Saya kira gak harus nginap di hotel kan? Saat ke Kupang dan Alor bulan lalu, 
saya nyesel mengapa harus nginap di Hotel (bukan karena perlakukan mereka yang 
tak adil,  really, tak ada diskriminasi, sueeer, ). Hanya saja, kepikiran kok 
justru lebih enak gabung ama teman-teman yang kebetulan kerja untuk bidang 
kemanusian di Timor Timur. Jadi,nginapnya di kantor mereka dan tinggal siapin 
duit local transport untuk ikut dengan mereka tuk menuju wilayah-wilayah luar 
kota Kupang sampai ke perbatasan. Banyak kenalan, banyak foto, banyak cerita 
dan tentu saja lebih hemat.

Salam
Indar 




________________________________
From: Vinda Sinlaeloe <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Cc: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Monday, January 19, 2009 4:10:07 AM
Subject: RE: [indobackpacker] Re: Kupang


kasian bgt ya, org indonesia kena diskriminasi di negri sendiri..mungkin pas 
check in mesti ngomong inggris biar dikirain org thailand ato amerika 
latin...hahaha. .

Soal angkot di kupang ato yg disebut bemo..emang itu ciri khasnya kupang, dgn 
music loud, hiasan lampu2 dan klakson yg bunyinya ajaib2...hahaha. ..kayanya di 
batam jg ada yg gt...

Sy jadi ingat masa kecil di kupang, wah kita kalo naik bemo pilih2 yg music nya 
keren n top 40...hahaha. ..trus naik nya ga turun2, tunggu sampe muter lagi 1x 
line baru turun...kikikik

Cheers,vinda

ewing_eyo wrote: 
>             Backpacker hostel di Kupang gak terima turis lokal. Di Backpacker 
> hostel banjarmasin juga begitu :( 
> apes banget...turis lokal gak dihargai, padahal kalo mau diadu, turis 
> lokal gak kalah royal sama turis asing. 
> yg menarik di Kupang memang angkotnya, full music. banyaknya speaker 
> lebih penting daripada jumlah penumpang :) 
> gak peduli penumpangnya nenek2, tetep aja music disco.... 
> salam, 
> erwin 
> --- In indobackpacker@ yahoogroups. com , "Aris" <kunlun...@. ..> wrote: 
>> 
>> 
>> Di nemberala, ada Bungalow bagus, sayangnya kadang mereka nggak 
> Welcome ke 
>> Orang Indonesia, karena yang punya Bule...  ini juga sama kayak di 
> Kupang, 
>> ada Backpacker Hostel tapi sempet Tanya ke pemiliknya, dia bilang Ma'af 
>> tidak untuk Orang Indonesia. 
>> 
>> Salam 
>> ARIS 
>> 
>> 
> 

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke