Perjalanan kita ke Lombok sukses juga. Thanks atas masukan dari rekan IBP
terutama Sdr Bagus Ferriyanto, Sdr Dani Indra dan Sdr Murbiyanto.

Biaya yang kita keluarkan per orang utk 5 hari perjalanan termasuk pesawat
AA Jkt-Bali (kita dpt pp Rp.350.000 krn promo), akomodasi, dan
lain-lain adalah Rp. 2 juta.
11 Maret 2009
Berangkat dr jakarta jam 19.50. Tiba di Bandara langsung naik taksi berlima
Rp. 300.000 menuju Padang Bay.

12 Maret
Jam 1 pagi kita nyebrang dari Padang Bay ke Lembar dengan tiket ferry Rp.
31.000/org.
Tiba di Lembar jam 6 pagi, bete abis dengan calo2 di bandara. Sempat adu
mulut n akhirnya kita pake juga ke Pantai Senggigi dengan biaya Rp.
25.000/org. Senggigi sepi banget, bingung mau ngapain pagi2, kita naik Blue
Bird ke Bangsal Rp. 65.000 (utk 5 org). Belum termasuk biaya parkir (padahal
cuman drop doang) sebesar Rp. 2.500. Dr bangsal jalan kaki ke pelabuhan n
nyebrang ke Gili Trawangan dengan public boat Rp 10.000/org. Perjalanan sktr
45 menit. Di Gili Trawangan kita dapat penginapan Rp. 60.000/malam/kmr,
kamarnya pas2an dengan kipas angin tapi air mandinya ternyata asin. Tapi
lokasinya bagus banget krn pas di jalur dpn menghadap pantai. Sori ga sempat
catat nomor kontaknya, tapi bilang aja kos2an di depan mesjid. (keponakannya
bernama Rustam yang sangat helpful dalam memberi info2 di G. Trawangan)

Kita nginap 2 malam di Gili Trawangan krn kita jatuh cinta di sini. Di sini
populer dengan menu minuman Magic Mushroom, asumsi saya dr semacam jamur
beracun yg memberi efek FLY. Kita sempat nyoba tp ga ada efek sama sekali
pdhl kita bkn org2 yg suka minum.

Sempat sewa sepeda Rp. 25.000 utk 2.5 jam mengelilingi G. Trawangan yg
eksotis. Keren abis, tau ginian kita sewa bebas RP. 50.000 biar bisa
seharian.

13 Maret
Pagi2 coba liat sunrise ternyata ga begitu bagus krn terhalang gunung agung.
Siangnya kita ambil paket Rp.75.000/org utk trip jam 11 pagi - 3 sore,
bareng turis2 dr canada, italy, aussie dan jepang, cuman kita berlima yg
lokal. Ke tiga titik snorkeling. yang pertama melihat ikan, kedua melihat
penyu dan ketiga melihat kerang raksasa (Giant Clam). Jujur yang ketiga tuh
kita ga liat apa2... Dan titik2 snorkelingnya biasa banget... Pulangnya kita
snorkeling di pantainya Gili Trawangan. Ternyata yg gratisan malah lbh
bagus. Kita sempat melihat batu karang besar dengan karang yang bagus
banget, penyu yang lagi makan, dan the best, Lionfish yang ngumpet di balik
batu. Sempat panik juga krn pernah membaca kalo lionfish itu berbahaya.

14 Maret
Back to Lombok, kita minta dijemput oleh Pak Made atas rekomendasi rekan
IBP. Kita menuju ke Desa Senaru utk hiking ke Air Terjun Tiu Kelep, bagus
banget dan seger krn kita mandi lumayan lama di sana. Baliknya melewati Air
Terjun Sendang Gila dan biasa banget. Kita pake guide dengan biaya
Rp.120.000 utk berlima (udah termasuk biaya masuk) setelah nego lumayan lama
dan sempat hampir batal soalnya harga resmi melalui asosiasi guidenya
mematok Rp. 56.000/org, Pak Made sempat membantu kita nego. Dari Desa Senaru
kita menuju Senggigi sambil melewati Pasar Tanjung yang terkenal dengan sate
ikan Pasuh yang enak banget. Harganya Rp.500/tusuk. Nginapnya di Penginapan
New Shinta yg harganya Rp. 70.000/kamar/malam.

15 Maret
Makan di Lesehan Taliwang Irama yang di Ade Irma Suryani atas petunjuk supir
- masih supir yang sama, kita sewa mobil dua hari dengan biaya Rp.
350.000/hr udah termasuk driver dan bbm (sori, ayam taliwangnya biasa
banget). Kita menuju ke Desa Sasak, desa tradisional salah satu suku di
Lombok. Sempat foto2 trus kemudian kita lanjut ke Tj. Ann dengan pasirnya yg
unik spt butiran merica. Byk sekali anak2 yg menawarkan botol2 air mineral
yg telah diisi dengan pasir. Harganya Rp. 5.000/botol tp pas menjelang
pulang harganya turun ke Rp. 2000. Pantainya sepi banget, hanya kita dan
bbrp keluarga lokal yang sepertinya lg piknik krn hari minggu. Uniknya
sebelah kiri pantai pasirnya berbentuk butiran merica, sebelah kanan
pasirnya halus.

Kita lanjut ke Pantai Kuta Lombok, sama, sepi tetapi masih ada bbrp bule
yang lg makan siang di Warung Murah Meriah (emang begitu namanya). Pantainya
bagus banget cuman kurang terjaga bersih dan juga msh belum dikembangkan.
Sayang banget. Mulanya pengen sampe malam tp krn ga byk yg bisa dilakukan di
sini, kita menuju Lembar utk nyebrang ke Bali.

Sktr jam 5 sore ferri mulai bergerak dan kita tiba di Poppies Lane jam 12
malam. Nginap di Bali Dwipa dgn harga Rp.80.000/kmr (udah termasuk light
breakfast).

16 Maret
Sewa motor Rp. 50.000/hari keliling bali 9 jam sebelum akhirnya pulang ke
Jakarta.

Overall, yang paling berkesan adalah di Gili Trawangan. Jika ingin
keramaian, memang harus di sini. Jika ingin sepi, bisa menyepi di Novotel
Kuta Lombok tapi kesannya terisolir banget.

Thanks atas semua masukan teman2 IBP yang telah membuat trip ini menjadi
semakin asyik, hemat dan tentunya lebih terorganisir. Sekiranya ada yg ingin
menanyakan lebih detail, japri ya.

Thanks.

regards,
Rudy



-- 
Do not let anyone look down on you because you are young, but be an example
for other believers in your speech, behavior, love, faithfulness, and
purity.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke