Bingung-bingung ngabisin libur akhir tahun, kami memutuskan untuk pergi ke Lampung. Tujuan utama adalah pusat konservasi gajah di Way Kambas. Perjalanan dimulai dari sta. Gambir, dengan bus Damri, berangkat dari Gambir pukul 22 dan tiba di sta. Tanjung Karang, Bandar Lampung pukul 06. Perjalanan dari Jakarta hingga Lampung cukup lancar, ombak tidak terlalu besar meskipun angin bertiup kencang. Penyeberangan kurang lebih 2 jam, dan tiba di Bakauheni disambut oleh menara Siger (menara ini baru, saat gelap ada lampu-lampu bikin pemandangan jadi lebih indah).
Di Bandar Lampung, kami cari penginapan untuk sekedar mandi dan mencari-cari alternatif kendaraan ke Way Kambas. Agak susah dapat penginapan karena sedang 'peak season', meskipun kami akhirnya dapat juga penginapan di daerah Enggal yang kebetulan berada di dekat Departemen Pariwisata Propinsi Lampung. Sebelum berangkat ke Way Kambas, kami bertanya-tanya ke DepPar, disitu kami ketemu Pak Iman yang memberi arahan jalan ke Way Kambas. Dari Bandar Lampung, kami menuju ke terminal bus Rajabasa dan mengambil kendaraan ke arah Way Jepara. Satu-satunya bus adalah Rajawali yang berangkat kira-kira per 1.5 jam. Perjalanan ditempuh kurang lebih 3 jam. Sepanjang jalan, pemandangan cukup bagus, ada di suatu daerah bernama Sidorejo (klo ga salah inget ya) mayoritas penduduknya berasal dari Bali sehingga banyak rumah memiliki tempat sembahyang khas agama Hindu dan terdapat beberapa banjar disana. Kami juga melewati PT Perkebunan yang tanaman utamanya adalah karet. Juga melewati sawah yg dulunya rawa, sehingga sering tenggelam saat banjir tiba. Tiba di Way Jepara kami bingung, karena kendaraan dari Way Jepara ke Plang Ijo (gerbang TN Way Kambas) sudah habis, maklum kami berangkat dr Bandar Lampung terlalu siang sehingga sampai di Way Jepara hampir sore. Akhirnya kami putuskan naik ojek dari Way Jepara ke kawasan konservasi. Melalui jalan desa dan persawahan, kami tiba di TN sekitar pukul 16.30. Ternyata disana, semua guest house yg tersedia telah terisi. Untunglah petugas disana yaitu pak Nazarudin dan pak Sutaman membantu kami sehingga kami bisa menginap di salah satu mess pegawai. Sore hari hingga gelap kami habiskan untuk berjalan-jalan di sekitar kandang gajah, meskipun beberapa pengunjung masih tampak hilir mudik, ada beberapa mobil plat B juga loh... Jepret sana-sini, menurut info dari petugas, ada sekitar 60an gajah yg tinggal di konservasi. Gajah di konservasi rupanya ada yg bisa main bola, melakukan atraksi, bahkan ada yg anti lumpur (katanya siy tergantung pawang yang mendidik dari kecil). Malam tahun baru kami habiskan dengan memandang bintang di langit dan suara gajah yg melengking. Menjelang dini hari, beberapa petugas beroperasi karena ada laporan mengenai gajah yg memasuki ladang penduduk, sayang kami sudah kelelahan jadi tidak mampu buka mata untuk ikut melihat hehehehe Paginya, foto-foto lagi di sekitar kandang gajah trus dilanjut trekking naik gajah. Agak tegang juga karena daerah yg dilewati adalah rawa, apalagi gajah yang aku naiki sempat lari karena ada kawanan kerbau hiiiii memang ada biaya yg harus dikeluarkan untuk melakukan beberapa aktivitas disana but I believe it's worth for every penny. Kembali ke Bandar Lampung, kami naik Rajawali juga. Selanjutnya jalan-jalan di sekitar TanjungKarang hingga malam menjelang [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/ Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat bandwidth. Cara mengatur keanggotaan di milis ini : - Satu email perhari: [email protected] - No-email/web only: [email protected] - menerima email: [email protected] - berhenti dari milist kirim email kosong : [email protected] - Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
