gelooooooooooooooooo.....coolllllllllllllllll abissssssssssssssssss... gk nyangka dpt email ini pas bgt...kita br rencana mau ke bali, krn tiket aja rencananya dpt gratis...gara gara sodara naik airasia bbrp hari yg lalu, pesawatnya delai...trus mereka diksh voucer masing2 500rb...krn gw kere..ya udah..gw yg diksh free tiket...hehehehe...
thx info nya...kita mang lg cr info...apalagi kita ber4 smua cewe n mau keliling bali by rental motor...wow...infonya sungguh menarik... --- On Sun, 7/12/09, Camelia Siagian <[email protected]> wrote: From: Camelia Siagian <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Keliling Bali modal lima ratus ribu + air minum + nasi bungkus To: [email protected] Date: Sunday, July 12, 2009, 4:11 AM Bravo.. Pembuktian bahwa dimana ada kemauan di sana ada jalan... Salut sekali lagi... 2009/7/12 Marvin Sitorus <marvinsitorus@ gmail.com> Ide ini muncul waktu saya baca tulisan di milis ini, yang berjudul bisa kemana dengan uang lima ratus ribu. Di mulai dari rumah orang tua saya di Gunung Putri, dengan modal Rp. 500.000 + nasi 1 bungkus dan air minum satu botol 2 liter di botol cocacola. Berangkat dari rumah dengan naik mobil omprengan ( daerah gw banyak pegawai yang kerja di Jakarta jadi banyak yang ngompreng katanya lumayan buat bayar tol )Rp. 5.000 ( sisa Rp. 495.000 ) turun di UKI, dari UKI naik mikrolet 06A bayar Rp. 2.000 ( sisa Rp. 493.000 ). Beli tiket Matarmaja jurusan Malang Rp. 55.000 ( sisa Rp. 438.000 ). Kereta jalan menuju Malang, sekitar jam 6 sore kereta melewati Cirebon perut lapar bekel pun di buka. Lumayan menghemat. Ketika kereta lewat Tulung Agung perut sudah tidak kuat lagi beli nasi bungkus Rp. 3.000 ( sisa Rp. 435.000 ). Agak siang kereta masuk Malang. Dan beli tiket kereta Tawang Alun yang berangkat jam 14.30 Rp. 20.000 ( sisa Rp. 415.000 ) lumayan jalan-jalan sebentar di Malang foto - foto. Kereta berangkat menuju Banyuwangi. Sudah malam kereta sampai Banyuwangi, dan jalan kaki menuju pelabuhan. Perut lapar dan beli nasi bungkus Rp. 3.000 ( sisa Rp. 412.000 ) cari bus tujuan Denpasar,dengan sedikit nego, melas dan memohon dapatlah harga Rp. 20.000 (sisa Rp. 392.000 ). Tiba di Ubung pagi, naik angkot dari Ubung ke Terminal Tegal Rp. 3.000 ( sisa Rp. 389.000 ) Dari tegal naik angkot jurusan Tuban Rp. 3.000 ( sisa Rp. 386.000 ), Turun dekat pasar Kuta. Dan cari rentalan motor, dengan modal tampang susah dapal lah harga motor manual Rp. 60.000 ( sisa Rp. 326.000 ) untuk 2 x 24 jam. Mulai lah perjalanan ini. Tapi sebelumnya beli 2 bungkus nasi jinggo Rp. 5.000 ( sisa Rp. 321.000 ) Motor di mulai dari pantai Kuta ( yang pasti berendem dulu di Kuta,buat buang semua yang kotor-kotor ). Motor dari kuta, mulai melewati Jalan Raya Sanur disana isi bensin Rp. 11.000 ( sisa Rp. 310.000 ). Foto-foto di pantai sanur. Terus menuju Karang Asem dan terus menuju Amed sampai di Amed istirahat foto-foto dan buka bekal nasi jinggo. Sehabis itu langsung menuju Tulamben dan Kubu, pantai yang indah, walau gersang karena tanaman musiman. Motor terus menuju Singaraja. Di sepanjang jalan banyak tempat indah untuk foto. Tiba di Singaraja sudah