Dear Gunawan, Untuk memperoleh visa schengen bisa apply dari embassy-nya di indonesia dari negara2 yang termasuk dalam schengen country. Apa saja negara itu bisa search di www.wikipedia.org. Swiss (fortunately) baru saja masuk schengen country kalo gak salah 2 tahun terakhir.
Kalo mau pergi lama (lebih dari 1 bulan), itu perlu application letter dari penduduk yg tinggal disana. Kalo hanya 2-3 minggu, itu cukup tiket pesawat pulang pergi saja dan informasi mengenai tempat tinggal disana (misalnya hotel, dsb). Selain itu, dokumen2nya harus kuat juga, harus menunjukkan kemampuan finansial yg "lumayan", maksudnya adalah jgn keliatan kalo hidupnya pas2an krn mereka gak mau kalo ada visitor yg nyusahin penduduk mereka disana... sebenernya itu saja intinya... but correct me if i'm wrong. kalo visa pelajar, itu relatif stay lama, gak bisa disamakan dengan visa schengen. jadi prosedur applynya juga agak berbeda. detail nya bisa search di google mengenai student visa. Backpacking ke Swiss sangat menyenangkan. Tapi harap di consider, Swiss itu adalah negara yang MAHAL, dimana Zurich adalah negara peringkat nomor 2 setelah Vienna berdasarkan "Index Quality of Life"-nya.. Jadi maksud saya, jangan kaget kalo disana "lumayan mahal". But you can follow the cheap trick anyway. Bawa makanan sendiri, karena itu cukup menghemat pengeluaran di Swiss. Jika anda dari German, untuk menghemat pengeluaran, anda bisa consider pakai Mitfahren Gelegenheit, jadi dgn itu anda bisa numpang nebeng dengan penduduk lokal yg kebetulan satu arah dengan anda. Situsnya itu kayak booking flight di airlines, tapi kelemahannya itu pake bahasa german, namun cukup user friendly kok. Saya waktu itu bayar EUR 10 dari Freiburg ke Zurich (instead harus bayar EUR 38 pakai kereta api German, Deutshce Bahn). Consider this! Waktu itu saya one day visit di Zurich (kotanya gak terlalu besar, bisa one day trip saja). Saya jalan kaki ke Polyterasse University, dari situ bisa lihat the whole Zurich city from the top. Bagus banget, udaranya sejuk, didepannya ada Alps mountain! Very breathtaking view!! Lalu saya jalan ke danaunya... Untuk menghemat biaya, saya jalan kaki saja, gak perlu pakai bus. Selain sehat, kotanya kecil kok jadi gak cape2 banget. Lalu saya lanjut naik kreta ke Luzern (biayanya SFr23). Disitu, esok harinya, saya naik sepeda (dipinjamkan sama host saya) ke Alpnachstad (16 Km). Cukup jauh memang, tapi gak terasa krn viewnya indah banget. Disebelah kanan ada Danau Luzern. Berangkatnya harus pagi2 sekali! Keren banget! Udaranya sejuk banget, dan cukup banyak kok yg naik sepeda disitu. So Don't worry! Dari situ bisa naik Pilatus Train ke puncak Pilatus, dengan biaya SFr 32 per trip. Tapi untuk Eurail Passholder, dapat diskon 50%. Jadi anda bisa consider untuk pakai pass ini. Diatas sana cukup puas, krn finally anda di puncak gunung Alps!!! Dan one more excited thing, anda juga bisa consider turun gunung dengan jalan kaki. YES! selain menghemat pengeluaran, itu adalah pengalaman tak terlupakan di Alps Mountain! It takes kurang lebih 3-4 jam sampai di kaki Pilatus Mountain di Alpnachstad. Diatas sana ada salju dan udaranya sejuk dan segar. Jangan lupa bawa jaket tebal karena DINGIN BANGET! Jangan pake celana pendek krn anda akan salah kostum!!! (pengalaman pribadi) hahaha... Mungkin segitu dulu sharing pengalaman saya... selebihnya, anda bisa explore sendiri disana. It's gonna be fun! Happy Great Journey! Wiza Hidayat visa schengen dan backpacking ke Swiss Posted by: "Fandi Gunawan" [email protected] redzone_inc Sun Jun 21, 2009 2:23 am (PDT) Halo backpacker, Saya mau nanya tentang bagaimana untuk memperoleh visa schengen? Apakah untuk visa pelajar bisa menggunakan visa schengen? Saya sudah mencari mengenai bagaimana backpacking ke swiss di milis ini dan belum saya temukan informasi yang komplit, kira-kira apakah ada diantara anggota IBP yang pernah backpacking ke swiss dan bagaimana perjalanan kesana? Terimakasih. Best Regards, Gunawan __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo..com
