Hari ini saya dengar kabar menyenangkan. Yakni penerbangan langsung
dari China Mainland menuju Taiwan dimulai 4 Juli 2008 setelah enam
dekade penutupan hubungan langsung. Walau cuma Jumat sampai Senin
dengan pesawat charteran tapi ini akan membuka peluang perjalanan di
kemudian hari.  

Sebelumnya buat temen2 yang pernah ke China pasti kudu mampir Hongkong
atau Macau untuk ke Taiwan. Atau kalau mau ke Shekou di Shenzen dari
Taiwan lewat Hongkong dengan ferry. Wih njlimet banget, padahal cuma
dibatasi selat saja. Selama ini Hongkong mengeruk keuntungan besar
dari posisinya yang ditengah. Dari pesawat (Cathay) hingga ferry dan
kereta. 

Rencananya akan ada penerbangan penuh, hanya saja masih menunggu
perjanjian berikutnya. Dibawah ini adalah penerbangan yang KEMUNGKINAN
akan membuka direct flight :

Taiwan's China Airlines http://www.china-airlines.com/en/index.htm
Eva Air http://www.evaair.com/html/b2c/english/
China's China Eastern (based in
Shanghai)http://www.flychinaeastern.com/home.htm
Hainan Airlines http://www.hnair.com/hnairweben/index.aspx
Air China (based in Beijing)http://www.airchina.com.cn/en/index.jsp
China's China Southern (based in Guangzhou)
http://www.flychinasouthern.com/


Berita lain yang bikin saya was-was adalah suasana politik di
Mongolia. Semoga Mas Santoso dan dan keluarga sehat dan diberi
kemudahan kalau jadi menuju Ulan Bator. Yah situasi politik bisa
berubah setiap saat dan bisa mempengaruhi rencana perjalanan yang di
rancang teliti. 

He he he tapi menarik sekali mengamati politik sambil jalan. Saya
inget di Nepal waktu bergejolak menjelang pemilu untuk menanggalkan
sistem kerajaan menuju republik. Saya mengikuti kampanye partai Mao
yang beraliran sosialis sembari di samping saya seorang militer
Amerika dalam pakaian  polosan. Kami jadi diskusi tentang pertarungan
politik dan ehm...sedikit bocoran (kemungkinan) keterlibatan AS
membendung pengaruh sosialis tapi kapitalis-nya China.

Semoga aja keadaan di Mongol membaik, seperti di Nepal yang cuma
letupan sesaat. 

Sumber : AFP dan AsiaOneTravel.

Salam,
Ambar

Kirim email ke