malam, dan cari penginapan murah ada homestay Sri di tulis harga lima puluh ribu, karena membujuk dan bilang akan berangkat pagi-pagi maka dapat harga Rp. 40.000 ( sisa Rp. 270.000 ). Makan di warung tipat tahu pak Haji Rp. 3.000 ( sisa Rp. 267.000 ) Pagi nya jalan menuju Gilimanuk, jalan lurus dan bikin ngantuk jadi hati-hati karena mulus nya jalan bikin kita terlena. Banyak pura yang bisa di lihat, juga bisa mampir ketempat penyebrangan ke pulau Menjangan. Beli bensin Rp. 10.000 ( sisa Rp. 257.000 ), beli makan Rp. 3.000 ( sisa Rp. 254.000 ) dari sana sepanjang jalan gilimanuk denpasar hati-hati jalan mulus dan lawan kita truk dan bus. ( sempat terpikir kenapa gw ga mulainya dari sini saja ). lewat Negara bensin mulai menipis karena perasaan sudah dekat isi bensin Rp. 7.000 ( sisa Rp. 247.000 ).Dari Tabanan terus menuju Tanah Lot, beli tiket motor dan tiket masuk Rp. 10.000 ( sisa Rp. 237.000 ), beli makan di warung Rp. 6.000 ( sisaRp. 231.000 ). Kembali ke Kuta dan cari penginapan murah Rp. 50.000 ( sisa Rp. 181.000 ). Istirah jalan-jalan karena bensin masih ada. Beli makan sedikit pesta gapapa kan, beli satu 10 tusuk depan Carfour imam bonjol Rp. 5.000 lontong 3 Rp. 3.000, motor di titip ke tukang sate biar ga bayar parkir dan ke Carfour beli air mineral 1,5 liter 2 botol Rp. 3.000 ( sisa Rp. 170.000 ). Melihat kehidupan malam di Kuta, dan menjelang pagi kembali ke penginapan. Jam 11 motor di ambil dan jam 13.00 sudah harus cek out, ga lupa beli nasi Jinggo Rp. 2.500 ( Rp. 167.500 )mengelandang di Kuta jalan-jalan belaga banyak uang. Jam 8 malam berangkat kembali ke Jakarta. Naik angkot sampai terminal tegal Rp. 3.000 ( sisa Rp. 164.500 ). Karena angkot sudah habis akhirnya jalan kaki sampai terminal Ubung. Rupa nya tidak terlalu jauh. Setelah nego dapat lah harga Rp. 30.000 sampai Banyuwangi ( sisa Rp. 134.500 ) tapi makan jangan lupa nasi jingo lagi Rp. 2.500 ( sisa Rp. 132.000 ) sampai Banyuwagi sudah hampir pagi. Beli Tiket kereta Sri Tanjung Rp. 21.000 ( sisa Rp. 112.000 ) beli makan Rp. 3.000 ( sisa Rp. 109.000 ) Kayaknya sudah harus makan lagi mungkin karena jarang makan jadi sering lapar Rp. 4.000 ( sisa Rp. 105.000 ). Sampai Yogya sudah malam dan jalan-jalan sekitar jalan Sosrowijayan dapat penginapan mur mer Rp. 40.000 ( sisa Rp. 65.000 ). Istirahat, pagi nya jalan-jalan keliling Yogya. beli makan Rp. 3.000 . Jam 15.00 jalan ke stasiun Lempuyangan beli tiket Rp. 38.000 ( sisa Rp. 27.000 ) beli makan Rp. 5.000 ( sisa Rp. 22.000 ). Kereta berangkat dan tiba pagi di Jatinegara. Naik 06A Rp. 2.000 (sisa Rp. 20.000 ) naik metro AC sampai karangan ( ga salah kan nikmatin sedikit kesenangan ) Rp. 7.000 ( sisa Rp. 13.000 ) dari karangan naik odong-odong Rp. 3.000 ( sisa Rp. 10.000 ) sampai di Rumah. Hua ha ha masih ada sisa Rp. 10.000.. Cape iya jelas cape. Tapi semua itu terbayar dengan hal-hal yang menyenangkan. Kenapa uang kita jadikan kendala untuk memulai perjalanan ? Mohon maaf, saya tau gaya menulis saya tidak bagus, saya membuat ini hanya untuk gambaran saja. -- Best Regards Marvin Sitorus -- Mari Jelajahi Nusantara Kenali keindahan alam punya kita sendiri
