Hmmm, memang enak sekali kalo kerjaan bisa 'mendukung' traveling, dalam
bentuk apapun. Itulah alasan utama saya ambil kerjaan yang saya punya
sekarang, karena lokasi. Tapi memang tidak segampang itu sih kenyataannya,
hal lain banyak sekali berpengaruh.
Saat ini saya kerja di Timika-Papua. Sudah di Papua ya, negeri eksotis. Tapi
ternyata akses kemana-mana ke seluruh Papua masih juga terbilang mahal dan
susah saya jangkau. Namun beberapa bulan lalu saya beruntung dapat
kesempatan menginjak Enaro, Nabire, Jayapura (dan Sentani tentunya) yang
sebenarnya dengan biaya sangat murah. Hanya keluar biaya Hotel di Sentani,
dan jajan tentu. Ini karena teman yang sangat baik yang memberi saya
'tumpangan' ke daerah-daerah tersebut.
Balik ke kerjaan, saya tidak cukup beruntung dilihat dari jenis pekerjaan.
Saya seorang guru sekolahan, yang kalo traveling ya bisanya cuma pas
anak-anak libur sekolah, yang pastinya di manapun sedang peak season...
(baca:mahalllll)
Jadi benar, pilihan pekerjaan memang bisa jadi salah satu trik. Tapi itu
juga bukan segalanya, masih banyak cara yang bisa ditempuh asal ada niat..
:)
2009/5/19 hermanez007 <[email protected]>

>
>
> Dear Semua,
> Dari semua teman2 mungkin banyak yang melakukan traveling awalnya dari
> pekerjaan yang menunjut harus melakukan perjalanan keluar kota maupun negeri
> . Awalnya tugas , dasarnya hobi traveling , maka cocok lah hobi kita
> terpenuhi dengan sendirinya.
> masalah tujuan kemanapun sangat kita nikmati karena pada dasarnya orang
> yang hobi traveling, asal tempat tersebut belum pernah dikunjungi pasti
> membuat penasaran, asal jangan mati penasaran saya harus kesana. kalo kita
> belum mampu bisa bahaya...pikiran "ngongso" ( java laguage )
> Untuk berbagi saja bahwa sejauh manapun kita memenuhi hobi traveling
> Semampu kita bekerja, artinya bukan sebesar berapa gaji kita , tapi prestasi
> kerja kita yang akan mengantar.
> Banyak teman2 teknisi bisa mendapat kesempatan ,karena training ke China 3
> bln akhirnya kesampaian wisata di china selama seminggu .
> Jadi don't worry dengan apa kerjaan kita.......
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke