Kurang lebih saya setuju. Bukan soal ga kompak jg kan... tapi memang budaya 
Indonesia terlalu luas dan beragam untuk diringkas hanya dalam satu iklan 
promosi Indonesia. Bayangkan sebenernya berapa lama yang dibutuhkan oleh turis 
mengeksplor seluruh Indonesia. Kan jadi ga fokus juga promosinya. Walau tidak 
per propinsi, mungkin bisa per pulau toh... hehe

Btw, karena seni budaya belum jadi 10 bidang prioritas pemerintah saat ini 
kayaknya kita perlu bekerja keras sendiri dulu untuk promo-in Indonesia... 
uhm... sayang yahhhh...

Marina Natalia Tampubolon    

---

Posted by:      "puguh_imanto"      
      [email protected]      
               
        
          puguh_imanto 
        
          
    
      Sun Mar 22, 2009 5:59 am        (PDT)    
Impulsive thinking. Kenapa gak dibiarin tiap pemerintah daerah di
Indonesia mengiklankan daerahnya sendiri di media luar negri ya? -
dengan asumsi duitnya cukup.



Mencontek iklan tourism India di tipi; ada yang membawa temanya
"incridible india" tapi juga Tamilnadu, dan negara bagian lainnya juga
punya iklan dengan menampilkan apa yang khas di daerahnya.



Kali bakal lebih fokus dengan tema dan audiencenya; jakarta ke lavish
life-nya, toraja ttg budayanya, lombok dengan rinjaninya, etc. Bali?
jangan diiklanin deh ntar semakin padat aja :D



Tp gue kebayang argumen pemda; lah pan turis masuknya dari airport
international, jadi biayanya juga mesti dibagi ama pemda yang punya
airport international downg....



tabik,

puguh



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke