To Paul,

mestinya anda bersyukur donk dapat liburan yg lumayan panjang, apalagi anda 
doyan travelling, masalah tiket yg mahal, berjubel, macet, ya itu adalah resiko 
milih travelling saat liburan, dan bisa diatasi dengan macam2 cara yg kreatif, 
dan saya rasa planning anda itu cukup bagus,

bukannya menanyakan mana berkah lebaran, nanti ada seorang muslim yang bisa aja 
menanyakan hal yg sama untuk kenyamanan sebuah travelling di saat liburan 
nasional seperti yg anda maksudkan,
mohon untuk lebih menyaring postingan yg tidak mengandung SARA, 

rgd,
Melly 

  ----- Original Message ----- 
  From: Paul Santoso 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] 
  Sent: Wednesday, September 03, 2008 8:46 AM
  Subject: Balasan: Re: [indobackpacker] Lebaran Justru Pusing, Mohon Saran 
Liburan Lebaran


  Makasih saran2nya, saya kebetulan berprofesi ngajar di suatu PTN. Lebaran itu 
libur terpanjang bagi dosen PTN, walau saya sendiri non Muslim.
  Mengapa panjang:
  - seminggu sebelum liburan, kampus sudah mulai sepi, mhs luar kota/pulau 
sudah berangkat duluan tuk pulang, takut tiket mahal atau habis
  - libur lebaran semingguan
  - seminggu setelah lebaran, kampus masih sepi. Mhs luar kota/pulau masih 
belum datang, menuggu transport mudah dan murah kembali.
  Total jendral jumlah hari libur menjadi 3 mingguan, itu kenyataan di 
lapangan, teorinya hanya libur semingguan. Nah saya hobi travelling, 3 minggu 
itu pas tidak enak untuk traveling: mahal, berjubel, macet. Maka saya kepikiran 
mau menyusur pedesaan dari Cilacap (naik kapal rakyat menyisir Citarum), 
Pangandaran,Pelabuhan Ratu s/d Ujung Kulon terus ke Carita, melaui pedesaan, 
apakah ini ide bagus? Apakah ada saran tentang rute terbaik tuk pemandangan 
alam. Dan saya akan pakai kendaraan umum saja, sendirian saja; kalau ada yang 
mau join silahkan.

  ---------------------------------
  Dapatkan alamat Email baru Anda! 
  Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke