FYI

----- Forwarded Message ----
From: aan_vertuoso <[EMAIL PROTECTED]>
To: deedee <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 9, 2008 11:39:01 PM
Subject: Re: Hobi Adventure/Jalan-jalan mengorbanan kemapanan di masa depan

ikut urun rembug jg...
berdasarkan tulisan temen2 secara garis besar berpendapat bahwa
kegiatan bertualang membutuhkan biaya yang banyak dan orang yang
melakukan kegiatan itu adalah orang yang berduit.
menurutku salah besar. sori bukan bermaksud mementahkan pendapat
temen2. memang banyak jg yg selama aku lihat bahwa orang bertualang
harus memiliki dana cukup supaya perjalanan lancar. tapi secara
pribadi aku menentang pendapat semacam itu.
aku pribadi bertualang adalah sebuah kebutuhan (prinsip). sejak SMP
sampe sekarang udah kerja, cara bertualangku sedikit beda. aku akan
membawa uang seadanya, yang penting jalan aja, salah satunya aku ke
bali dan lombok cm membawa uang 35 ribu rupiah dan tas 120 liter. apa
yang terjadi? memang banyak tantangan dan hambatan yang terjadi. kalo
tidak mau seperti itu aku sarankan segeralah mengundurkan diri dari
jabatan sebagai petualang. tidak ada petualang yang pengennya mapan
selama perjalanan. menurutku intinya bertualang: mengatasi tantangan,
menakhlukkan emosi diri, dan mencoba mengerti terhadap segala
tantangan dari segala sudut pandang.

Seperti halnya sebuah kesuksesan yang harus melewati berbagai
rintangan sampai akhirnya mencapai puncak, maka petualangan juga
menghadapi rintangan yang tidak mudah, dari bebatuan yang keras,
tebing - tebing terjal, ular dan beberapa binatang buas yang siap
menyergap, bahkan licinnya jalan menjadi tantangan tersendiri yang
harus dilewati. Petualangan bukanlah sekedar keinginan melihat pesona
alam, petualangan adalah komunikasi kita dengan alam, bukan komunikasi
duit dengan alam.
aku sarankan temen2 liat film Into The Wild atau baca bukunya


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke