Hello ...
Salam kenal dari saya, Partono. Bandung.
Kebetulan saya dan istri baru dari sana tahun 2008 Mei.
Pertanyaan 1. Benar, mbak Anggie bisa ke Laos dan Myanmar. Kedua negara bisa
diseberangi melalui sungai yang membatasi ketiga negara tersebut. Dari titik
utama Golden Triangle atau di sepanjang sungai ada dermaga yang melayani
penyeberangan. Kalo gak salah yang ke Laos kira2 500 - 1000 Baht. Jika hanya di
wilayah sekitar tempat penyeberangan, tidak perlu ada visa Laos. Akan tetapi
untuk masuk lebih dalam, apalagi sampai Luagn Prabang, rasanya mesti ada visa
$35. Untuk ke Myanmar, saya sarankan langsung dari KL aja. Sebab jika melalui
Golden Triangle, butuh waktu banyak untuk sampai di kota utama. Kecuali hanya
sekedar syarat saja, yang penting udah injak kaki di Myanmar.
Pertanyaan 4. Saya dahulukan karena merupakan jawaban awal untuk pertanyaan 2.
Golden Triangle dapat dicapai dari Bangkok melalui jalur darat Bangkok - Chiang
Mai - Chiang Rai - Chiang Sen - Golden Triangle.
- Bangkok - Chiang Mai, pakai bus/kereta api kira2 10 jam. Kereta yang VVIP 900
Baht, bus lebih murah sedikit.
- Chiang Mai - Chiang Rai. 3 jam pakai bus 250 Baht VVIP kalau mungkin pakai
Green Bus. Sangat nyaman.
- Chiang Rai - Chaing Sen. 3 jam pakai bus kecil 35 Baht
- CHiang Sen - Golden Triangle 30 menit, pakai shongteauw 20 Baht. Pilihan lain
sewa shongteauw sendiri 800 baht. Kalau waktu mepet saya sarankan sewa sendiri,
mahal tapi dapat diandalkan. Kendaraan umum dari arah GT ke Chiang Sen sangat
jarang.
Untuk pilihan lain mbak bisa pakai Airasia dari Bangkok - Chiang Mai/Chiang
Rai, demikian juga dengan maskapai murah Thailand NokAir.
Pertanyaan 2. Sudah dijawab di atas kan? Untuk budget hotel di Chiang Mai saya
dan istri tinggal di Veerachai Guesthouse, murah dan nyaman 800 Baht. Di Chiang
Rai tinggal di Golden Triangle Inn murah dan nyaman juga. Kalau mau sedikit
petualangan, dari Chiang Rai sewa motor ke Chiang Sen dan GT. di sepanjang
jalan mbak bisa mampir di suku Karen dan Long Neck (itu cewek yang lehernya
panjang karena dipasangi gelang). Kalau males pakai motor mending sewa mobil
langsung dari Chiang Rai, ngirit waktu dan banyak yang bisa dilihat. Kalau gak
salah 100 Baht per hari ditambah bensin. Nyetir disana gak susah kayak disini,
maksudnya gak banyak macet dan polisi gak cari-cari masalah dengan turis. Saya
sewa motor di Chiang Rai, Chiang Mai gak pakai SIM internasional gak pernah
kena tilang.
Yang wajib dikunjungi di Chiang Rai adalah Night Market ama beberapa wat. Di
Chiang Sen kagak ada. Di GT, ya titik utama GT ama Museum Opium. Plus nyebrang
ke Laos atau Myanmar kalau ada waktu.
Budget untuk makan sangat murah disana. Saran tambahan, kalau beli kaos disana,
cek dulu apakah udah lama dipajang atau gak. Karena turis gak banyak, kadang
kaos terlalu lama di display pas dipakai langsung sobek.
Demikian penjelasan dari saya mbak. Kalau untuk Bangkok, saya ada penjelasan
lebih lengkap dalam buku panduang yang sekarang sedang saya cari pihak yang mau
menerbitkannya. Kalu butuh info, jangan sungkan2 hubungi saya.
Untuk tahun ini saya ama istri rencana ke Laos, Vientiane, Luang Prabang, Vang
Vieng, ama Phonsavan. Tgl 29 Mei sampai 7 Juni.
Pertanyaan 3 juga sudah dijawab.
Happy trip to Golden Triangle....
Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka
browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
[Non-text portions of this message have been removed]