Setuju banget.....malah ini seninya traveling. Ada tantangan di baliknya.....
�
Pengalaman solo backpaking di China yang sama sekali enggak bisa 
bahasanya...alhasil harus explore diri sendiri terutama bagaimana menggunakan 
bahasa tubuh yang benar hehe.....

XOXO,
�
Linda

--- Pada Jum, 12/12/08, Ms tari rahardjo <[email protected]> 
menulis:

Dari: Ms tari rahardjo <[email protected]>
Topik: Re: [indobackpacker] being solo backpacker?why not!!! Setuju, dua Tuju
Kepada: [email protected], [email protected]
Tanggal: Jumat, 12 Desember, 2008, 8:18 PM






Solo backpacking kira-kira memang sama dengan experiential training. Peserta 
diajak mengeksplor dirinya. Seperti outbound training, peserta dikondisikan utk 
belajar mengandalkan dirinya memecahkan masalah. Hasilnya kadang-kadang bikin 
si peserta jadi senyum sumringah : terkaget-kaget menemukan kualitas2 dirinya 
yg ternyata bisa dia andalkan. Akibatnya, yang sebelumnya takut ketinggian, eh 
malah jadi pingin berkali-kali meluncur di flying fox.

Begitu juga utk yang backpacking bareng2. Seperti Outbound training jg, peserta 
jadi explore dirinya, jadi lbh mengenal dirinya saat bekerjasama dgn kelompok. 
Hasilnya sama : senyum2 nemuin sesuatu yg baru yang ternyata indah di dirinya.

Traveling is about exploring, bukan?

Salam,

Tari

YM ID : kuntarini_rahsilawa t...@yahoo. com
http://kuntarini. multiply. com
http://profiles. friendster. com/kuntarini

Kirim email ke