Hai Devy, Senang mendengar rencana umrah darimu. Semoga niat muliamu itu dimudahkan jalannya oleh Allah SWT. Aku coba memberikan jawaban ya berdasar pengalaman pribadiku ( kebetulan aku baru umrah akhir Juni 2008).
1. Karena dirimu perempuan, maka nggak mungkin bisa berangkat umroh sendiri apalagi bergaya backpacker ( aku juga awalnya niat banget pergi sendiri plus backpackeran ke beberapa negara Timteng). Penyebabnya, Saudi tak punya visa turis. Mereka hanya punya visa umroh ( ini berarti setiap perempuan yang berusia dibawah 45 tahun harus masuk dan keluar dari Saudi bersama dengan muhrim). Walhasil, kalian berdua tetap harus ajak dua teman laki-laki untuk bisa masuk Saudi ( meski temanmu itu bukan muhrim, bisa dibikinkan kartu muhrim saat aplikasi visa umrah di kedubes). 2. Dengan ketatnya aturan visa, umroh gaya backpacker jadi sulit dipraktikkan. Sebab, dengan aturan muhrim itu, mau nggak mau kita harus masuk biro perjalanan. Dan kalo masuk biro perjalanan, mereka nggak ada yang menawarkan paket backpacking. Misalnya saja paket termurah utk umroh reguler 9 hari ( sekamar berempat) pada bulan Juni adalah US$ 1600 ( sudah termasuk fiskal dkk). Harga ini akan terus melambung sampai musim haji tahun ini (tiap bulan naik US$ 100). 3. Aku sempat mencoba cara membeli tiket dan numpang dibuatkan visa umroh ( sekalian dicarikan muhrimnya) oleh salah satu biro perjalanan. Niatnya siy, selama umroh aku numpang tinggal di rumah temanku di Saudi. Jadi lebih irit ( karena akomodasi di paket umroh yang dijual biro perjalanan adalah hotel bintang 4 plus makan tiga kali sehari masakan Indonesia). Beberapa biro perjalanan menyatakan bisa membantuku membeli tiket dan membuatkan visa umroh, dengan catatan berangkat dan pulang harus sama biro tersebut. Sebab, saat masuk imigrasi Saudi, aku harus bersama muhrimku. Harga tiket plus visa yang mereka tawarkan adalah US$ 1250. Harganya tergolong mahal, sebab tiket Garuda-Jeddah PP untuk tanggal itu hanya US$ 925. Jadi setelah kupikir2 lagi, aku batal membeli tiket dan visa umroh. Aku akhirnya menyerah dengan membeli paket umroh yang ada di pasaran. 4. Soal tambahan jalan2 ke negara timteng lain, itu juga sudah banyak disediakan oleh biro perjalanan. Lagi-lagi bukan dengan harga backpacking. Nah, kalo mau jalan sendiri langsung setelah umroh, rasanya nggak mungkin. Karena, tiket pesawat umroh reguler itu Jakarta-Jeddah pp. Kecuali kalo mau tiket pulangnya angus ( ingat saat keluar dari imigrasi Saudi tetap harus bersama muhrim kita, aslii mereka ribet bgt soal muhrim ini). Masih ada peluang siy buat jalan2 pasca umroh yaitu cari muhrim yang punya niat serupa. Dengan catatan balik ke Indonesianya tetap lewat Jeddah ( tiketnya minta diextend ama biro perjalanannya). Hanya, kalo mau jalan ke UEA, Bahrain, Oman, dan Qatar, harus siap2 duit segambreng, Di sana jauh lebih mahal dari Saudi, pilihan tranportnya keluar masuk negara2 itu juga terbatas ( mau nggak mau naik pesawat yang tiketnya selangit dengan harga minyak yang masih tinggi seperti sekarang). Itu dulu penjelasanku, kalo ada yang kurang jelas. Japri saja ya. salam, Astari Yanuarti --- On Sun, 8/10/08, devyputri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: devyputri <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [indobackpacker] Umrah & ME travel 2009 To: [email protected] Date: Sunday, August 10, 2008, 1:58 PM Hi All backpackers, InsyaAllah saya & seorang teman (females) ingin melaksanakan ibadah umrah Apr tahun depan, plus traveling di sekitar mid East. So far pilihan additional destinations ada bbrp: Cairo, Amman, Dubai & Istambul. Nah ada bbrp pertanyaan nih..Seblumnya saya sudah coba search old emails di milis ini, tp ternyata blum bs menjawab pertanyaan yg saya punya, so mungkin ada temen-temen yang bisa bantu 1. Jika pilihannya 4 venues di atas, mungkin bs recommend mana yang paling OK u/ dikunjungi? Or mungkin selain 4 pilihan destination di atas. 2. Ada yang bisa recommend biro umroh yang OK plus (of course..) offers competitive price? 3. Mungkin ada rekans yang punya niat yang sama, mari kita umrah bareng2..:-D Atau mungkin ada yang rencana umrah ala backpackers, boleh juga diinfo-in ke kita Mas/mbak mods, maturnuwun boleh posting. Nanti sy rangkumin responses yang saya dapat, in case ada yang membutuhkan info yang sama All, maturnuwun sebelumnya Devy [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/ Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat bandwidth. Cara mengatur keanggotaan di milis ini : - Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] - No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] - menerima email: [EMAIL PROTECTED] - berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] - Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
