mau menanggapi nich..
bukannya saya ini pro air asia, tapi perlu diingat.. air asia itu adalah
point-to-point low cost carrier, so sah-sah saja bagi mereka me-re-time semua
jadwal penerbangan mereka, yang penting Customer sampai di tempat tujuan dihari
yang sama.. tentu saja dengan pemberitahuan awal antara 24-48 jam dimuka..
nah yang mereka garansi itu adalah, jika pesawat yang terbang mengalami "delay"
yang sesungguhnya..bukan karena re-time..itu pun dengan syarat 3 jam.
oleh karena itu, bagi penumpang yang akan pergi untuk kepentingan bisnis
ataupun untuk connecting, dihimbau untuk rekan2 jangan memakai airasia, karena
kalau kena re-time, kacaulah rencana perjalanan anda, so airasia cocoknya untuk
pelesiran aja lah, yang jadwalnya santai2.. di mundurin oke, dimajuin juga
oke... oh ya saya salah satu penumpang setia air asia loch.. selama 2 tahun
belakangan ini, berpelesir gak pernah pake armada lain..hihi yang penting tiket
Rp. 0,-...hahah
VIVA IBP....
regards,
edi