiba dengan selamat di Banff. Dia tidak merasa perlu menelepon petugas di Banff, koper saya pasti selamat. Rupanya kita bisa naik bis berikutnya jam berapa saja tanpa harus bayar lagi. Tidak ada pemeriksaan. Menurut seseorang di forum Thorntree, bahkan dia pernah liat orang memberhentikan Greyhound di tengah jalan lalu bayar tiket langsung ke sopirnya, bukan ke Stasiun. Akhirnya bis berangkat juga. Menurut peraturan, peralatan Greyhound tidak boleh dipotret. Tapi banyak turis yang naik Greyhound, jadi hampir semua orang motret2 pemandangan dari bis. Saya yang duduk paling depan dan sibuk motret diliatin terus sama sopirnya. Eh sopirnya malah bilang, kalo mau saya bisa berdiri disampingnya untuk dapat angle yang bagus. Padahal peraturan yang ditempel didekat sopir jelas tertulis bahwa penumpang tidak boleh berdiri di alley. I dont mind if its in highway . , katanya. Ya, high speed disana udah biasa ...highway yang lurus2 malah dianggap aman .... Pk 6 sore bis berhenti di stasiun kecil di dataran yang luas di kaki gunung. Satu2nya bis. Stasiun kereta api yang juga merangkap stasiun Greyhound sudah tutup, nasib koper saya masih belum jelas. Sejauh mata memandang, hanya kami manusia disitu. Angin bertiup keras. Dan seorang wanita yang juga turun dari bis bertanya kepada sopir bis, Where is a connecting bus to ..? . I dont know, maam. Jawab sopir bis santai. They (staff in the Calgary station) said I had to follow you. Youll bring me to . No, I dont .I dont know about that...... . Jawab sopir itu cuek. Hah? Wanita ini nyasar sampe di kaki Rocky Mountain gini? Jam 6 sore? Gimana sih petugas Greyhound ini? Wanita itu hilang kata2. all right . Katanya tersenyum putus asa. Dia mengerti, yang salah bukan si sopir. Itulah ibu2 Canada, cenderung menghindari konflik. Saya harap dia menemukan penginapan di Banff, tapi Ibu itu tenang aja. Dia yakin akan ada bis Greyhound lagi setelah ini. Naik transportasi local di seluruh dunia sama rupanya, nasib penumpang ada di tangan penumpang sendiri. Salam, Tari YM ID : [EMAIL PROTECTED] http://kuntarini.multiply.com http://profiles.friendster.com/kuntarini
