Kalo gw pilih rafting bos. Alasannya: 1. Lebih murah, dengan harga yang sama (250rban) pengarungannya bisa tiga jam. Paralayang mungkin cuma sekali terbang (10menit). 2. Rafting bisa dilakukan berkelompok (4-5 org), kalo paralayang sendiri aja tambah penerbang tandemnya doang. 3. Rafting bisa cebur2an, jadi lebih asik. Paralayang gak bisa jatoh2an, bahaya. 4. Awal tahun lagi sering hujan, ketinggian air sungai naik jadi lebih asik. Musuh parasut paralayang adalah air, jadi kemungkinan bisa terbang lebih kecil.
Tapi keunggulan paralayangnya: 1. Jarang2 orang bisa terbang kaya burung. 2. Untuk nguji nyali waktu lepas landas ama mendarat asik banget. 3. Pemandangan pegunungan dari atas keren. Gw sendiri penggemar paralayang, tapi cuma terbang di Gng. Banyak, Malang. Karena belum dapet SIM (Surat Ijin Melayang) untuk terbang sendiri & belum pede terbang di puncak. Semoga berguna. Fani. --- On Mon, 1/5/09, Stefanus Andree TW <[email protected]> wrote: From: Stefanus Andree TW <[email protected]> Subject: [indobackpacker] Rafting Citarik Or Palayangan??? To: [email protected] Date: Monday, January 5, 2009, 2:24 PM Dear bakcpacker.. . Dekat-dekat ini kantor saya mau adakan wisata bareng tuk para karyawannya. . Saya diminta pendapatnya. . karena saya juga ga ngerti, maka saya lempar saja ke milis backpacker.. . Ada 2 pilihan Citarik dan Palayangan.. . Saya mau minta saran dari teman2 mengenai hal ini. dan juga kantor saya berencana selain rafting mau ada wisata lain.. mungkin ada yg recomended disekitar rafting tsb. Thx a Lotz [Non-text portions of this message have been removed]
