Bukannya udah dibuka regional entrance om? 

Sekarang ini yang mau ditarget siapa dulu (lebih spesifiknya turis LN mana). 
Kalau turis dari urep pastilah lebih ke adventure backpacker style. Tetangga 
kita asean dan aussie lebih suka ke Bali. 

Ide iklan per daerah itu brilliant banget apalagi lewat channel non mainstream 
seperti internet. Lebih murah dan langsung ke sasaran. Surat kabar cetak di LN 
udah megap2. Saya kira TV akan menyusul (sori bicara konteks teve luar). 

Lebih briliant kalau iklan daerah tadi dikemas dalam format internasional. 
Pasti wow efeknya.

Think globally act locally. 

Salam
ambar

--- Original Message ---
From:puguh_imanto <[email protected]>
Sent:Sun 3/22/09  5:33 am
To:[email protected]
Subj:[indobackpacker] Iklan Wisata Indonesia...lagi?!


Impulsive thinking. Kenapa gak dibiarin tiap pemerintah daerah di Indonesia 
mengiklankan daerahnya sendiri di media luar negri ya? - dengan asumsi duitnya 
cukup.

Mencontek iklan tourism India di tipi; ada yang membawa temanya "incridible 
india" tapi juga Tamilnadu, dan negara bagian lainnya juga punya iklan dengan 
menampilkan apa yang khas di daerahnya.

Kali bakal lebih fokus dengan tema dan audiencenya; jakarta ke lavish life-nya, 
toraja ttg budayanya, lombok dengan rinjaninya, etc. Bali? jangan diiklanin deh 
ntar semakin padat aja :D

Tp gue kebayang argumen pemda; lah pan turis masuknya dari airport 
international, jadi biayanya juga mesti dibagi ama pemda yang punya airport 
international downg....

tabik,
puguh





Kirim email ke