Mbak Kris...
Kalao boleh saya rangkum, ada 5 rute yang bisa dipilih untuk sightseeing plus 
jalan di Sumbar, satu rute butuh satu harian lah biar bisa maksimal...
Tapi, untuk Sikuai butuh paling ga setengah hari (itu kalau ngambil one day 
tournya). KAlau Mentawai lebih lam alagi, untuk menikmati Mentawai paling ga 
butuh 5 hari deh, udah ama perjalanan kesana.
1. Rute Bandara - Lembah Anai - Padang Panjang - Bukittinggi - Maninjau - 
Kemballi ke Bukittinggi
Ini adalah jalur sejuta umat, maksudnya, jalur yang paling umum dileawti untuk 
wisatawan ke Sumbar, kalau libur lebaran, sebaiknya hindari jalur ini karena 
macettt...Kalu libur weekend aja sih, masih lancar dilewati, pemandangannya 
Saawh, Gunung, Air Terjun, rumah-rumah Bagonjong (meski tinggal sedikti tapi 
masih ad abeberapa penduduk yang mempertahankan rumah adatnya, mesjid-mesjid 
antik, dan kuliner sate Maks Syukur di PAdang Panjang)
2. Bandara - Pariaman - Tiku - Maninjau - Bukittinggi
Ini jalur alternatif ke BUkittinggi, viewnya Pantai, sawah, dan danau maninjau. 
Lebih beragam, hanya saja dair Maninjau ke Bukittinggi harus melewati jalan 
pendakian kelok 44, kalau carter mobil carilah sopir yang berpengalaman. Jangan 
yang belum oernah, takutnya mereka terbius sama pemandangan Danau maninjau 
sehingga konsentarsi nyetirnya terganggu..:) Oh ya, mampir di Pantai Pariaman 
atau Tiku, makan Seafood ala Minang sambil makan di pinggir pantai. Uniknya 
panai pariaman adalah pemandangan pulau mungil berpasir putih yang tepat berada 
di depan pantainya. Pantainya pun sejuk karena banyak pohon cemara pantai yang 
rindang.
3. Padang - Solok - Sawahlunto - Singkarak - Padang Panjang - Bukittinggi/Padang
KAlau ini view utamanya adalah sawah terasering ala bedugul Bali yang juga ada 
di SUmbar, kebun teh, Gunung Talang yang keliatan kepundannya dari kebun teh, 
Danau Kembar, dan Gedung-gedung tua  peninggalan Belanda di Kota Sawahlunto. 
Kliner khasnya disini adalah makan ikan Bilih di Pinggir danau Singkarak. Dari 
padang ke Solok akan melewati Taman Hutan Raya Bung  Hatta, juga Panorama 
Sitinjau Lauik dimana kita bisa melihat garis pantai kota Padang tan Teluk 
Bayur dari ketinggian 900- 1000 mdpl langsung (kalau tidak berkabut ya mbak)
4. Bukittinggi - Payakumbuh - BatuSangkar - Padang Panjang Bukittinggi/Padang
Nah kalau yang ini buat pencinta Budaya, disamping panorama Sawah berjenjang, 
disini merupakan pusat kebudayaan Minangkabau, ada Istana Silindung Bulan yang 
masih dihuni oleh keturunan Raja-raja Pagaruyung, Batu Angkek-angkek, Telaga 
Aie Janiah yang dihuni ribuan ikan keramat, Lembah Harau dengan 5 air 
terjunnya, Rumah Gadang Baanjuang di Payakumbuah, dan lain-lain.
5. Padang - Teluk Bayur - Bungus - Painan kembali ke Padang
KAlai ini buat pencinta laut. Sepanjang perjalanan akan banyak disuguhi 
pantai-pantai bertekstur, lekukan-lekukan jalan menyisir bukit (kalau dari 
padang di sebelah kiri tebing, diselah kanan ada jurang yang dibawahny alaut) 
Seru, tapi aman kalau ga ngebut karena jalannya cukup lebar. Kalau terus ke 
Painan bisa ke Puncak Bukit Langkisau, ketinggian 800 mdpl, biasanya ada lomba 
parasailing disini. Ada jembatan akar, satu-satunay didunia, dan Air Terjun 
Timbulun, mirip air terjun Bantimurung di Makasar. Disini juga ada istana Mande 
Rubiah yang konon merupakan keturunan Bundo Kanduang dalam mitologi masyarakat 
Minangkabau.

Daerah2 tersebut belum semuanya saya kunjungi, beberapa saya dapat dari intenet 
dan thorn tree forum di LP. KAlau di Sumbar semua kota udah dihubungkan dengan 
transportasi umum. Dari Bandara, tinggal naik Damri aau Trannx, ongkosnya Rp. 
15.000,- turun di Minang Plaza, tar tinggal cari tavel menuju Bukittinggi. 
Kalau ke PAdang, tinggal turun di lapangan Imam Bonjol, atau tinggal bilang 
alamat hotel sama kenek Damrinya, pasti diberi tahu.
Soalnya saya pernah sampai di Padang dari Denpasar jam 11 malam, trus ada bule 
yang setu pesaat dari Denpasar, si BUle nanyain salah satu hotel dengan 
menujukkan alamat hotel tersebut di buki LP Guide Book, keneknya memberi tahu 
dan karena kebetulan damrinya lewat hotel tersebut, si Bule diturunkan di depan 
hotel tersebut. (Recomended ya naik Damri aj Mbak).
Oh ya, menurut petugas Damri dan Trannex (moda angkutan Bandara Minangkabau), 
mereka beroperasi sampai pesawat terakhir datang ke Bandara, jadi jangan takut 
atau buru pesan taksi yang harganya cukup mahal.


selamat Jalan-jalan
Bot SP
www.west-sumatra.com
www.botsosani.wordpress.com


Krisnawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Guys,
 terima kasih balasan kilat temen2 yg sdh bagi2 info ttg transportasi sikuai, 
sangat membantu.
 kalo boleh nambah pertanyaan lagi :P
 transportasi umum spt bis ato travel u/ perjalanan Padang-Bukittinggi apakah 
mudah ditemui?berapa jam perjalanan? 
 kira2 u/ itinerary apakah bisa dr padang - bukittinggi - ke sikuai - dari 
sikuai langsung ke bandara? 
 Saya belum pernah ke padang dan sekitarnya, klo tidak ada halangan ini 
perjalanan saya kesana. jadi bantuan info dari temen2 ibp akan sangat membantu. 
:)
 many thx.
 
 salam,
 na2
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                                       


Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300
       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke