Kebetulan aku lebih 2 taon terakhir tinggal di Makassar (asal Semarang).  Smga 
berikut ini bisa kasi sedikit gambaran:

1. wisata kuliner (yang paling gampang nulisnya hehehe...)

--- coto (jalan) Gagak dan (jalan) Nusantara (Gagak lebih berbumbu, jd ga perlu 
nambahin garam, vetsin lagi) dan coto peranakan di (jalan) Ranggong.  aku ga 
tau bumbu coto peranakan pastinya apa, tapi kadang aku ngerasa ada tauconya 
juga... (well, mgkn cm perasaan aja) dan rasa seperti tauco ini yang bikin beda 
dibanding coto Gagak or Nusantara

--- pallu mara, pallu kaloa di jalan Tentara Pelajar (harus siap2 mandi 
keringat, mana Agustus panasz)

--- kepala ikan (jalan) Mappanyuki (juga siap2 keringatan plus tahan lalat)

--- makanan khas Palopo di jalan Kasuari (yang paling enak nurut aku parede, 
tapi kapurung en barobo-nya juga ok)

--- konro Karebosi di jalan Lompobatang

--- saraba anget di jalan S. Cerekang (warungan, duduk2 di pinggir jalan)

--- perpisangan: pisang epe (pisang penyet), pisang ijo, pallu butung sepanjang 
Losari (mungkin ada IBP-ers laen yang tau di mana paling enak, karena sampe 
skrg aku juga masih nyari2 nih)

--- sop saudara Hj. Lian di jalan Cumi2 (bs isi iga, paru, kikil, daging sapi); 
nurut aku rada mirip soto lho

--- bakar2an: buanyak buanget, bisa di resto Nelayan, Lae-Lae, Ratu Gurih, A 
Kong, Dinar, dll (aku pribadi paling doyan di Nelayan)...  Yang penting jangan 
lewatin sambelnya :)

2. wisata budaya

--- Fort Rotterdam (masuk ke inner courtyard-nya nurut aku bikin tenang hati 
juga lho), tapi musiumnya kurang lengkap nurut aku

--- Benteng Sombaopu yang isinya replika rumah2 panggung dari berbagai wilayah 
Sulsel (well, mungkin perlu sedikit investasi untuk menata taman di sekitar 
rumah2 panggung tsb, kalo keadaan rumah2nya sih masih ok banget.  Dr hasil 
ngobrol dengan penduduk situ, penduduk ini memang dibayar untuk merawat rumah, 
mereka boleh tinggal di situ, tp apakah boleh buka warung en kios di situ... 
heemm... aku kurang jelas.)  Saranku: ke sana jangan sendirian dan mendingan 
daytime.  Pengalamanku pas di sana (kita ber-3 ceweq semua): aku ngerasa kurang 
nyaman krn kita jd tontonan.  Mungkin turis jarang2 kali ye.

--- Pecinan:  well, tapi bangunan kunonya udah ga banyak.  Lewat aja lah, tapi 
daytime aja.  Malam nyaris no activity.

--- Paotere (lelang ikan en pelabuhan); terus terang aku belom pernah tapi 
kayanya asyik juga utk dikunjungi

3. Wisata alam

--- Jalan/jogging sepanjang Losari pagi2
--- Pantai Akkarena (pasir hitam)
--- Nyebrang ke P. Kayangan (pasir putih)
--- Gua2 karst di Bantimurung dskt (kira2 1 jam dari Makassar)
--- Bantimurung Waterfall (tapi koq kupu2nya udah ga ada...) --> jangan hari 
Sabtu/Minggu

Have fun in Makassar!

Sissy




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke