Hi Iant,
Mengurus visa ke Jepang, ngga susah sih. Ada formulir yang bisa didownload dari 
website Konjen. Ada juga pembebasan keharusan bukti keuangan untuk pegawai 
negeri, BUMN, perusahaan berbasis Jepang, atau jika perusahaan tempat kita 
bekerja punya relasi dengan perusahaan Jepang (pun untuk visa turis). Tentunya, 
hal ini dibuktikan oleh surat keterangan dari instansi tempat kita bekerja.
 
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah visa dikeluarkan berdasarkan jurisdiksi 
Konjen (Catatan: Konjen Jepang di Indonesia ada di Jakarta, Makassar, Surabaya, 
Denpasar & Medan, cakupan jurisdiksinya bisa dilihat di website Konjen Jepang). 
Pertama kali mengajukan aplikasi visa ke Jepang di Konjen Jepang di Jakarta, 
aplikasi saya dikembalikan dan saya harus mengajukan aplikasi lewat Konjen 
Jepang di Makassar, karena di paspor masih tertera alamat lama saya di 
Makassar. Teman yang asal Surabaya, juga harus mengajukan aplikasi di Surabaya 
dengan alasan yang sama. Jadi, wahai para alien yang bermukim di Jakarta, 
segeralah mengganti alamat di paspor dengan alamat terkini!
 
Transportasi di sana (inter dan antar kota) memang paling masuk akal dengan 
kereta/MRT - taksi sangat kurang ajar mahalnya. Saya ngga ingat pasti rute dan 
nama linenya, tapi mudah dikuasai kok. Karena tanda penunjuk arah kebanyakan 
pakai huruf kanji, perhatikan saja warna line-nya.

Beberapa titik asyik di Tokyo, jika tema liburannya Jepang Modern
 

Shibuya -- tempat para harajuku bergantung keluar (terjemahan sangat bebas dari 
hang out), sangat ramai di sore-malam akhir pekan. Harajuku sendiri sebenarnya 
nama stasiun diantara Shibuya dan Shinjuku. Jangan lewatkan menyebrang di 
scramble crossing di depan stasiun Shibuya (Hachiko Exit) yang muncul di adegan 
film "Lost in Translation." Saya bisa betah sampai pagi di area Shibuya demi 
melihat dandanan para harajuku itu yang sebagian besar memang kelihatan seperti 
ngga berasal dari planet bumi. Waktu saya ke sana, beberapa sedang membawa-bawa 
raket bulutangkis! Entah bagian dari pernyataan gaya, atau memang baru saja 
pulang bermain bulutangkis. Ada juga yang memakai rantai anjing sebagai semacam 
dasi. Ngga ada matinya, menyenangkan sekali.  Saya jadi menyesal karena waktu 
itu hanya membawa baju standar jadi ngga bisa berdandan "gila." Tips: kalau 
sedang beredar di daerah ini, coba
 pakai kostum unik
 Indonesia, seperti koteka, kaos kampanye caleg atau kostum lapas narapidana. 
Bisa jadi pernyataan gaya yang paling mutakhir bagi para harajuku!!
 

Roppongi -- banyak klub dan bar di daerah ini, penggemar nightlife pasti akan 
termanjakan. Jangan lupa untuk mencoba minum hot sake. Buat penggemar the 
Beatles, pasti ngga akan melewatkan mampir ke the Tokyo Cavern Club 

Saya juga menonton semacam pertunjukan kabuki modern yang direkomendasikan 
teman. Primadonanya seorang laki-laki (mudah-mudahan) tulen, teman saya yang 
adalah fans beratnya juga (mudah-mudahan) laki-laki tulen. Tenang saja, ini 
bukan pertunjukan dodgy seperti drag queen (kalau dodgy, tidak mungkin saya 
mengaku nonton hehe..), tetap artistik kok, walau secara mengganggu 
terasa ajaib. 
Ada restoran yang sangat menarik yang bernama "Inakaya," harganya minta ampun, 
tapi jika ada dana (sangat) lebih atau ada yang niat mentraktir harus dicoba. 
Konsepnya adalah nelayan, semua kru berkostum nelayan dan sang koki memasak di 
tengah-tengah meja pengunjung. Makanan disajikan langsung oleh koki ke pemesan 
dengan cara diletakkan di atas dayung (ya benar, dayung itu lantas disodorkan 
ke wajah kita, teman). Coba tiram dan kakap merahnya, sangat segar dan juicy. 
Selain di Roppongi "Inakaya" juga ada di Ginza.

 
Ginza (distrik bisnis paling mahal di Tokyo) -- agak males karena isinya banyak 
butik barang bermerek, yang sebenarnya terlihat sama di seluruh dunia. Sempat 
nemu toko bunga di sudut (maaf lupa namanya) yang menjual bunga mawar abadi. 
Jadi, bunga-bunga tersebut diawetkan sehingga tahan sangat lama (katanya sih 
abadi), utamanya buat orang yang disayang. Warna-warnanya ngga biasa, termasuk 
hitam. Yang ogah disangka mengirimkan ancaman pembunuhan dengan memberikan 
mawar hitam, bisa memilih warna standar mawar: merah, pink atau putih.
Di Ginza juga ada Kabuki-za, gedung teater kabuki, punya jam pertunjukan pagi 
dan sore (jam 4 an sore)
 

Akihabara -- surga barang elektronik, PC, anime dll, waktu ke sana lagi ada 
promo Nintendo Wii besar-besaran dengan para cosplay saling bertarung seru. Di 
hari Minggu, ada pasar barang elektronik bekas dan murah, cuma sebagian besar 
menu/keyboardnya dalam aksara Jepang. Nawar ngga haram kok di sini


Coba juga main pachinko, ada banyak tersebar di area Shibuya, Shinjuku. Banyak 
sekali orang dengan masih berbaju kerja sibuk menghipnotis diri di depan mesin 
pachinko. Hadiahnya ngga boleh dalam bentuk uang tunai karena judi dilarang di 
Jepang. Tapi kalau jeli, bisa menemukan tempat penukaran hadiah dengan uang 
tunai di luar area/kios permainan. Walaupun masih bisa diperdebatkan, praktek 
itu ngga dianggap judi, karena penukaran tunai dan kios penyelenggara permainan 
adalah dua entitas yang terpisah/berbeda.


Masih banyak titik asyik di Jepang - kalau tertarik dengan Jepang yang 
tradisional, lebih disarankan mengunjungi Kyoto. Kalau Iant penggemar komik 
Jepang (manga), di Kyoto juga ada International Manga Museum.Selamat liburan!
 
_______
sita
"you shouldn't let other people get your kicks for you"
-bob dylan- like a rolling stone
 

--- On Wed, 4/22/09, Prianto, Abas, DyStar <[email protected]> wrote:

From: Prianto, Abas, DyStar <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Goes to Japan
To: [email protected]
Date: Wednesday, April 22, 2009, 9:18 AM









Dear Teman IBP yg baik bgt ,

Gw ada planning jalan ke Japan sekitar bulan August ( msh agak lama sih )
dan ini baru pertama kali akan menginjakkan kaki di negara ini 

mungkin teman2 bisa sharing mengenai negara yg satu ini ?

1. Bagaimana dgn proses pengurusan VISA nya ? gampang gak yah
2. Airlines apa yg budgetnya murah ke japan ? jg transportasi yg ada di japan
3. Tidak lupa mengenai Hotel yg murah ataupun t4 makan dan spot2 yg OK ( 
mengingat di japan biaya hidup yg sgt tinggi )

Terima kasih ya my brother's and my sister's .....
ditunggu sharing dan pengalamannya 

Regards
iant Jakarta
0818 851977

DyStar Confidentiality Notice:
This message and any attachments are confidential and intended only for use 
by the recipient named above. Unauthorized disclosure, distribution or copying 
of this communication and the information contained in it is strictly 
prohibited. 
If you are
 not the intended recipient, please notify us immediately and delete the 
message and any attachments. Thank you.
















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke