Hai Tata, Ternyata ga aku aja yang punya pikiran gitu.. Kadang kadang suka iri aja ngeliat info backpacker yang masuk ke email aku.. Aku sebenernya suka banged sama travelling, tapi belum ada kesempatan dalam hal budget dan waktu..
Tapi mungkin ada solusi lain niy ta, akhir akhir ini aku suka ikut acara yang di adain di milis lain.. kayak Rafting di citarik, atau pergi ke Pulau seribu yang cuma sehari.. Dan berharap itu bisa menjadi awal yang baik.. Mungkin tata bisa tentukan dulu daerah yang mau di tuju, dan dapat mulai menabung sampai target waktu yang ditentukan.. Aku sedang merencanakan pergi ke flores bulan september nanti, jadi dari sekarang aku sudah mulai menabung dan mudah mudahan tercapai targetnya.. Semoga membantu.. ----- Forwarded Message ---- From: En Hikmah <[email protected]> To: Milis Indobackpackers <[email protected]> Sent: Tuesday, May 19, 2009 6:31:36 AM Subject: Re: [indobackpacker] Kerjaan apa? Hallo Tata, Lucu juga pertanyaannya, tapi itu juga yg aku pikirkan dulu waktu pertama ikut milis ini. Gile..orang- orang ini kebanyakan duit apa yak? kok aktif banget jalan-jalan. Tapi berdasarkan pengalaman sendiri, ternyata jumlah penghasilan, jenis pekerjaan, atau apapun lah itu alasannya, bukan sebagai patokan kita bisa jalan ato gak. Ingat katanya Oom Safir Senduk: kita harus merubah paradigma kita mengenai kata 'kaya'. Kaya bukan berarti seberapa banyak uang yg tidak terpakai dalam total penghasilan kita, tapi seberapa bijak kita mengatur pengeluaran. Aku cewek, baru nikah. Sebelum nikah aku selalu ga punya tabungan, kenapa? karena semua uang yg ada selalu larinya ke jalanan. Aku juga kerjanya di balik meja komputer, dari jam 7.00 sampe 15.00 wita. Trus penghasilan hanya 6 digit per bulan. Tapi kan di kantor biasanya ada arisan tuh, nah hasil arisan itu biasanya ga kubelikan yg lain, tapi tiket pesawat yg paliiinggg murah yg ada promonya lewat web. Trus pesennya juga numpang kartu kredit teman. Waktu yg dipilih adalah weekend, ato libur lebaran (aku kerja di pendidikan jadi libur lebarannya lebih lama), libur natal ato hari besar lain yg nyambung sm weekend. Meski dengan dana yg terbatas itu aku ga bisa sampe ke luar negeri, tapi setidaknya udah menjelajah tempat-tempat yg diimpikan. Seperti Derawan (dengan modal nekat cuma abis sekitar 600.000 sampe pulau Maratua-tanpa jajan), Banjarmasin, Kampung Dayak di Kalimantan, Telusuri Kota Tenggarong hingga ke Seberang sungainya, dan lain-lain. Oya, kadang kita mikir namanya backpacking itu lebih afdol kalo bisa keluar daerah. Padahal telusuri kekayaan kota/kabupaten sendiri juga penting lho. Apalagi backpacker itu kan saling silang, maksudnya ada backpaker dari tempat lain yg mau datang ke tempat kita dan begitu juga sebaliknya. So, disanalah tugas kita untuk ngebantu mereka. Trus ntar kalo giliran kita yg mau pergi jauh and butuh tumpangan, dijamin deh ada aja anggota IBP yg bersedia bantu. salam Hikmah-Balikpapan
